19-10-2010, 08:47 PM
http://www.pikiran-rakyat.com/node/125013
Selasa, 19/10/2010 - 17:50
PURWOKERTO, (PRLM).- Sepuluh kereta api (KA) yang melintas di wilayah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, Jawa Tengah, kaca jendelanya pecah dan pintu rusak berantakan akibat dilempari batu.
Serangan batu terakhir menimpa KA Lodaya jurusan Solo-Bandung. KA tersebut dilempari oleh orang-orang tidak dikenal dengan batu di jalur Gandrungmangu-Kawunganten, Cilacap, Senin (18/10) siang. Akibatnya delapan gerbong yang terdiri dari tiga gerbong eksekutif dan lima gerbong bisnis rusak.
"Biasanya jumlah pelaku hanya satu atau dua orang, tapi saat itu pelakunya diduga serombongan orang sehingga jumlah gerbong yang kacanya hancur banyak. Meski tidak ada penumpang yang mengalami luka-luka, tapi serangan tersebut jelas mengganggu serta membahayakan penumpang," kata Kadaop 5 Purwokerto, Surono, Senin (18/10).
Mengenai upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan, kata Surono, Daop sudah menginstruksikan kepada semua masinis untuk meningkatkan kewaspadaan khusunya di jalur rawan gangguan keamanan perjalanan KA. Pihaknya dengan aparat kepolisian sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan upaya sabotase.
Selaian itu, Daop telah melakukan pendekatan terhadap masyarakat sekitar rel, sosialiasasi termasuk pendekatan terhadap para siswa. Pihaknya, menurut Surono, juga telah bekerja sama dengan sejumlah sekolah di sepanjang rel kereta api untuk ikut mengamankan transporasti massal tersebut. (A-99/das)***
* NASIONAL
* PIKIRAN RAKYAT
* ONLINE
Selasa, 19/10/2010 - 17:50
PURWOKERTO, (PRLM).- Sepuluh kereta api (KA) yang melintas di wilayah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, Jawa Tengah, kaca jendelanya pecah dan pintu rusak berantakan akibat dilempari batu.
Serangan batu terakhir menimpa KA Lodaya jurusan Solo-Bandung. KA tersebut dilempari oleh orang-orang tidak dikenal dengan batu di jalur Gandrungmangu-Kawunganten, Cilacap, Senin (18/10) siang. Akibatnya delapan gerbong yang terdiri dari tiga gerbong eksekutif dan lima gerbong bisnis rusak.
"Biasanya jumlah pelaku hanya satu atau dua orang, tapi saat itu pelakunya diduga serombongan orang sehingga jumlah gerbong yang kacanya hancur banyak. Meski tidak ada penumpang yang mengalami luka-luka, tapi serangan tersebut jelas mengganggu serta membahayakan penumpang," kata Kadaop 5 Purwokerto, Surono, Senin (18/10).
Mengenai upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan, kata Surono, Daop sudah menginstruksikan kepada semua masinis untuk meningkatkan kewaspadaan khusunya di jalur rawan gangguan keamanan perjalanan KA. Pihaknya dengan aparat kepolisian sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan upaya sabotase.
Selaian itu, Daop telah melakukan pendekatan terhadap masyarakat sekitar rel, sosialiasasi termasuk pendekatan terhadap para siswa. Pihaknya, menurut Surono, juga telah bekerja sama dengan sejumlah sekolah di sepanjang rel kereta api untuk ikut mengamankan transporasti massal tersebut. (A-99/das)***
* NASIONAL
* PIKIRAN RAKYAT
* ONLINE





![[Image: 546046_3440888714572_1641201295_2738836_...0999_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/546046_3440888714572_1641201295_2738836_2132910999_n.jpg)


-
CC20408
