29-12-2010, 01:10 PM
Hari Selasa 28 Desember 2010 kemarin naik AC Sudirman Ekspress jadwal jam 17.45 dari THB. Kondisi jalur 5 LAA kena pohon, sehingga naik kereta dari jalur 4. Setelah jalan, sepertinya kecepatan dibatasi dan spoor salah dari palmerah - sudimara. Saya di gerbong 7 no seri 6167, kondisi AC mati, dan terdengar suara duk duk duk dari roda.
cuma ingin tau saja, bukan mau menjelekkan... peace
- kenapa roda nya tidak diperbaiki? getarannya cukup keras, apa tidak merusak bearing, rel, suspensi kereta, jalan layang (manggarai-kota) ya? Apakah mengganti roda diperlukan waktu yang cukup lama dan ribet gitu?
- AC mati padahal kabarnya kereta sedang dilakukan pemeriksaaan menyeluruh, kenapa yang ini dibiarkan jalan?
- Spoor salah mungkin karena banjir. Kenapa kalau jalan Tol bintaro-serpong, kalau banjir segera diperbaiki, entah ditanggul atau diperbaiki drainase nya. Tapi kalau jalur kereta kurang dapat perhatian.
thx ya..
cuma ingin tau saja, bukan mau menjelekkan... peace
- kenapa roda nya tidak diperbaiki? getarannya cukup keras, apa tidak merusak bearing, rel, suspensi kereta, jalan layang (manggarai-kota) ya? Apakah mengganti roda diperlukan waktu yang cukup lama dan ribet gitu?
- AC mati padahal kabarnya kereta sedang dilakukan pemeriksaaan menyeluruh, kenapa yang ini dibiarkan jalan?
- Spoor salah mungkin karena banjir. Kenapa kalau jalan Tol bintaro-serpong, kalau banjir segera diperbaiki, entah ditanggul atau diperbaiki drainase nya. Tapi kalau jalur kereta kurang dapat perhatian.
thx ya..





) dan KRL ekonomi AC pun ga berbentuk.. mulai pintu ga bisa ditutup, atap penuh dan bergelantungan di belakang kereta.... express aja juga tak jarang penuh luar biasa, ada atapers juga...
