Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mari perangi penumpang gelap
#61
Ngomong-ngomong tentang kambing, di K2 KA 74 biasanya banyak kambing yang notabene adalah para pekerja di Jakarta, biasanya mereka turun di CKP dan biasanya juga mereka gak malu-malu bayar 5000-10000 ke kondektur, kayaknya udah jadi kambing langganan tuh...
My Photos on Flickr CLICK HERE

My Facebook CLICK HERE
Reply
#62
Sedikit pengalaman ketika naik Serayu kemarin, saat KA Serayu berhenti di Kiara Condong, banyak penumpang yang naik, ketika itu ada seorang bapak tua memaksa saya untuk menggeser tempat duduk karena sebelah saya adalah seorang anak kecil, saya marah karena saya telah membayar untuk tempat duduk ini dan ini menarik perhatian seorang PKD dan kondektur, langsung aja PKD itu datang dan menghampiri bapak itu dan menanyakan karcisnya, ternyata..eh ternyata dia tidak punya karcis dan tujuannya adalah st.Cibatu. Dan memang bapak ini telah diperhatikan oleh PKD sewaktu naik tadi tapi dia kehilangan karena banyaknya penumpang. Akhirnya dia terkena suplisi 2x jarak terjauh..Dalam hati saya berkata " Rasain luh...biar kapok, udah dikasih murah mau gratis lagi..dasar muka gratisan"WooooyyWooooyyWooooyy
Reply
#63
Hehehe kalo yg ngambing di ka barang gimana yakz padahal bnyk ntu kambingnya palagi ka Antaboga mulai lok sampai gerbong terakhir pasti ada kambingnya biasane para pedagang krupuk yg biasa ngambing ka antaboga dari cepu turun pasar turi
Reply
#64
ayo perangi penumpang gelap!!
jangan mau berbagi tempat duduk dengan mereka.
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Reply
#65
(31-10-2009, 05:11 PM)sulovyo Wrote: ayo perangi penumpang gelap!!
jangan mau berbagi tempat duduk dengan mereka.

Biasanya para Kambingers memanfaatkan para penumpang yang tidak tahu posisi tempat duduk di KA, mereka dengan enaknya duduk dan malah ada yang tidur sementara orang yang punya tempat duduk itu celingukan bingung kenapa tempat duduknya didudukin orang lain, kalo ada polsuska yang ngurusin baru mereka pindah, kalo gak ya tetep tenang-tenang aja mereka walaupun mereka tahu kalo yang punya tempat duduk sedang kebingungan kenapa tempat duduknya didudukin orang lain...
My Photos on Flickr CLICK HERE

My Facebook CLICK HERE
Reply
#66
(30-10-2009, 10:26 PM)Semutsdt Wrote: Hehehe kalo yg ngambing di ka barang gimana yakz padahal bnyk ntu kambingnya palagi ka Antaboga mulai lok sampai gerbong terakhir pasti ada kambingnya biasane para pedagang krupuk yg biasa ngambing ka antaboga dari cepu turun pasar turi

Wah....................krupuknya jadi rasa dan aroma besi dong???????

Back on Topic
Reply
#67
(31-10-2009, 06:01 PM)Agus_Faisal Wrote:
(31-10-2009, 05:11 PM)sulovyo Wrote: ayo perangi penumpang gelap!!
jangan mau berbagi tempat duduk dengan mereka.

Biasanya para Kambingers memanfaatkan para penumpang yang tidak tahu posisi tempat duduk di KA, mereka dengan enaknya duduk dan malah ada yang tidur sementara orang yang punya tempat duduk itu celingukan bingung kenapa tempat duduknya didudukin orang lain, kalo ada polsuska yang ngurusin baru mereka pindah, kalo gak ya tetep tenang-tenang aja mereka walaupun mereka tahu kalo yang punya tempat duduk sedang kebingungan kenapa tempat duduknya didudukin orang lain...

the BIG BIG problem is....terkadang malah polsuskanya jadi "penggembala" kambing.tau kan maksudku?

kejadian di GBMS.sejak dari awal keberangkatan di surabaya kota pkd/polsuskanya sengaja nempatin kursi penumpang yang kosong.sengaja duduk dan nyari mangsa "penumpang" yang clingak clinguk cari tempat duduk.kalau penumpangnya gak bertiket mereka akan "ngoper" itu penumpang ke oknum2 di KM.lah kalau penumpangnya bertiket tapi ga bertempat duduk mereka bersedia ngasih tempat duduk yg mereka tempati dengan uang "administrasi" sebesar 5 ribu saja.wtf. Sakit
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Reply
#68
(01-11-2009, 10:51 AM)sulovyo Wrote: the BIG BIG problem is....terkadang malah polsuskanya jadi "penggembala" kambing.tau kan maksudku?

kejadian di GBMS.sejak dari awal keberangkatan di surabaya kota pkd/polsuskanya sengaja nempatin kursi penumpang yang kosong.sengaja duduk dan nyari mangsa "penumpang" yang clingak clinguk cari tempat duduk.kalau penumpangnya gak bertiket mereka akan "ngoper" itu penumpang ke oknum2 di KM.lah kalau penumpangnya bertiket tapi ga bertempat duduk mereka bersedia ngasih tempat duduk yg mereka tempati dengan uang "administrasi" sebesar 5 ribu saja.wtf. Sakit

Lha kalo gitu ya wajar para Kambingers ini tetep eksis sampe sekarang, lha yang "menggembala" orang dalam..Susah juga kalo sistemnya sendiri sudah seperti ini..Tapi sepengetahuan saya PKD/Polsuska ini memang dengan sengaja melegalkan proses ini, balik lagi di cerita saya waktu naik KA 74, PKD/Polsuska membiarkan begitu saja penumpang tanpa tiket membayar langsung ke kondektur..Ckckckckck...
My Photos on Flickr CLICK HERE

My Facebook CLICK HERE
Reply
#69
Kalo ngambing susah diberantas gara2 oknum dalem, mending kita potrek aja oknumnya (ya hidden cam dong) trus laporin ke Menhub aja biar tau kalo ada oknum yang menyalahkan wewenangnya sapa tau oknum2 yang laen pada tobat.
Reply
#70
quote='Narendro Anindito' pid='83425' dateline='1252747745']
biar ga ada Kambingers setiap orang yang mau naik kereta diperiksa dulu karcisnya.....
[/quote]

Percuma diperiksa. apalagi kelas ekonomi malah jarang polsuska kecuali pas ada kejadian penjambretan / penodongan rame2 di Matarmaja.

sejujurnya dulu saya termasuk Kambingers di kereta jurusan Malang. karena lagi ga punya duit padahal pengen jalan2 ke rumah mbah ku. dulu tiketnya 47000. kalo sekarang 51000. jadinya ngumpul bareng KambingersKambingers lainnya.

kalo ditegur kondektur ya alasannya macem2 :
1. numpang doank ampe stasiun depan
2 dagang asongan (cuma pura2 bawa dagangan org )
3. ngaku sodara ada di tempat duduk mana gitu
4. sempet bilang temen yg pegang karcis lagi di WC.

keseringan kalo sekarang naik di LOK, menyamar jadi reporter karena bawa ransel,pena, notes, kamera dan pake kaos dengan tulisan Trans TV. bukannya ga mau beli tiket, tapi udah kebiasaan dari dulu ga beli tiket. Nah..kalo bawa sodara sih beli tiket asli tapi dengan harga murah ( diskon 5-10% ) lewat temen yang kerja di Stasiun Senen sebagai petugas loket.

Kesimpulannya :Karena para KambingersKambingers sudah biasa ga beli tiket pasti jadi kebiasaan sampe sekarang.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)