Posts: 19
Threads: 0
Joined: Jan 2010
Reputation:
0
Salam semua rekan2 RAILFAN......
Pada akhir taon 2009 (sekitar Sept - Desm) ada beberapa media masa nasional memberitakan bahwa pemerintah Indonesia memesan 100 lokomotif dari GE AMRIK (sampai2 DUBES AMRIK sindak ke BY.PENGOK dan INKA).
Yang saya ingin tau :
1. Bagaimana kelanjutan dari berita tersebut ? apakah sudah Purchas Order ?
(dah hampir 2 taon ndak ada kabar beritanya)
2. Klopun jadi apakah proses assy-nya di BY.PENGOK ato INKA (LOKINDO) ?
3. Apakah tipe dari 100 lokomotif tersebut ? CC206.....(misal) ?
5. Bagaimana tentanG SISTEM-nya ? Apakah FULL COMPUTERIZE ?
4. Butuh berapa taon untuk Delivery Order-nya?
Kalo rekan2 railfan punya info silakan share disini. Tnk"s.
http://www.semboyan35.com/images/smilies/new_bye.gif
http://www.semboyan35.com/images/smilies...ahbiru.gif
Posts: 716
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
5
Bisa ditunjukkan sumbernya ?
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .
Posts: 543
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
7
(03-10-2011, 10:03 AM)cc 204 18 Wrote: Bisa ditunjukkan sumbernya ?
sumber:
http://www.republika.co.id/berita/breaki...-lokomotif
PT KA Order 150-200 Unit Lokomotif
15 Juli 2009
BANDUNG – Untuk meningkatkan pelayanan transportasi, PT Kereta Api (KA) akan menambah 150-200 unit lokomotif dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Harga satu unit lokomotif sekitar 2 juta dolar AS, sehingga investasi yang dibutuhkan mencapai 300-400 juta dolar AS.
‘’Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan GE Transportation merupakan langkah awal PT KA untuk meningkatkan pelayanan,’’ ujar Direktur Utama PT KA, Ignasius Jonan, dalam konferensi persnya di Bandung, Selasa (14/7/2009). Pada pertemuan itu dilakukan konfirmasi order untuk pembelian 20 lokomotif C20-EMP.
Namun penandatanganan tersebut baru berupa kesepakatan untuk pengembangan transportasi, belum mencapai detail dan final 150 tambahan lokomotif. Karenanya PT KA masih membuka tawaran perusahaan lain.
Jonan menjelaskan, ratusan lokomotif ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan untuk berbagai jalur. Misalnya peningkatan jalur batu bara di Sumatera Selatan, peningkatan penumpang di Jawa dan Sumatera. Lalu peningkatan container di Jawa seperti peti kemas Cilegon, serta jalur kelapa sawit dari Tebing Tinggi dan lainnya.
Direktur Teknik PT KA, Darmawan Daud mengatakan kebutuhan 200 lokomotif ini kemungkinan besar menggunakan cara menyewa (leasing). Saat ini, pihaknya masih menghitung berapa dana yang dibutuhkan. Sedangkan dana yang ditawarkan oleh GE sendiri dinilai mahal yakni 2500 dolar AS per hari.
Presiden dan CEO GE Transportation, Lorenzo Simonelli mengatakan sejak lima dasawarsa lalu pihaknya sudah bekerjasama dengan PT KA. Perjanjian ini akan memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan juga pertumbuhan lokomotif GE di seluruh dunia.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(03-10-2011, 11:06 AM)spoor_jadul Wrote: (03-10-2011, 10:03 AM)cc 204 18 Wrote: Bisa ditunjukkan sumbernya ?
[spoiler=sumber:
http://www.republika.co.id/berita/breaki...-lokomotif
PT KA Order 150-200 Unit Lokomotif
15 Juli 2009 ]
BANDUNG – Untuk meningkatkan pelayanan transportasi, PT Kereta Api (KA) akan menambah 150-200 unit lokomotif dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Harga satu unit lokomotif sekitar 2 juta dolar AS, sehingga investasi yang dibutuhkan mencapai 300-400 juta dolar AS.
‘’Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan GE Transportation merupakan langkah awal PT KA untuk meningkatkan pelayanan,’’ ujar Direktur Utama PT KA, Ignasius Jonan, dalam konferensi persnya di Bandung, Selasa (14/7/2009). Pada pertemuan itu dilakukan konfirmasi order untuk pembelian 20 lokomotif C20-EMP.
Namun penandatanganan tersebut baru berupa kesepakatan untuk pengembangan transportasi, belum mencapai detail dan final 150 tambahan lokomotif. Karenanya PT KA masih membuka tawaran perusahaan lain.
Jonan menjelaskan, ratusan lokomotif ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan untuk berbagai jalur. Misalnya peningkatan jalur batu bara di Sumatera Selatan, peningkatan penumpang di Jawa dan Sumatera. Lalu peningkatan container di Jawa seperti peti kemas Cilegon, serta jalur kelapa sawit dari Tebing Tinggi dan lainnya.
Direktur Teknik PT KA, Darmawan Daud mengatakan kebutuhan 200 lokomotif ini kemungkinan besar menggunakan cara menyewa (leasing). Saat ini, pihaknya masih menghitung berapa dana yang dibutuhkan. Sedangkan dana yang ditawarkan oleh GE sendiri dinilai mahal yakni 2500 dolar AS per hari.
Presiden dan CEO GE Transportation, Lorenzo Simonelli mengatakan sejak lima dasawarsa lalu pihaknya sudah bekerjasama dengan PT KA. Perjanjian ini akan memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan juga pertumbuhan lokomotif GE di seluruh dunia.
[/spoiler]
Kalo ngelihat dr tanggalnya dah termasuk berita lawas, Om... cuma saya belon dpt info loko2 mulai nomer brp ajah yg sistemnya dah leasing dgn GE.
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
Posts: 358
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
2
wow, ada rencana leasing jg...tp mahal amir tarifnya US$ 2500/hari,kl tarifnya sgt utk pemakaian jangka panjang mending beli loko baru aj
hidupkan lagi jalur KTA - PWR & feeder purworejo..
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
$ 2.500 per hari ?? kalau narik matarmaja dapet sisa apaan ?  untungnya bukan buat narik KA penumpang ya
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 3,387
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
2
Soal LEASING Lokomotif telah dibahas DIMARIH dan telah selesai.
Soal Biaya Operasional satu perjalanan KA bisa dibahas di MARIH...
Yuk ah topiknya...
Posts: 290
Threads: 0
Joined: Feb 2011
Reputation:
2
Quote:GE menang tender loko & gerbong Rp 4,2 triliun.
Tender pengadaan 100 unit lokomotif PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah membuahkan pemenang. General Electric (GE) Transportation asal Amerika Serikat (AS) kembali menjadi pemenang tender proyek senilai senilai Rp 4,2 triliun.
Menurut Sugeng Priyono, Sekretaris Perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), panitia tender proyek ini telah menetapkan GE Transportation sebagai pemenang bulan lalu. GE Transportation menyingkirkan beberapa peserta tender yang lain, yaitu Electro-Motive Diesel asal Amerika serta Bombardier Transportation asal Kanada.
Proses tender sebenarnya sudah berlangsung sejak Juni 2010, namun baru kelar Januari 2012. "Kami langsung menandatangani nota kesepahaman pemesanan 100 lokomotif seri CC kabin ganda di bulan yang sama," ujar Sugeng, Kamis (23/2).
Untuk membiayai pengadaan 100 lokomotif ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengandalkan pinjaman dari Bank BNI. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) optimistis angkutan barang akan semakin menjanjikan.
Seharusnya, nilai tender proyek ini bisa lebih murah. Saat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membuka tender ini, perusahaan ini menetapkan harga satu lokomotif sebesar Rp 27,7 miliar atau total nilai pengadaan 100 lokomotif sekitar Rp 2,77 triliun.
Lantaran keputusan proyek molor dari jadwal seharusnya, yaitu di kuartal III-2010, harga lokomotif ini telanjur naik, menjadi sekitar Rp 29,2 miliar per unit alias sekitar Rp 2,92 triliun. Jadi, ada selisih sekitar Rp 200 miliar.
Jika ditotal dengan pengadaan gerbong barang, nilai tender yang dimenangi GE ini mencapai Rp 4,2 triliun.
Logistik terus tumbuh.
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sendiri sebetulnya butuh setidaknya 144 unit lokomotif untuk memperkuat armada pengangkutan barang. Sisa 44 unit bakal PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pakai untuk memperkuat angkutan barang, terutama batubara di Sumatera Selatan (Sumsel). "Sisa 44 unit lokomotif lagi bakal kami tender kembali," kata Sugeng.
Sepanjang 2011, PT Kereta Api telah mengirimkan 10 unit lokomotif CC 204 ke Sumsel untuk melayani angkutan batu bara PT Bukit Asam. Pengiriman lokomotif tersebut dilakukan karena tender lokomotif yang semestinya sudah selesai, ternyata mundur.
Awalnya, perseroan ini menargetkan dapat menerima pengiriman pertama lokomotif pada awal 2012. Belakangan, rencana pengiriman itu mundur menjadi November 2012.
Sesuai kesepakatan dengan GE, tahun ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menerima 10 unit lokomotif dan sisanya didatangkan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya.
Langkah penambahan lokomotif selaras dengan prediksi perseroan mengenai bakal makin menggeliatnya bisnis angkutan barang (logistik) beberapa tahun ke depan. Tahun ini, menurut Manajer Informasi PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Suyono Syam, sekitar 50% dari total pendapatan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bakal disumbang oleh angkutan barang.
Tahun 2010, pendapatan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dari angkutan barang sebesar Rp 1,73 triliun. Tahun 2011 naik hingga Rp 2,15 triliun. "Kenaikannya sekitar 25%," ujarnya. Dari sisi volume angkutan tahun 2010 sebesar 18,9 juta ton menjadi 19,4 juta ton di tahun 2011.
Sumber : kontan.co.id
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
haduh..GE lagi...bosen liat ntu2 aja...teknologi pasti standar jg kyk yg sebelumnya
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 97
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
5
kabin ganda ????? kayak apa bentuknyaa ??
|