Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
celah celah di sekitar stasiun tempat orang tidak berkarcis lewat !
#1
hingga saat ini pendapatan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) komuter masih dianggap belum maksimal karena masih banyak para komuteris yang tidak membeli karcis. bisa di bayangkan jika penumpang kereta api saja yang setiap hari berpergian ke jakarta atau ke daerah daerah penyangga di ibukota dalam sehari bisa 500 ribu orang kalau sepuluh persen saja ( menurut perkiraan ) yang tidak membeli karcis berarti ada sekitar 50 ribu orang. bisa di bayangkan di kali sebulan di kali lagi harga karcis nya.

mereka ini umumnya masuk pelataran stasiun melalui jalan jalan tikus kaya di jng misalnya jalan yang banyak di lalui ada 3 titik menurut penglihatan saya. 1. dari arah timur pintu kereta pisangan baru 2. dari arah belakang / utara stasiun atau seberangnya 3. dari arah barat / arah jembatan penyebrangan orang ke pasar jatinegara

begitupun di manggarai biasanya orang lewat 1. dekat sebelah terowongan dan 2. dari depan stasiun yang ada perusahaan pengiriman paket lewat kereta api. disini saya lihat orang dengan bebasnya masuk stasiun dan lagi petugas perusahaan ekspedisi juga tidak menegur dan ataupun melarang.

kenapa loket penjualan karcis tidak di buat di dekat tempat orang lewat saja ? ini kan bisa menekan penumpang tidak berkarcis masuk ke stasiun.

atau bagaimana menurut kalian semua agar orang dengan sadar membeli karcis sebelum naik kereta api ?Heran
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#2
Tapi di Stasiun Rancaekek, hal ini tidak akan pernah terjadi. Karena di sisi barat dan timur stasiun dipasangi pagar dan dibuka ketika akan ada KA yang mau lewat. Demikian pula yang terjadi di Stasiun Pasarsenen.
Aktif kembali setelah dibanned sama pak momod dan orang tua.
Reply
#3
Di sbi bebas keluar masuk tanpa karcis peron maupun karcis kereta Ngakak
Reply
#4
nggak usah pake jalan tikus,mas..

kalo nggak ada KA yang datang aja,lewat pintu keluar Stasiun tidak ditagih karcis..

musti pake pintu otomatis,atau bikin komitmen dari ATAS ke BAWAH (petugas):
ada atau tidak ada KA,lewat pintu keluar tagih karcis

(tapi kalo nggak gini,saya nggak bisa koleksi tiket....)
693-5073-893-673
Reply
#5
(02-12-2010, 06:30 PM)tomrys Wrote: nggak usah pake jalan tikus,mas..

kalo nggak ada KA yang datang aja,lewat pintu keluar Stasiun tidak ditagih karcis..

musti pake pintu otomatis,atau bikin komitmen dari ATAS ke BAWAH (petugas):
ada atau tidak ada KA,lewat pintu keluar tagih karcis

(tapi kalo nggak gini,saya nggak bisa koleksi tiket....)

sebenrnya g usah ditagih mas...cukup diperlihatkan saja....
bner kalo ditagih nnti g bisa koleksi tiket....Bethe
-siggy under construction at Balai Yasa-
Bye Bye
Reply
#6
tapi emang kadang di tempat keluar resmi pun yang ane lewati ga ada yang jaga (mungkin pas lagi ke toilet apa ya....)
jadi ga cuma sekali ane bisa bawa pulang tiket KRL utuh, hehehe....
[Image: 30dl4ie.jpg]
Reply
#7
Karcis KA atau karcis peron nih??
kalau karcis KA jelas harus koordinasi dari atas mpe bawah supaya jangan ada penumpang gelap,,tapi kalo karcis peron,emang sebagian ada yang lewat ujung rel,,lagian kan ga naik kereta juga..bisa cuma nongkrong aja atau hunting,,secara pribadi kalau untuk karcis peron saya si lebih suka kalau lewat jalan tikus,walaupun sebenernya dalam hati ga ikhlas juga karena pemasukan stasiun berkurang..Ngakak
Reply
#8
klo menurut ane sih untuk mencegah agar tidak banyak penumpang gelap aka Kambingers seharusnya setiap titik keluar masuk harus ada yang jaga...jadi otomatis kan yg pada jd Kambingers ers mau ngga mau kudu beli tiket hehe

(03-12-2010, 01:34 AM)gerbongpupuk Wrote: Karcis KA atau karcis peron nih??
kalau karcis KA jelas harus koordinasi dari atas mpe bawah supaya jangan ada penumpang gelap,,tapi kalo karcis peron,emang sebagian ada yang lewat ujung rel,,lagian kan ga naik kereta juga..bisa cuma nongkrong aja atau hunting,,secara pribadi kalau untuk karcis peron saya si lebih suka kalau lewat jalan tikus,walaupun sebenernya dalam hati ga ikhlas juga karena pemasukan stasiun berkurang..Ngakak

klo ini sih ane ngakalinnya gini beli aja karcis krl ekonomi kan relatif lebih murah tuh ketimbang karcis peron (khusus jabodetabek yah)...kyk tgl 1 kmaren ane hunting di JNG ane masuk stasiun pake karcis krl ekonomi harga karcisnya cmn 1000 perak yah paling mahal 2000 perak lah yang penting masih ada sisanya, trus urusan naik mah belakangan tinggal kitanya mo naik keretanya apa ngga Ngakak Ngakak
[Image: 10112010491.jpg]
Reply
#9
(03-12-2010, 02:22 AM)ipodclassic Wrote: klo menurut ane sih untuk mencegah agar tidak banyak penumpang gelap aka Kambingers seharusnya setiap titik keluar masuk harus ada yang jaga...jadi otomatis kan yg pada jd Kambingers ers mau ngga mau kudu beli tiket hehe

(03-12-2010, 01:34 AM)gerbongpupuk Wrote: Karcis KA atau karcis peron nih??
kalau karcis KA jelas harus koordinasi dari atas mpe bawah supaya jangan ada penumpang gelap,,tapi kalo karcis peron,emang sebagian ada yang lewat ujung rel,,lagian kan ga naik kereta juga..bisa cuma nongkrong aja atau hunting,,secara pribadi kalau untuk karcis peron saya si lebih suka kalau lewat jalan tikus,walaupun sebenernya dalam hati ga ikhlas juga karena pemasukan stasiun berkurang..Ngakak

klo ini sih ane ngakalinnya gini beli aja karcis krl ekonomi kan relatif lebih murah tuh ketimbang karcis peron (khusus jabodetabek yah)...kyk tgl 1 kmaren ane hunting di JNG ane masuk stasiun pake karcis krl ekonomi harga karcisnya cmn 1000 perak yah paling mahal 2000 perak lah yang penting masih ada sisanya, trus urusan naik mah belakangan tinggal kitanya mo naik keretanya apa ngga Ngakak Ngakak

kalo di YK paling murah kayaknya Feeder Progo,itu aja 5rb,kalo di PWS feeder wonogiri 2,5rb..
masih lebih murah karcis peron..

OOT
pernah punya pengalaman di KTA,karenakebelet pipis sementara loket Prameks belum buka,ijin petugas mo pipis karena di dalem,disuruh bayar 1000 katanya biaya masuk WC.Untung aja saya kenal PPKA nya,trus saya pura" nanya tentang temen saya,tau" sama petugasnya disuruh langsung masuk,dan eng ing eng,ternyata WCnya gratis sodara sodara..
Bethe
Reply
#10
[Image: 20101203174348_Ketiadaan_Tempat_Duduk_4c...3398-t.jpg] [Image: 20101203174348_BB_304_Siap_ke_Arah_Serpo...6c5c-t.jpg] [Image: 20101203174348_Grogol_10__Santai_Tapi_Me...e1b3-t.jpg]
Foto kiri :
Stasiun Kebayoran sisi selatannya di mana para penumpang banyak juga yang kelluar masuk meksi udah ada para petugasnya juga.
Foto tengah :
Stasiun Palmerah sisi selatan dari posisi perlintasan KA peluang juga para penumpang KA yang biasanya turun dari KA singkat waktu ke pasar Palmerah.
Foto kanannya :
Stasiun Grogol yang gak berfungsi sama sekali. Bayangin aja kalau seandainya bener2 berfungsi apa bisa jadi peluang buat nyusup?

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)