Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Alasan pergantian nama KA
#1
ngeliat thread2 di Semboyan 35 mengenai kereta yang telah tiada dan kereta yang berganti namanya membuat saya jadi penasaran...
sebenarnya kenapa sih pake diganti namanya ???
apakah ada hal-hal tertentu atau bahkan, mungkin ada hal2 "mistis" di dalamnya ????
Reply
#2
KA ganti nama setau gw ada beberapa hal:

  1. Mistik (Bagi yang ga percaya saya ga maksa anda percaya hal ini) DI jawa terkenal dengan kepercayaan barang itu punya roh. (Baca buku sejarah deWek) mgkn aja nama juga mempengaruhi kereta dan rangkaiannya. Inget Mpu Jaya? K3 ekonomi yang bisa dibilang sangat sering PLH. Dari nabrak loko d CN sampai PLH Tulungagung ama GBMS CMIW.
    Mgkn maksud MPUJAYA: dari leMPUyangan-JAkartaraYA cm ada arti lainnya yaitu Mpu alias pembuat keris sakti. Mgkn karena namanya terlalu mistik dan memakai rangkaian kelas bawah (K3) jadi ga di restui Wek. Untungnya sekarang ganti nama jadi Progo yang bisa dbilang K3 EKspress oleh para RF.
  2. Mengganti KA lama menjadi baru walau sama: Er mgkn agak bingung maksudnya apa. Cuma contohnya kayak Argo Sindoro. Sebelumnya bernama Argo Muria 1 (atau Argo Muria Pagi). Kelas sama2 argo. Saat masi pakai muria harga ga jauh beda (Pas itu masi 180rban untuk kelas Argo baik sore or pagi).
    Sejak kedatangan K1 Argo bogie K9 (Gusuran dari lawu). Akhirnya Argo Muria 1 dihilangkan menjadi Argo Sindoro yang harganya lebih mahal (pas awal keluar dolo) padahal itu sama2 Argo Muria yang ganti nama dan sedikit dinaikan pelayanannya. Sementara Argo Muria 2 (sore) menjadi Argo Muria hingga saat ini. Mgkn semacam strategi marketing hehehe
  3. Mengganti nama KA dengan alasan naik kelas: Contoh CIreks Utama dan CIreks itu dulu. Sekarang jadi Argo jati dan Cireks karena Cireks utama naik kelas jadi kelas Argo. Makannya ganti nama.


hm kurang lebih itu penjelasan saya, maaf kalau ada salah
lalu mau tanya juga kasus Argo Dwipangga dan Argo Lawu itu ganti nama juga si? berdasarkan daerah tujuan? Big Grin
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
#3
kalo dwipangga kan naek kelas jadi argo dwipangga...selain itu argo dwipangga juga satu2nya kereta argo yang ga pake nama gunung...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection

YAHOO!

petr_cech_indo
Reply
#4
(22-07-2009, 12:41 AM)Illia Wrote: KA ganti nama setau gw ada beberapa hal:

  1. Mistik (Bagi yang ga percaya saya ga maksa anda percaya hal ini) DI jawa terkenal dengan kepercayaan barang itu punya roh. (Baca buku sejarah deWek) mgkn aja nama juga mempengaruhi kereta dan rangkaiannya. Inget Mpu Jaya? K3 ekonomi yang bisa dibilang sangat sering PLH. Dari nabrak loko d CN sampai PLH Tulungagung ama GBMS CMIW.
    Mgkn maksud MPUJAYA: dari leMPUyangan-JAkartaraYA cm ada arti lainnya yaitu Mpu alias pembuat keris sakti. Mgkn karena namanya terlalu mistik dan memakai rangkaian kelas bawah (K3) jadi ga di restui Wek. Untungnya sekarang ganti nama jadi Progo yang bisa dbilang K3 EKspress oleh para RF.
Setau saya awalnya bernama Lempu Jaya,entah kenapa berubah menjadi empujaya (orang jawa senengnya ganti2 nama sendiri buat gampangin nyebut) dan akhirnya berubahlah jadi Progo.

OOT:
PLH tulungagung?
Masa ne kreta sampe sana?
Setau gw 3x; di CN, nabrak bis di jembatan dekat Prupuk, yg satunya lupa.
Cmiiw jg..
please cmiiw

Semboyan 35 | FB | IG
Reply
#5
Eh sorry bukan tulungagung
tp ketanggungan barat Ngakak
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
#6
mungkin untuk menghilangkan kesialan.....
Reply
#7
mungkin juga..
gw denger dolo pajajaran namanya diganti gara2 sering kecelakaan..
trus apa lagi yak yang namanya diganti gara2 sering kecelakaan??
Reply
#8
Yang dulu banget, Gunung Jati jadi Tegal Arum kalo gak salah, waktu itu baru ada Cireks yang pake rangkaian KRD
Reply
#9
trus juga ternyata nama kereta tu ga pasti ya.. kyk kereta Feeder yg dari Bojonegoro tiap jam 1 siang sampai SMC sekitar jam 18.00 an ganti nama menjadi Tawang Jaya, dan meneruskan sampai Pasar Senen.. padahal Lokonya sama, Gerbongnya sama cuma nambah beberapa rangkaian gerbong aja di SMC..

dulunya kirain nama kereta sama kyk nama Bis.. udah pasti dan ga bisa ganti-ganti Namanya.
Antara Cinta dan Obsesi...

[Image: 13758.gif]



Reply
#10
(22-07-2009, 11:29 PM)babay_elgoe Wrote: Yang dulu banget, Gunung Jati jadi Tegal Arum kalo gak salah, waktu itu baru ada Cireks yang pake rangkaian KRD

gunung jati jadi cireks (gunung jati pake KRD K2 )

cireks utama jadi argojati

tegal arum cuma ganti kereta nya ajah jdari KRD sekarang pake lok
koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/


[Image: meshoostggyt-1.jpg]
me whit ss-2v5 PInDAD
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)