Posts: 543
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
7
DITJEN PERKERETAAPIAN BOROS
12 Maret 2010, Pos Kota
sumber:
http://bataviase.co.id/node/128913
GAMBIR (Pos Kota) - Serikal Pekerja PT Kereta Api (SPKA) menuding Direktorat Perkeretaapian Kementerian Perhubungan hobi menghamburkan uang untuk membeli barang bermutu rendah.
"Ditjen Perkeretaapian selalu beli barang bermutu rendah sehingga membebani PT KA dalam perawatannya," kata Ketua Umum SPKA, Sri Nugroho, kepada wartawan, kemarin.
Nugroho mencontohkan rendahnya barang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) seperti pembangunan rel kereta di Sumatra Selatan. Kondisinya banyak yang bengkok dan hancur, bahkan beberapa rel amblas, sebab waktu pembangunannya tanahnya tidak dikeraskan.
"Anehnya, proyek KA di Sumsel itu akan dipaksakan diserahkan Kementerian Perhubungan ke PT Kereta Api untuk dioperasikan, kami akan tolak," papar Nugroho.
Demikian juga proyek pintu lintasan KA otomatis di Klaten Jateng. Tapi sekarang tidak berfungsi sama sekali hingga terjadi kecelakaan dan menewaskan 14 orang.
Selain itu juga tiket otomatis KA di Jabotabek yang diresmikan Presiden SBY, ternyata sekarang juga mangkrak tak digunakan. "Masih banyak yang lain seperti pembelian rel, Holec bekas dan lain-lain," katanya, (dwi/us/o)
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Posts: 108
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
5
Hmm Holec kan dulu belinya baru semua?
Atau maksudnya mungkin Holec butut yg dikonversi jadi KRDE?
Yang ngaco wartawan apa ketua SPKAnya ya......
(03-12-2010, 11:48 PM)spoor_jadul Wrote: DITJEN PERKERETAAPIAN BOROS
12 Maret 2010, Pos Kota
sumber:
http://bataviase.co.id/node/128913
GAMBIR (Pos Kota) - Serikal Pekerja PT Kereta Api (SPKA) menuding Direktorat Perkeretaapian Kementerian Perhubungan hobi menghamburkan uang untuk membeli barang bermutu rendah.
"Ditjen Perkeretaapian selalu beli barang bermutu rendah sehingga membebani PT KA dalam perawatannya," kata Ketua Umum SPKA, Sri Nugroho, kepada wartawan, kemarin.
Nugroho mencontohkan rendahnya barang PT. Kereta Api (Persero) seperti pembangunan rel kereta di Sumatra Selatan. Kondisinya banyak yang bengkok dan hancur, bahkan beberapa rel amblas, sebab waktu pembangunannya tanahnya tidak dikeraskan.
"Anehnya, proyek KA di Sumsel itu akan dipaksakan diserahkan Kementerian Perhubungan ke PT Kereta Api untuk dioperasikan, kami akan tolak," papar Nugroho.
Demikian juga proyek pintu lintasan KA otomatis di Klaten Jateng. Tapi sekarang tidak berfungsi sama sekali hingga terjadi kecelakaan dan menewaskan 14 orang.
Selain itu juga tiket otomatis KA di Jabotabek yang diresmikan Presiden SBY, ternyata sekarang juga mangkrak tak digunakan. "Masih banyak yang lain seperti pembelian rel, Holec bekas dan lain-lain," katanya, (dwi/us/o)
Posts: 535
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
2
(04-12-2010, 12:13 AM)cahyohh Wrote: Hmm Holec kan dulu belinya baru semua?
Atau maksudnya mungkin Holec butut yg dikonversi jadi KRDE?
Yang ngaco wartawan apa ketua SPKAnya ya......
(03-12-2010, 11:48 PM)spoor_jadul Wrote: DITJEN PERKERETAAPIAN BOROS
12 Maret 2010, Pos Kota
sumber:
http://bataviase.co.id/node/128913
GAMBIR (Pos Kota) - Serikal Pekerja PT Kereta Api (SPKA) menuding Direktorat Perkeretaapian Kementerian Perhubungan hobi menghamburkan uang untuk membeli barang bermutu rendah.
"Ditjen Perkeretaapian selalu beli barang bermutu rendah sehingga membebani PT KA dalam perawatannya," kata Ketua Umum SPKA, Sri Nugroho, kepada wartawan, kemarin.
Nugroho mencontohkan rendahnya barang PT. Kereta Api (Persero) seperti pembangunan rel kereta di Sumatra Selatan. Kondisinya banyak yang bengkok dan hancur, bahkan beberapa rel amblas, sebab waktu pembangunannya tanahnya tidak dikeraskan.
"Anehnya, proyek KA di Sumsel itu akan dipaksakan diserahkan Kementerian Perhubungan ke PT Kereta Api untuk dioperasikan, kami akan tolak," papar Nugroho.
Demikian juga proyek pintu lintasan KA otomatis di Klaten Jateng. Tapi sekarang tidak berfungsi sama sekali hingga terjadi kecelakaan dan menewaskan 14 orang.
Selain itu juga tiket otomatis KA di Jabotabek yang diresmikan Presiden SBY, ternyata sekarang juga mangkrak tak digunakan. "Masih banyak yang lain seperti pembelian rel, Holec bekas dan lain-lain," katanya, (dwi/us/o)
Saya kurang setuju kalau Holec dibilang butut, sarana kitanya yang tidak sesuai (ketinggalan jaman) yang menyebabkan Holec tidak bisa beroperasi optimal.
Menurut saya yang paling mubazir adalah jalur Nambo, jalur yang dibangun pemerintah (bukan peninggalan Belanda) harus terlantar tak terurus. Halte, PJL kurang modern bagaimana, menggunakan solar sell. Rel sudah R 54, konstruksi jembatan beton yang kokoh, konon katanya sanggup menopang CC 202. Sekarang dibiarkan begitu saja, apa itu namanya bukan pemborosan???
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Kalau barang murah cenderung diidentikan dengan barang dari negeri di utaranya Vietnam itu. Saya ingat dulu CC204 10 & 11 waktu masih baru sering keluar masuk BY Pengok karena masalah roller bearing. Juga kualitas roda yang cepat aus, sebelum diganti roda made in SA....
Posts: 3,300
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
38
Ini salah satu contoh material yang tidak bagus..apa kesalahan konstruksi..atau yang lain padahal jalur baru di ganti tapi rel sudah patah..
mungkin product plasu..
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
(04-12-2010, 05:19 PM)eko winarno Wrote: Ini salah satu contoh material yang tidak bagus..apa kesalahan konstruksi..atau yang lain padahal jalur baru di ganti tapi rel sudah patah..
mungkin product plasu..
![[Image: dsc00460resize.jpg]](http://img16.imageshack.us/img16/7238/dsc00460resize.jpg)
wew harus segera ditindak nih, kualitas yang buruk..
Posts: 553
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
14
Kalau hal itu benar, PT KA harus protes dan menolak, karena selain membebani saat perawatan, juga menyangkut kelancaran operasi, keselamatan banyak orang dan citra PT KA tentunya.. Soalnya, orang taunya kan apa2 yg berhubungan dengan KA itu milik PT KA..
Aku ingin striping dan livery kereta dan loko matching dan nyambung, kaya jaman K3 merah biru + loko merah biru pada era perumka...
Posts: 6,463
Threads: 0
Joined: Jul 2008
Reputation:
1
(04-12-2010, 05:19 PM)eko winarno Wrote: Ini salah satu contoh material yang tidak bagus..apa kesalahan konstruksi..atau yang lain padahal jalur baru di ganti tapi rel sudah patah..
mungkin product plasu..
kl palsu ya nggak, cuma kualitas materialnya saja yg rendah....
Posts: 1,780
Threads: 0
Joined: Nov 2008
Reputation:
5
Kayaknya kalo beli (proyek) apapun harus melalui lelang tender, kalo yang menang biasanya ya yang murah. Padahal seharusnya yang menang itu harus berkualitas bagus. Shg hasilnya bagus pula.
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Posts: 397
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
8
Karena Ditjen KA hanya mendapat alokasi anggaran Rp 4 Trilyun pertahun. Ini jauh di bawah kebutuhan yang melebihi Rp. 30 Trilyun (lihat Kompas, 22 Oktober 2010).
Salam Spoor,
|