Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Hantam Carry, 4 Tewas
#1
KA Hantam Carry, 4 Tewas

**Saat Mogok di Perlintasan

KEBUMEN--Kereta Api (KA) Kutojaya jurusan Kutoarjo-Tanah Abang Senin menabrak minibus Suzuki Carry di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Argopeni, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Rabu (16/5) sekitar pukul 18.45 WIB. Akibat peristiwa itu, empat penumpang mobil meninggal, dua orang kritis, dan empat penumpang lainnya selamat.

Korban yang meninggal adalah sopir minibus yang juga pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid II Desa Tambakrejo Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Kiai Asnawi Alwi Al-Hafidz (38), Nuril Anwar (2) anak Kiai Asnawi, Tabroni (40) warga Dukuh Waja, Desa Jagapaten, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen yang merupakan kakak Kiai Asnawi, dan Ifa Nurul Afrida (18) keponakan Kiai Asnawi.

Sedangkan Empat penumpang minibus yang selamat, yakni Suyatman (28) warga Cilacap, Muhammadun (22) warga Lampung, Imam Turmudi (25) warga Desa Pacekelan, Purworejo, serta Masruri (25) warga Kebumen. Keempatnya santri Pondok Pesantren Daarut Tauhid I Desa Kedungsari Purworejo pimpinan KH M Toifur Mawardi. Sementara dua orang yang kritis adalah istri Kiai Asnawi, Siti Masfuroh (30) serta anaknya Zahwa (3). Keduanya masih dirawat di RSUD Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono ketika dikonfirmasi mengatakan, kejadian tersebut berawal, sebuah mobil Suzuki Carry dengan nopol AD 9201 PC melintas di lintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Argopeni, Kecamatan Kebumen. Di tengah-tengah perlintasan, tiba-tiba mobil yang berpenumpang sepuluh orang itu mati. Sang sopir berusaha menghidupkan mesin mobil. Namun upaya tersebut gagal dan ditabrak KA Kutojaya dari arah timur.

Akibat tabrakan tersebut, mobil Suzuki Carry terseret lokomotif sejauh sekitar 500 meter. KA Kutojaya dengan masinis Krisna dan asistennya Agung, baru berhenti sekitar 100 meter sebelum Stasiun KA Wonosari. "Malam itu juga, kita minta pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memperbaiki rel kereta api. Sehingga perjalanan KA tidak terganggu terlalu lama," kata AKBP Heru Trisasono, kemarin.

Salah satu korban selamat, Suyatman mengaku bersyukur masih bisa menyelamatkan diri dalam kecelakaan maut itu. Pada waktu itu, ia bersama dengan rombongan Kiai Asnawi Alwi akan pergi ke rumah kakaknya Adrongi di Desa Pajangsari, Kecamatan Gombong untuk khataman Alquran dalam rangka khitanan. Selain bersama keluarga, Kiai Asnawi juga mengajak empat santri Pondok Darut Tauhid Pusat Kedungsari Purworejo untuk mengaji.

Di tengah perjalanan rombongan mampir ke rumah kerabatnya bernama Mahrudin di Desa Argopeni, Kebumen. Sekitar pukul 18.05 mereka sempat menunaikan salat magrib. Baru pukul 18.30 mereka melanjutkan perjalanan ke Gombong. "Sesampai di perlintasan KA mobil yang kemudikan oleh Pak Kiai tiba-tiba macet. Berkali-kali dihidupkan tetapi mobil tetap mati," tutur Suyatman.

Suyatman yang terus menerus mengucapkan syukur itu, mengaku bisa menyelamatkan diri dengan empat rekannya karena melompat dari pintu belakang mobil. "Saat melihat kereta api dari arah timur kami berempat langsung mendorong pintu belakang dan meloncat keluar. Setelah menoleh, mobil sudah terbawa kerata," ujar Suyatman saat ditemui di RSUD Kebumen. (mg18)
sumber: harian Magelang Ekspres
Reply
#2
turut berduka cita Sad

semoga tidak terulang kembali kejadian seperti ini
Reply
#3
Kecelakaan lagi???
[Image: omfg.gif]
Haduh..... Perlintasan tanpa palang pintu emang harusnya ditertibkan....
Reply
#4
Yang sangat disayangkan, kenapa kalo mogok di tengah2 rel nggak ada usaha mendorong mobilnya terlebih dahulu sampai terbebas dr zona lintasan kereta ketimbang bolak balik distater nggak nyala2, tau2 akinya tekor.

Kemaren saya dikasih tunjuk sama teman di PWT, foto cowhanger si loko yang terkena (maaf) muncratan darah. Heran
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#5
Wah2 tuh carry diisi 10 orang?
waduh apa yang deket pintu ga berusaha untuk keluar gitu ya....

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#6
Make yourself usefull to other.
Reply
#7
kayaknya gak asing tuh nama masinisnya...

[Image: 560721_3187687046508_764112730_n.jpg]

GO TRAIN GO GREEN,Lebih Baik Asap Loko daripada Asap Bensin Premium
http://www.komuter-indonesia.org
Reply
#8

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#9
Wallah, itu mass.e "Presiden Kontress" DAOP V tah !!
Partner dines'ane biasane si Andriy, malah pas wonge di confirm pas ambil cuti. Pantaslah di warta a/n Agung.

Hufft, TKP termasuk medan sulit, karena emang terlalu tinggi gundukan rel ketimbang jalan warga yang tak lain berada di jalan t4 Rekan Saya tinggal.

Semoga kerabat & keluarga korban di beri ketabahan atas insiden ini, juga dapet kabar sang mass. Juga galau pisan setelah kejadian tsb.
MONGGO ( facebok- Pengumuman -flicker ) MAMPIR
Reply
#10
turut berdukacita sedalam-dalamnya...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)