Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[Diskusi, Masukan, Saran] Stasiun Komuter yang Ideal
#1
Pernah atau sering enggak terpikir di pikiran kita akan adanya stasiun kereta api khususnya komuter di wilayah tertentu?

Saya pribadi yang menetap di Jabodetabek amat mengharapkan adanya beberapa stasiun komuter yang memang masih menjadi angan - angan saya. Adapun angan - angan saya seperti berikut ini :
1. Stasiun Roxy
Stasiun yang berada di antara stasiun Duri dengan stasiun Tanah Abang saya harapkan ada karena akan mempermudah para warga khususnya sekitar Kalideres, Grogol dan Tanjung Duren yang hendak ke stasiun Tanah Abang dan seterusnya. Begitu pun sebaliknya. Sebab kenapa? Metro Mini 71 rute Batusari (ralat kalau salah, rada lupa namanya) - Tanah Abang seringkali menyudahi perjalanan mereka sampai prapatan Roxy saja dengan memutar balik kembali ke arah Batusari karena keosongan penumpang alias semisal cuma saya bertiga doank... Belum lagi yang naik angkot yang angkotnya muter balik di kolong jembatan layang Roxy. Kita mesti jalan ke samping Roxy Mas untuk disambung Mikrolet rute ke Benhil via stasiun Tanah Abang.

Saya rasa, stasiun Roxy menjadi solusi kemudahan kita ngejangkau Tanah Abang dan ke mana pun tujuan kita.

2. Stasiun Tambora
Angan2 saya berada di sisi timur Jl. Gedong Panjang. Kenapa demikian saya harapkan? Karena :
- Terjangkau dengan stasiun Jakarta Kota di mana jalur Koridor 1 busway dapat menarik garis lurus dan agak berbelok2 sedikit ke arah Jl. Gedong Panjang.
- Gak tega ngelihat lok2 sepuh macem BB 304 dan BB 303 mesti berlaju mundur dari dan ke stasiun Jakarta Kota. Jadi, apa salahnya kalau para komuter lintas sisi barat Jakarta mengawali dan mengakhiri perjalanan di stasiun Tambora sesuai angan2 saya.
- Apalagi searah dengan lintas dari dan ke stasiun Pasar Senen.

3. Stasiun Ancol di sisi barat Jl. Gunung Sahari
Stasiun Ancol yang kini ada di sisi selatan Jl. RE Martadinata kurang efisien mengingat lingkungannya yang (ma'af ->) kumuh dan tiada nilai estetika atau keindahannya. Apalagi rel mati Gudang Kota - pelabuhan Tj. Priok kini ditumbuhi ilalang dan terus terang ada orang gila bapak2 yang hampir mau menjahili saya ketika saya baru turun dari KRL AC Serpong EKpsres iseng mau menelusuri jalur mati tsb. Ohiya, ada lagi, saya enggak tega lihat para penumapng KRL AC Serpong Ekspres yang gak kebaigan jalur 3 st. Kamp. Bandang mesti turun di jalur mati tsb. Bayangkan, betapa tingginya jarak dari lantai gerbong ke permukaan tanah yang penuh tanah liat dan bebatuan yang licin.

Perhatikan foto ini :

[Image: 20080917234037_28XPrPenumpangKRLACSerpon...a632-t.jpg]

Coba deh dilihat si mas - mas yang bertas hendak naik. Betapa susahnya bukan? Belum lagi yang pada turun dari KRL tsb. Termasuk saya jelang siang itu. Ini disebabkan karena semata jalur 3 stasiu8n Kamp. Bandan yang notabene dikhususkan buat KA2 persinggahan dari dan ke stasiun Jakarta Kota sedang ada si Langsam. Mau gak mau si KRL AC Serpong Ekspres di jalur mati tsb.

Kalau dari arah mata memandang tampak jalur ke arah Angke. Sedangkan di belakang foto itu jalur mati ke Ancol. Nah... di situlah saya harapkan stasiun Ancol berikutnya... Well... itu angan2 saya.... :takut:

OK. Ada yang mau menambahkan? :?: Sekedar angan2 kalian... Dapat dicurhatin kemari.... :ewink:

Reply
#2
@atas

betul kang. saya juga bingung. kok diroxy gak ada stasiunnya. padahal kalo ada, itu orang yang mau ke grogol, trisakti, citraland, daan mogot, pasti pada turun disitu. belum kalo orang2 yang mau cari hp baru, tinggal nyebrang ke roxy. :roll:

trus st. cideng yang kearah tomang raya itu juga boleh.

st. angke digeser kearah jembatan tiga.

ada st. pejompongan di bawah flyover gatotsubroto.

bikin stasiun bmw di bekas taman bmw. lumayan nanti kalo sport complex nya rampung. dekat pula dengan kawasan sunter. sayang rel gn. sahari bawah udah ditutup. kalo masih ada, bikin aja kereta bandara dari bmw-pluit-pik-dadap-bandara.

itu dulu deh mimpi saya :mrgreen:
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#3
kalo masalah taman BMW, kayaknya emang disitu mau dibikin stadion soalnya ada akses transportasi masal.....

coz kalo di GBK, kalo ada pertandingan, pasti macet minta ampun..... Lolol Lolol
Reply
#4
saya berharap ada jalur KA yg masuk ke TIJA (ancol),sehingga memudahkan pengunjung datang kesana,spt busway yg masuk ke TIJA (ancol)

Reply
#5
eling Wrote:saya berharap ada jalur KA yg masuk ke TIJA (ancol),sehingga memudahkan pengunjung datang kesana,spt busway yg masuk ke TIJA (ancol)

saya denger isu katanya seluruh kawasan tija kedepan akan dibangun monorel? :econfused:

kembali ke topik, st. rajawali nanggung banget kayaknya. geser aja ke manggadua square.
trus bikin st. angkasa di kemayoran yang deket sama arena prj, dan menara jakarta nantinya. Big Grin

diatas jembatan ajinomoto jl. matraman, keren banget kalo ada stasiun matraman. unik karena ada stasiun di viaduct. Big Grin

bekasi timur kudu punya stasiun. Big Grin

:mrgreen:
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#6
ady_mcady Wrote:bekasi timur kudu punya stasiun. Big Grin
:mrgreen:

Depan TMP Bekasi?
Bulak Kapal?

Tambah macet ntar...

Lolol

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#7
Setuju banget St Roxy.....Ada yang bsia bilang ngga ya ke Pemda atau PT KA?
Reply
#8
Gege Wrote:
ady_mcady Wrote:bekasi timur kudu punya stasiun. Big Grin
:mrgreen:

Depan TMP Bekasi?
Bulak Kapal?

Tambah macet ntar...

Lolol

tapi kayaknya banyak yang setuju kalo ada st. bekasi timur. Big Grin
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#9
eling Wrote:saya berharap ada jalur KA yg masuk ke TIJA (ancol),sehingga memudahkan pengunjung datang kesana,spt busway yg masuk ke TIJA (ancol)
Bisa saja tapi mesti mengorbankan komplek industri di kawasan Jl. Lodan Raya pastinya. Kita asumsiin saja rel dari jembatan Jl. Gedong Panjang arah ke timur (ke stasiun Kampung Bandan) bercabang. Yang satu berbelok ke kanan arah ke Kampung Bandan, yang satu lagi bercabang lurus ke Jl. Lodan Raya. Saya rasa bisa nembus ke Taman Impian Jaya Ancol.

Ohya, terus ada lagi angan2 saya....
Stasiun Ulujami
Meski relnya berbelok dan berada di dekat TKP PLH Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987 silam, saya rasa bisa dibangun tuh stasiunnya apalagi kalau jalan raya Jl. Bintaro Permai yang dilintasin rel KA diperlebar atau dibuat terowongan mengingat sisi utara sering macvet total karena pertigaan dan pasar tumpah ruah Ulujami....

Reply
#10
Dana Komuter Wrote:
eling Wrote:saya berharap ada jalur KA yg masuk ke TIJA (ancol),sehingga memudahkan pengunjung datang kesana,spt busway yg masuk ke TIJA (ancol)
Bisa saja tapi mesti mengorbankan komplek industri di kawasan Jl. Lodan Raya pastinya. Kita asumsiin saja rel dari jembatan Jl. Gedong Panjang arah ke timur (ke stasiun Kampung Bandan) bercabang. Yang satu berbelok ke kanan arah ke Kampung Bandan, yang satu lagi bercabang lurus ke Jl. Lodan Raya. Saya rasa bisa nembus ke Taman Impian Jaya Ancol.

Ohya, terus ada lagi angan2 saya....
[.

saweraaan yuuuk bikin jalur ke TIJ Ancol..... :gembira:

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)