Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Dua-duanya bagus. Perlu diingat bahwa populasi lokomotif di Indonesia didominasi model single cabin. Yang double cabin cuma CC 200, BB 301 dan BB 304. Lokomotif uap nggak ada yang double cabin.
Posts: 5
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
0
Bagaimana jika dilihat dari sisi safety. Apakah double cabin lebih safety dari single cabin atau sama saja?
Karena menurut info dari sumber dalam. CC 205 dan CC 300 yang direncanakan akan ada nanti mempunyai satu kabin pada tiap ujungnya (double cabin).
Gimana bro, menurut kalian? dan bagaimana jika operator hanya ingin memakai loko single cabin dengan alasan lebih irit konstruksinya.
Posts: 890
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
17
Setuju dengan Single Cabin aja, karena dilihat dari track/relnya di negara kita masih blm bisa dikatakan aman untuk Kereta Api melintas, disamping kalo single cabin sparepartnya juga masih banyak coba lihat loko² yg double cabin kita punya, banyak yg mangkrak gara² sparepart gak ada kan rugi perusahaan.
[spoiler=
BRAKE.Emergency use only]
YAHOO!
nikimura.cellular
[/spoiler]
Posts: 477
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
4
Aku lebih suka yang double cabin, karena lebih efisien tak perlu diputar, cocok untuk KA seperti Sri Tanjung, Logawa, Tawang Alun, dan Dhoho yang harus putar lokomotif di tengah perjalanan... Tapi efek sampingnya banyak turn table yang nganggur dan akhirnya mati selain itu masinis harus mengunci kabin belakang agar tidak ditempati kambing...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Aku sih yang mana aja suka... Tapi entah knapa kalau lihat lok2 DH macem D300 dkk kayaknya kurang gitu indah kalau utk perjalanan jarak dekat sekalipun. Kalau langsiran sih cocok lha... Ngomong2 apa gak sebaiknya dipindah di forum yg Lokomotif aja?