Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
ujung barat dan ujung timur
#1
sebagaimana sejarah berbicara , dahulu ada jalan raya yang di bangun belanda dari anyer hingga panarukan. yang ingin saya tanyakan apakah pernah ada ( jaman belanda hinga sekarang ) kereta api yang melayani trayek dari merak di ujung barat pulau jawa hingga banyuwangi di ujung timur. karena dahulu belanda sangat koncern sekali terhadap perkembangan transportasi berbasis rel yang notabene adalah membuka akses daerah terpencil sehingga hasil bumi dapat lebih di kuras untuk pembiayaan pembangunan negara belanda ??
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
#2
Tanya ma railfans yg dari daop I dan IX, mungkin mereka lebih tahu
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#3
setahu saya, menurut sejarah, belanda ( SS ) yang berusaha menyambung rel dari batavia-sorabaia. jadi jarak terjauh kereta jaman blande ya jakarta-surabaya liwat bandoeng.

CMIIW Xie Xie
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#4
kayaknya gak ada deh,
karena Jaman Kompeni rel dibangun oleh beberapa perusahaan. jadi keretanya milik perusahaan masing2.
" Pecinta Rangkas jaya "
Reply
#5
bener om, perusahaan KA Belanda ada 3 dan berpusat di Semarang. Tapi mungkin juga jalur terjauh adalah Surabaya - Jakarta
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#6
@antimon40,

gak cuma 3 mas, tapi belasan. yang besar antar lain NIS, SJS, SCS, SS. trus banyak maskapai2 kecil2 yang bermunculan.

saya sendiri heran, dulu batavia-sorabaia kok gak liwat semarang aja ya? kan lebih mudah dan lurus treknya. ternyata saya baru tahu kalo semarang poncol dan tawang baru bisa nyambung tahun 1941 an pas lagi rame2 nya mau pada perang sama japan. poncol punya nya SCS, dan tawang punya NIS.

lagian yang punya mau bikin kereta jarak jauh kan SS, lebih repot kali kalo liwat utara. kudu ngasi ongkos lewat sama SCS dan NIS. mendingan liwat bandoeng dan yogya yang sudah punya SS treknya.

CMIIW.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#7
nanti deh aku posting sejarah2 pembangunan jaringan rel di indonesia

Reply
#8
(15-07-2009, 06:07 PM)asep_0907 Wrote: nanti deh aku posting sejarah2 pembangunan jaringan rel di indonesia

Sangat ditunggu OOm....Top Banget
BANGGANYA JADI RAILFANS DAOP 8
Facebook: baim007@gmail.com
twitter: @kentangSPJ48
wanna be my friend? hunting? gathering? joyride? 085648542017
visit my blogs at www.daop8sgu.blogspot.comPlayboy
Reply
#9
(15-07-2009, 11:29 AM)ady_mcady Wrote: @antimon40,

gak cuma 3 mas, tapi belasan. yang besar antar lain NIS, SJS, SCS, SS. trus banyak maskapai2 kecil2 yang bermunculan.

saya sendiri heran, dulu batavia-sorabaia kok gak liwat semarang aja ya? kan lebih mudah dan lurus treknya. ternyata saya baru tahu kalo semarang poncol dan tawang baru bisa nyambung tahun 1941 an pas lagi rame2 nya mau pada perang sama japan. poncol punya nya SCS, dan tawang punya NIS.

lagian yang punya mau bikin kereta jarak jauh kan SS, lebih repot kali kalo liwat utara. kudu ngasi ongkos lewat sama SCS dan NIS. mendingan liwat bandoeng dan yogya yang sudah punya SS treknya.

CMIIW.

thanks mas Andy, nambah ilmu sejarahnya Tepuk Tangan
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#10
^^mon,emang bener kata mas andy dulu perusahaan sepur bukan cuman 3 dan berpusat di smarang aja tapi buanyak.kota-kota kecil macam mojokerto sama pasuruan aja punya sendiri.

btw,btt ya mon.

jaman belanda dulu sepur lintas barat-timur terjauh adalah jakarta-surabaya via bogor.

rutenya:jakarta-bogor-bandung-jogja-surabaya.

dah itu doang setahu saya ga ada KA lain yang bisa dibahas.
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)