Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PT KA akan tutup 3 jalur KA yang merugi
#1
Rugi, PT KA Tutup Tiga Rute Komersial

Senin, 2 November 2009 | 21:46 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com - PT Kereta Api segera menutup tiga rute kereta komersial yang dinilai tidak menguntungkan mulai 1 Desember mendatang. Ketiga kereta tersebut yakni KA Malang Ekspres Surabaya-Malang, KA Cantik Ekspres Surabaya-Jember dan KA Priangan Ekspress Banjar, Jawa Barat-Jakarta.

Selain itu, PT KA juga akan mengurangi intensitas keberangkatan KA Parahiyangan Bandung-Jakarta dari delapan kali per hari menjadi enam kali. Hal itu disampaikan Direktur Komersial PT Kereta Api (KA) Sulistyo Wimbo Hardjito, Senin (2/11) di Bandung, Jawa Barat. "Untuk kereta komersial, visi perusahaan memang menetapkan agar semua rute tidak boleh merugi. Sebab, kami harus tetap menanggung biaya operasional yang besar," jelasnya.

Dikatakan Wimbo, kerugian PT KA dari seluruh angkutan penumpang komersial pada tahun 2008 mencapai Rp 80 miliar. Karena itu, pihak PT KA akhirnya memutuskan untuk menutup beberapa rute yang kerugiannya paling besar.

Wimbo menjelaskan, kerugian tersebut membebani operasional kereta lainnya. Hal ini disebabkan, pemasukan dari rute-rute yang tidak potensial tersebut sangat minim. Priangan Ekspress Banjar-Jakarta yang satu rangkaiannya terdiri dari dua kereta eksekutif dan empat kereta bisnis, misalnya, tingkat okupansi hariannya sangat rendah yakni sekitar 10-20 persen.

"Kondisi dua rute lain relatif sama. Yang perlu dicatat, rendahnya okupansi bisa disebabkan jumlah gerbong yang sedikit atau penumpangnya memang sudah mentok," ujarnya.

Kereta dan lokomotif dari beberapa kereta yang akan dinonaktifkan tersebut, akan dialihkan untuk menambah rangkaian pada rute yang masih portensial untuk digarap. Beberapa di antaranya yakni penambahan rangkaian KA Argowilis Bandung-Surabaya Gubeng dari awalnya empat kereta menjadi delapan kereta.

Selain itu, ada beberapa rute lagi yang saat ini masih dievaluasi. Salah satunya yakni KA Harina tujuan Bandung-Semarang. "Kami masih memberi kesempatan bagi beberapa KA untuk meningkatkan performanya. Ini bisa dilakukan dengan menambah jumlah gerbong atau peningkatan sosialisasi kepada konsumen," ujarnya.

KA Harina misalnya, rangkaiannya akan ditambah dari sebelumnya enam kereta menjadi delapan kereta. PT KA, menurut Wimbo, akan memberi waktu hingga pertengahan tahun 2010. Jika okupansinya masih rendah, rute tersebut juga akan ditutup. Selain itu, PT KA juga tengah mengkaji sejumlah potensi rute baru, salah satunya Bandung-Malang.

Rugi Rp 80 Miliar

Dari kerugian operasional kereta komersial PT KA senilai Rp 80 miliar tersebut, kerugian terbesar berada di wilayah Daerah Operasional II Bandung. "Persentasenya tidak perlu kami sebutkan. Yang pasti, kerugian di wilayah ini sangat besar," katanya.

GRE
Editor: made
Reply
#2
bukannya yang namanya kereta penumpang mah selalu rugi???
kalo mau untung ya banyakin KA barang.... Tersenyuum
Reply
#3
Prieks . maleks en Canteks selamat jalan , terima kasih selama ini dirimu tlah mengabdi namun kini kau harus kembali . dari tak ada menjadi tiada , mungkin berpisah hanya lahiriah saja , kami - para rf yakin bahwa suatu saat nanti kalian akan lahir kembali . kami yakin.
Reply
#4
Priangan dah coba , Maleks Udah,Cantik belom.... selamat jalan terimakasih telah mengabdi walaupun tidak terlalu lama..kami akan slalu mengenangmu
SedihSedih
Reply
#5
Sayang sekali belum pernah naek Caneks eh malah ditiadakan..

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#6
Coba para Railfans berkumpul dan memberi masukan untuk DAOP II, siapa tau kalo Priangan digeser waktu berangkatnya malah jadi rame. Kan kepagian tuh dari banjarnya. Sampe Jak kesiangan. Gimana kalo diusulkan berangkat dari Banjar malam, sampe jak pagi, berangkat dari Jak pagi, sampe Banjar sore.... mungkin ada manfaatnya dikaji daripada dihapuskan...
Reply
#7
Oya bro Purakrisna sepertinya salah memberi judul dhe...
Pertama liat saya kira jalurnya yang akan ditutup ternyata keretanya yang ditiadakan ya...

Oya masalah Harina saya baru tau kalo itu juga masuk agenda untuk ditiadaka.
bukankah Harina mendapatkan respon bagus dari penumpang?
dan juga malah ada rencana Harina mau dijalankan sehari 2x?

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#8
(03-11-2009, 07:20 AM)Joe_cn Wrote: Oya bro Purakrisna sepertinya salah memberi judul dhe...
Pertama liat saya kira jalurnya yang akan ditutup ternyata keretanya yang ditiadakan ya...

Oya masalah Harina saya baru tau kalo itu juga masuk agenda untuk ditiadaka.
bukankah Harina mendapatkan respon bagus dari penumpang?
dan juga malah ada rencana Harina mau dijalankan sehari 2x?

Harina yang naek kebanyakan para pegawai PT KA sendiri...Bethe

Reply
#9
(03-11-2009, 07:22 AM)asep_0907 Wrote: Harina yang naek kebanyakan para pegawai PT KA sendiri...Bethe

Masa?
Bukankah katanya sekarang sudah penuh?
Mohon pencerahannya...

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#10
(03-11-2009, 07:23 AM)Joe_cn Wrote:
(03-11-2009, 07:22 AM)asep_0907 Wrote: Harina yang naek kebanyakan para pegawai PT KA sendiri...Bethe

Masa?
Bukankah katanya sekarang sudah penuh?
Mohon pencerahannya...

KA Harina penuh hanya di hari Jumat sampai Minggu saja itupun hampir 1 gerbong para pegawai PT KA baik yang dinas di SMT ataupun di BD...

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)