Posts: 144
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
1
Pernah ngrasain naek KRD atau KRL Ekspres non-AC?
silahkan berbagi pengalamannya disini.
saya sendiri pernah naik Depok Ekspres, menggunakan KRD dan KRL non-AC.
Waktu itu kelasnya masih bisnis, dengan bangku berhadap-hadapan seperti K2, di KRL non-AC.
sekarang KRLnya sudah menjadi KRL ekonomi, sementara KRD nya mangkrak di BY MRI.
silahkan kalo ada yang mau menanggapi.
Berat rasanya meninggalkan pekerjaan dibalik kabin yang baru kujalani 5 bulan ini...
tapi, aku harus meninggalkannya...
Posts: 7,346
Threads: 0
Joined: Oct 2008
Reputation:
44
Kalau aku naik KRD Kaligung 
naik yang bisnis suasana ala ekonomi LOL
bener2 sumpek
uda gt tarik loko pula
ckckckck >.<
cm cewe yang naik cakep2, itu bisa gw maklumin karena gw ga rugi liatin tu cewe cakep molo
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.
Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...
Hibernasi ã„ã¿ã¯ ãÂÂã¦ã„ãÂÂã¾ãÂâ„¢. XDa
l
Posts: 519
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
01-05-2009, 12:03 PM
(This post was last modified: 01-05-2009, 12:10 PM by B 30 S.)
Klw pengalaman gw mirip seperti cerita mas Ginza Tamagawa,
cm klw gw merk KA nya Serpong Ekspres.
Generasi pertama pake KRD Bisnis dengan kursi berhadapan dan cat gerbong berwarna hijau-biru.
Generasi kedua, berhubung telah digunakan jalur LAA lintas THB-Srp rangkaian menggunakan KRL Bisnis non AC dengan kursi fiber posisinya kombinasi.
(mungkin rangkaiannya eks Depok Ekspres semua)
Generasi ketiga/sekarang, menggunakan KRL AC dari Jepang seri-????  .
Tp pengalaman gw yang paling berkesan, wkt naek KRD eco Sukabumi.
Penumpang padat abis, kepaksa gw manjat keatap gerbong.
" Pecinta Rangkas jaya "
Posts: 144
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
1
sdr.B 30 S,
Iya, Dulu Serpong Ekspres pake KRL dan KRD nya Ex-Depok Ekspres.
Sekarang pake KRL AC ex-TMG 6000 dan ex-Tokyo Metro 5000.
sdr.Illia,
Liatin Cewek ternyata bisa jadi hiburan di kala sumpek ya?
begitu liat cewek sumpeknya langsung ilang, hehehe...
Ayo, siapa lagi yang mau sharing?
silahkan...
Berat rasanya meninggalkan pekerjaan dibalik kabin yang baru kujalani 5 bulan ini...
tapi, aku harus meninggalkannya...
Posts: 7,346
Threads: 0
Joined: Oct 2008
Reputation:
44
01-05-2009, 01:39 PM
(This post was last modified: 01-05-2009, 01:42 PM by Illia.)
(01-05-2009, 12:12 PM)Ginza Tamagawa Wrote: sdr.Illia,
Liatin Cewek ternyata bisa jadi hiburan di kala sumpek ya?
begitu liat cewek sumpeknya langsung ilang, hehehe...
Ayo, siapa lagi yang mau sharing?
silahkan... Yups bener bung Ginza. sumpek aja masi sempet gw potret mereka,
![[Image: 20090501134139_Kaligung_49fa99a34f7b4-t.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20090501134139_Kaligung_49fa99a34f7b4-t.jpg)
banyak cewe cakep yang ke tegal. memang tegal terkenal dengan cewe yang manis2
Kalau KRL no AC juga ada pengalaman saya.
Jujur lebih enak kalau sepi. Kalau KRL ntah bawaan manusianya emosi molo
kalau da lepas dari Depok tuh mulai sepi
bisa dapat kayak ginian (Ini candid):
bung ginza kapan kalau luar dines kabarin saya
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.
Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...
Hibernasi ã„ã¿ã¯ ãÂÂã¦ã„ãÂÂã¾ãÂâ„¢. XDa
l
Posts: 713
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
2
wah sumpek bgt...
apalagi klo wawaktu jam pulang kantor..
tp enag bisa dempet"an ma cwe manis...
jhehehehhehe
Posts: 2,305
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
1
saya pernah naek pakuan belum AC skrang dia jadi KL3-87 kayaknya...
kalo sekarang naek ekonomi waduh penuhnya minta ampun..apalagi saya berangkat ke kampus pas jam rush,jadi padat bgt...
Posts: 144
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
1
Iya,bener banget.
Kalo rush hour dah gak perlu diragukan lagi ke-penuh-annya...
Berat rasanya meninggalkan pekerjaan dibalik kabin yang baru kujalani 5 bulan ini...
tapi, aku harus meninggalkannya...
Posts: 255
Threads: 0
Joined: Apr 2009
Reputation:
1
Saya pernah naik perjalanan terakhirnya KRL Pakuan Bisnis dari Bogor ke Jakarta Kota. Waktu itu sudah ada Toei 6000 tapi masih ada satu pakuan bisnis. Rangkaiannya hanya terdiri dari 1 set (4 gerbong), dan uniknya lagi, 2 gerbong depan bisnis, tapi 2 gerbong yang belakang eksekutif (AC). Waktu itu saya intip ke gerbong 3 (yang AC), mewah sekali. Kursinya ala Parahyangan eksekutif dan kacanya anti panas. Berbeda sekali dengan gerbong saya, kursinya banyak yang hampir copot, kipas nagin berisik (cetak-cetuk-cetak-cetuk), suspensi terlalu empuk (sampai loncat-loncat), kaca banyak pecah, atap kotor, lantai bau, dan roda benjol. Tapi itu perjalanan yang sangat berkesan bagi saya, karena setelah di JAKK, diinformasikan bahwa KRL itu akan pulang ke Balai Yasa Manggarai. Ternyata KRL itu adalah KRL Pakuan Rheostat terakhir. Waktu pulangnya, saya sudah naik KRL Toei 6000.
Posts: 2,305
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
1
@ ginza..weleh..aalagi pas senin pagi dapetnya holec,telat brangkat,jalannya lelet..tobat..!!
wah...mantap pak gilang ini,bisa naek kereta terakhir...
|