Posts: 1,059
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
Rekan-rekan RF,
ane mau ajak diskusi kira-kira apakah memungkinkan diadakan KRDI AC seperti Blora Jaya AC, Cepu Express AC, dan Madiun Jaya AC untuk relasi PSE-CKP yang berhenti di stasiun CKP-KW-Cikarang-BKS-JNG-PSE buat nemenin lokalan K3 JAKK - CKP/Purwakarta.
Posts: 1,401
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
24
Mau dipasang tarif berapa?
Kayaknya yang naek lokalan rata2 buruh sama pedagang deh
kalo KRDE macem baraya geulis,rencang geulis,prameks masih mungkin
My Train Frequent Passanger Card
[spoiler]
![[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]](http://distilleryimage6.instagram.com/0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg) [/spoiler]
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
Sebetulnya bisa KRDI AC diadakan di daop I, cuman masalahnya adalah rute PSE-BKS, kalo misalnya ada KRDI AC ini apa gak akan mengganggu jadwal KRL, KA AKAP/barang/lokal lain? Sekarang aja lintas JNG-BKS disebut sebagai lintas KA terpadat di daop I JKT (bahkan mungkin se-Indonesia) karena banyaknya KRL, KA PNP & barang & lintas KRL terpadat kedua setelah lintas MRI-DP-BOO. Kalo emang diadain, se7 aja sih, asal rutenya cuman CKP-KW-BKS aja, jadi ntar dari BKS tinggal nyambung KRL AC, atau kalo perlu tinggal KRLnya aja yg dipanjangin ampe CKP, cuman yg ini butuh waktu beberapa tahun baru bisa jadi.
Posts: 1,287
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
4
kalo menurut ane dari PSE ke arah timur blm terlalu urgent,krn masih ada KA lokal KRW,CKP,PWK.
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
Posts: 1,184
Threads: 0
Joined: Dec 2011
Reputation:
13
Petak JNG-BKS itu aja kereta melintas sekitar 5menit sekali... Kalo ditambah KRD lg yg itungannya komuter kasian yg di PJL
Posts: 2,640
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
19
apakah PSE-CKP dan atau mungkin PWK sudah butuh KA AC?
maaf sekali lagi,tapi melihat kondisi di lapangan..sepertinya belum
693-5073-893-673
Posts: 275
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
7
kalo untuk mendongkrak kota seperti karawang dan cikarang saya rasa perlu. karena di 2 kota itu terdapat pusat industri terbesar di indonesia. toh kata siapa buruh pabrik pada ga punya duit banyak? mereka juga butuh moda transportasi yang nyaman kan untuk semisal:
ada karyawan pabrik yang sudah bisa dibilang mapan asal malang yang ingin pulang ke daerahnya. namun karena tidak ada KA yang berhenti di karawang maka dia memutuskan naik bis.
nah.. coba kalo ada KRDI AC ini. dan berhenti di karawang misalnya. toh pasti dia akan menggunakan KRDI ini untuk menuju stasiun besar seperti MRI/PSE/GMR kan?
saya pikir perlu diadakan supaya kesan daerah seperti Cikarang, karawang, cikampek itu bukan daerah orang "melarat"
makanya 3 kota ini dikasih kereta kelas melarat alias si odong2 gara2 kesan yang satu ini.
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
betul bro, cikarang-kerawang itu bukan cuman sawah doang, jangan mengesankan itu daerah minus yg nggak sanggup naik kereta ber AC...
kalu bicara realita, lah karena yg disedia in PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ya itu2 aja yg mau nggak mau naik yg ada cuman itu doang, paling pilihan yg mau ber AC ria naik Mayasari Bakti AC 122 Senen - Cikarang.
Pendapat sayah keberadaan KRDE AC bisa cukup potensial antara petak Tambun-Cikarang, dan sangat berharap bisa mengurangi sedikit volume kendaraan pribadi di tol dan non tol
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 719
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
6
Kyanya belum perlu, sepenglihatan saya;
Patas / Odong2 hanya penuh pas jam2 sibuk ajah.
mending bangun LAA sampe Cikampek atau hidupkan dulu jalur;
Karawang - Rengasdengklok
Karawang - Wadas - Cikampek
Cikampek - Cilamaya
Cilamaya - Subang - Pamanukan (bekas jalur KA tebu)
Kalo jalur2 itu udah ada, baru siapin KRDI/KRDE PWK-JAKK, rangkaian odong2 dialihin buat jalur2 itu
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA
walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
(06-03-2012, 08:42 PM)van Baso Wrote: Kyanya belum perlu, sepenglihatan saya;
Patas / Odong2 hanya penuh pas jam2 sibuk ajah.
mending bangun LAA sampe Cikampek atau hidupkan dulu jalur;
Karawang - Rengasdengklok
Karawang - Wadas - Cikampek
Cikampek - Cilamaya
Cilamaya - Subang - Pamanukan (bekas jalur KA tebu)
Kalo jalur2 itu udah ada, baru siapin KRDI/KRDE PWK-JAKK, rangkaian odong2 dialihin buat jalur2 itu
Soal jam sibuk ya namanya juga Lokalan, ampir mirip kyk komuter
bangun LAA sampe cikampek  DDT/LAA ke Cikarang aja belum kelar mas, lagipula biaya pengadaan jalur/rel lebih gede daripada beli keretanya loch
Ya sedikit2 dulu lah, anggep aja menggunakan KRDE AC eks BN-Holec (nggak apa2 dah bekas, nggak perlu KRDI AC baru) tersebut sebagai kereta perintis, maksudnya sambil nunggu DDT sampe cikarang selesai, cobain dulu nih KRDE AC rasa (eks) KRL, biar beradaptasi, baik kereta nya maupun tarifnya, biar nggak kaget
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
|