Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
TR Lingkar
#1
Sudah tiga tahun ga ke Surabaya, akhirnya ada kesempatan juga kesana dengan menggunakan kereta api. Naik apa? Hehe, nantikan saja. Pertama2, seperti kebiasaan sebelumnya, naik dulu CL dari Klender Baru yang kali ini bertujuan ke Gondangdia

Penampakan kartu single trip (sekarang sudah diganti)
[spoiler]
[Image: 9567033765_73837ed0cc_z.jpg][/spoiler]

Suasana CL BKS-JAKK yang biasanya dulu selalu sepi, kini karena subsidi harga, kursi menjadi penuh
[spoiler]
[Image: 9569824582_b033d53e16_z.jpg][/spoiler]

Sponsor di KRL CL
[spoiler]
[Image: 9569821538_8622544b94_z.jpg][/spoiler]

Turun di Gondangdia, lanjut naik ojek yang memakan waktu ga sampai 10 menit ke Gambir. Sesampainya di sana, KA Argo Sindoro dengan Lok CC206 bersiap diberangkatkan
[spoiler]
[Image: 9567024185_a323295dd5_z.jpg][/spoiler]

Suasana Stasiun Gambir yang masih ramai, di depan ini adalah calon penumpang KA 32 Gajayana
[spoiler]
[Image: 9567020565_a2fdd3a7fd_z.jpg][/spoiler]

Sambil menunggu waktu boarding, sempatkan dulu untuk mengisi perut, dari lambangnya pasti tahu saya makan dimana, hehehehe
[spoiler]
[Image: 9567017107_4c3853fdde_z.jpg][/spoiler]

Dan inilah KA yang akan saya naiki, KA 36 Sembrani, narsis dulu ah tiketnya
[spoiler]
[Image: 9567013549_3dd45a8685_z.jpg][/spoiler]

Saya menunggu waktu maghrib dulu untuk boarding, setelah naik ke peron jalur 3&4, terlihat di jalur 1 KA Gajayana yang menunggu waktu keberangkatan
[spoiler]
[Image: 9567010197_2525dd09d6_z.jpg][/spoiler]

Jam 18:10, KA Cireks Tegal masuk di jalur 4
[spoiler]
[Image: 9567005513_89344774a5_z.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 9567001619_8d26498c61_z.jpg][/spoiler]

Penumpang KA Cireks Tegal, kebanyakan justru mengisi di KA Eksekutif, sementara Bisnis hanya sekitar 30%
[spoiler]
[Image: 9566998035_bd7f55897f_z.jpg][/spoiler]

Jam 18:30, KA Gajayana diberangkatkan, telat 10 menit dari jadwal karena antrian KRL CL
[spoiler]
[Image: 9566993305_6966cc16e9_z.jpg][/spoiler]

Lok Penarik KA Cireks Tegal yang sedang langsir
[spoiler]
[Image: 9566975171_6752a4a39d_z.jpg][/spoiler]

K2 Cireks Tegal
[spoiler]
[Image: 9566971707_3ebc67e2ea_z.jpg][/spoiler]

Saya ga bisa terlalu kemana2 buat memotret, barang titipan orang tua banyak sekali jadinya susah dibawa kemana2Ngiler

KA 1 Argo Bromo Anggrek tiba dari Surabaya jam 18:40
[spoiler]
[Image: 9566959557_06320fcd8d_z.jpg][/spoiler]

Rangkaian Go Green yang kali ini dipakai
[spoiler]
[Image: 9569743596_9a7f343907_z.jpg][/spoiler]

Jam 18:50, KA Cireks Tegal diberangkatkan, dan lagi2 setelah terhalang antrian CL yang kali ini tak terhitung oleh saya
[spoiler]
[Image: 9569720948_d67801a336_z.jpg][/spoiler]

KA 27 Argo Parahyangan tiba di Gambir, tepat jam 19:00
[spoiler}
[Image: 9569714990_04b22f5b9d_z.jpg][/spoiler]

Kereta Bisnis dan Eksekutifnya
[spoiler]
[Image: 9566915077_cfd4989db1_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569726414_ed14dea8f5_z.jpg][/spoiler]

Penumpang KA Sembrani mulai mengisi peron jalur 3&4
[spoiler]
[Image: 9569697266_cf57b9ea48_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569691480_1cd4c981bb_z.jpg][/spoiler]

Akhirnya KA Sembrani tiba di GMR, dan lok penariknya adalah CC 206Playboy
[spoiler]
[Image: 9566893125_cf28d411e5_z.jpg][/spoiler]

Ini Kereta yang saya naiki, retrofit tahun 1954
[spoiler]
[Image: 9566864737_58f039c0f4_z.jpg][/spoiler]

Saya jadi ngebayang2, bekas kereta apa ini sampai sekarang masih dipergunakan
[spoiler]
[Image: 9566872683_ba8a1519d5_z.jpg][/spoiler]

Interior KA Sembrani, bagi saya zonk juga, karena ga ada bedanya dengan K1 yang dipakai di KA Eksis, dan banyak sekali kecoa disituBethe
[spoiler]
[Image: 9566880781_b4b9c4d74b_z.jpg][/spoiler]

Dilanjut nanti ya di kesempatan berikutnyaBye Bye

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#2
manteb.. cepet di lanjut om..
Reply
#3
(22-08-2013, 06:28 PM)Ryco_raiCo Wrote: manteb.. cepet di lanjut om..

Woke, nie segera dilanjut

Lok CC206 13 01 penarik KA Sembrani
[spoiler]
[Image: 9566860921_75ab65f942_z.jpg][/spoiler]

Interior Kereta Makan. Lemari atas kayu itu seumur hidup baru saya lihat, mungkin aja bekas Mutiara Utara?
[spoiler]
[Image: 9566854309_eb270de0d4_z.jpg][/spoiler]

Kereta api berjalan nggremet2 di petak GMR-GDD-CKI, bahkan berhenti di kedua stasiun tersebut. Setelah mencari tahu saya mendapatkan info jika ada rinja Rel Patah di petak Cilebut-Bojonggede, sehingga KRL CL pada antri di MRI. Setelah lepas Manggarai, KA Sembrani berjalan normal hingga sampai di Stasiun Cirebon
[spoiler]
[Image: 9566850779_6546c01cb1_z.jpg][/spoiler]

Di Cirebon bersilang dengan KA Sawunggalih Utama Malam
[spoiler]
[Image: 9569637950_32b5e66ea5_z.jpg][/spoiler]

Setelah agak lama, ternyata KA ONS (lagi2) menyusul kereta yang saya naiki, lihatsini untuk trip saya sebelumnya
[spoiler]
[Image: 9566837897_56a1e0711d_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569626464_bc66657ed8_z.jpg][/spoiler]

Ternyata KA ONS berhenti di stasiun Cirebon Prujakan, disusul oleh Sembrani. Di petak CNP-LOS, KA berjalan agak lambat di petak tersebut. Tak lama, tiba di stasiun Tegal
[spoiler]
[Image: 9566814653_1ee64ae6d3_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569604676_da58319e45_z.jpg][/spoiler]

Kereta berjalan kembali, di Pekalongan, berpapasan dengan KA Majapahit
[spoiler]
[Image: 9566800379_cb710e1514_z.jpg][/spoiler]

Setelah Majapahit Berangkat
[spoiler]
[Image: 9566796159_cdbbc97315_z.jpg][/spoiler]

2 jam perjalanan dari Pekalongan, setelah bersilang di Ujungnegoro dengan Menoreh, kereta tiba di Semarang Tawang
[spoiler]
[Image: 9566790981_1c612bf626_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9566787473_3e09878c64_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569579066_82d5d60950_z.jpg][/spoiler]

Rangkaian Argo Sindoro yang stabling di jalur 3
[spoiler]
[Image: 9566780083_c7a89e9707_z.jpg][/spoiler]

Kereta kemudian berjalan kembali, dan saya yang mengantuk baru terbangun di Stasiun Cepu, saya tidak sempat untuk melongok keluar karena masih mengantuk. Akhirnya saya benar2 terbangun di Bojonegoro
[spoiler]
[Image: 9566775389_1c925f1c72_z.jpg][/spoiler]

Roda Kereta Barang yang mangkrak di Bojonegoro
[spoiler]
[Image: 9569567214_8287e75a98_z.jpg][/spoiler]

2 jam perjalanan dari Pekalongan, setelah bersilang di Ujungnegoro dengan Menoreh, kereta tiba di Semarang Tawang
[spoiler]
[Image: 9566790981_1c612bf626_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9566787473_3e09878c64_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569579066_82d5d60950_z.jpg][/spoiler]

Rangkaian Argo Sindoro yang stabling di jalur 3
[spoiler]
[Image: 9566780083_c7a89e9707_z.jpg][/spoiler]

Kereta kemudian berjalan kembali, dan saya yang mengantuk baru terbangun di Stasiun Cepu, saya tidak sempat untuk melongok keluar karena masih mengantuk. Akhirnya saya benar2 terbangun di Bojonegoro
[spoiler]
[Image: 9566775389_1c925f1c72_z.jpg][/spoiler]

Roda Kereta Barang yang mangkrak di Bojonegoro
[spoiler]
[Image: 9569567214_8287e75a98_z.jpg][/spoiler]

Setelah berangkat dari Bojonegoro, KA Sembrani masuk sepur belok di Sumlaran, cukup lama berada di situ, dan ternyata disusul KA 4 Argo Bromo Anggrek Malam. Sesuatu yang benar2 jarang terjadi. Lalu setelah disusul, Sembrani melanjutkan perjalanan dan tiba di Lamongan

Stasiun Lamongan cukup kecil dibandingkan stasiun lainnya
[spoiler]
[Image: 9569560262_cab6747835_z.jpg][/spoiler]

Tak berapa lama perjalanan dari Stasiun Lamongan, akhirnya tiba juga di Stasiun Surabaya Pasar Turi
[spoiler]
[Image: 9566757527_b589c6f398_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569547570_d1d64752e0_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9566747823_b88cc14e68_z.jpg][/spoiler]

Penumpang KA 1 Argo Bromo Anggrek Pagi yang telah menunggu
[spoiler]
[Image: 9569540160_0af0378060_z.jpg][/spoiler]

Saya hanya menginap sehari di Surabaya, selain nyekar ke makam Eyang, juga ke tempat seperti ini

Yang ini di daerah jalan baru Keputih
[spoiler]
[Image: 9569536862_2c3b0fc3cc_z.jpg][/spoiler]

Keesokan harinya, setelah hanya berdiam diri di rumah menghindari panasnya Surabaya. Saya akhirnya pulang ke Ibukota, dengan KA yang namanya menjadi nama belakang username saya, tak lain tak bukan adalah KA 33 Bima
[spoiler]
[Image: 9566725881_331f95713c_z.jpg][/spoiler]

Suasana stasiun masih sepi, terlihat KA Ketelan di kejauhan
[spoiler]
[Image: 9569529282_a8f5230b8f_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569533304_f9fabe3128_z.jpg][/spoiler]

KA yang entah itu Penataran atau Dhoho, tiba di SGU
[spoiler]
[Image: 9566706449_80b5638bd2_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569490884_ca22710642_z.jpg][/spoiler]

Announcer SGU pada pukul 17:45 mengumumkan kalau KA Bima sudah berjalan dari Surabaya Kota. 15 Menit kemudian, tibalah KA Bima di Surabaya Gubeng
[spoiler]
[Image: 9569488758_cc3e0dab47_z.jpg][/spoiler]

Lok CC2040801 punya YK menarik KA 33
[spoiler]
[Image: 9566689351_01600695da_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569480992_b9d9172ac1_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9566675567_7edf457056_z.jpg][/spoiler]

Interior KA Bima
[spoiler]
[Image: 9566680961_cd9ef02df9_z.jpg][/spoiler
[spoiler]
[Image: 9569466212_5a71481301_z.jpg][/spoiler]

Tepat pukul 18:15. KA 33 Bima diberangkatkan. Langsung berjalan dengan kecepatan rata2 90 Kph di GPS. Tak lama, KA berhenti di Mojokerto

Lagi2 bertemu ketelan
[spoiler]
[Image: 9569458040_50d654db99_z.jpg][/spoiler]

Lepas Stasiun Mojokerto, KA berjalan kembali dan tiba di Stasiun Jombang, banyak sekali yang naik dari sini.
[spoiler]
[Image: 9569449530_f78d44ec02_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9566647711_7ded0f29f4_z.jpg][/spoiler]

Ruang PPKA Jombang
[spoiler]
[Image: 9569433074_f46a9770b7_z.jpg][/spoiler]

KA Bima melanjutkan perjalanan. Setelah bersilang dengan KA Argo Wilis di Wilangan, kemudian tiba di Stasiun Madiun, di sini, sempat ada keributan kecil antara penumpang yang membawa hewan hidup ke dalam kereta dengan polsuska. Keberangkatan tertunda hampir 15 menit karena penumpang tadi ngotot ingin membawa hewan itu, entah itu ayam atau marmut
[spoiler]
[Image: 9569424584_4beb4230a6_z.jpg][/spoiler]

Telat berangkat karena insiden tadi
[spoiler]
[Image: 9566626349_332757887d_z.jpg][/spoiler]

KA berjalan kembali, dan tiba di Stasiun Solo Balapan yang saat itu sepi
[spoiler]
[Image: 9566625547_6e3ed06d4d_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569416740_f8fac8f348_z.jpg][/spoiler]
Plang Ikonik tempat syuting Didi Kempot
[spoiler]
[Image: 9569415580_118d261c2a_z.jpg][/spoiler]

KA berhenti lama karena pihak ekspedisi menaikkan barang
[spoiler]
[Image: 9566616855_66b4fd5ebe_z.jpg][/spoiler]

Petak MN-YK benar2 digeber oleh Mass KA Bima ini, tak pernah bersilang ataupun berpapasan, kecepatan rata2 bisa diatas 95 Kph.

KA Bima mulai memelankan jalannya ketika memasuki Stasiun Yogyakarta
[spoiler]
[Image: 9569403034_7fe4d411c5_z.jpg][/spoiler]

Ditaruh di jalur ini
[spoiler]
[Image: 9569398460_a4294587df_z.jpg][/spoiler]

Suasana Stasiun Yogyakarta saat itu
[spoiler]
[Image: 9569394048_5a18305a02_z.jpg][/spoiler]

Karung putih itu adalah benda2 yang akan dimasukkan ke kereta barang KA 33. Di sini juga sempat ada keributan kecil antara penumpang dengan KP. Tapi tak jelas karena apa
[spoiler]
[Image: 9569397376_e1a20c31b4_z.jpg][/spoiler]

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#4
Setelah berangkat dari Yogyakarta. Saya memutuskan untuk tidur, dan terbangun pada pukul 1:45, ternyata bersilang di Sumpiuh dengan KA yang tak bisa saya kenali. Tepat pukul 2:15. KA berhenti di Purwokerto.
[spoiler]
[Image: 9566595581_dcc29991b8_z.jpg][/spoiler]

Bersilang dengan KA Sawunggalih Utama
[spoiler]
[Image: 9569386556_2b0b4673e6_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569382334_2b723db07e_z.jpg][/spoiler]

Setelah berangkat dari Purwokerto, saya kembali tertidur, dan terbangun di Cirebon, bersilang dengan KA Kontainer. Saya kaget juga masih ada penumpang yang naik mengingat jarak tempuhnya yang cukup dekat
[spoiler]
[Image: 9569378408_050cc5087c_z.jpg][/spoiler]
[spoiler]
[Image: 9569373936_5dba9c54fe_z.jpg][/spoiler]

Kembali saya tertidur dalam perjalanan menuju Jatinegara. Jam di Cirebon saat itu menunjukkan jam 4 tepat. Ketika saya akhirnya terbangun di Cikampek, jam menunjukkan pukul 05:30. Akhirnya tepat pukul 06:45, KA Bima tiba di Jatinegara, dimana saya mengakhiri perjalanan kali ini
[spoiler]
[Image: 9566552693_0c64d64104_z.jpg][/spoiler]

Berakhirlah perjalanan kereta api saya kali ini. Bila membandingkan KA 36 dan 33. Saya Jelas memilih KA Bima bila ingin pergi ke dan pulang dari Surabaya. Pelayanan KA 36 sebenarnya terbantu oleh OTC yang rajin membersihkan kereta, tetapi saya merasa naik KA Satwa rasa Eksis di KA Sembrani, daripada naik itu lebih baik saya naik KA Gumarang, ataupun naik Bima dibandingkan dengan KA2 Eksekutif ke Surabaya lainnya

Selamat bertemu kembali di perjalanan yang berikutnya

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#5
Mantap TRnya mas, K1 retrofitnya sembrani nyaman gak? Kesannya sih lebih nyaman daripada K1 retrofit turangga. Oh iya, selama perjalanan masih terganggu oleh teriakan para pedagang asongan? Terakhir naik sembrani dapet K1 jendela kecil, AC tidak dingin, duduk didepan juga sehingga begitu berhenti di stasiun, suara pedagang asongan langsung menusuk2 kuping saya bikin gak bisa tidur
Reply
#6
(23-08-2013, 11:30 AM)dixtra Wrote: Mantap TRnya mas, K1 retrofitnya sembrani nyaman gak? Kesannya sih lebih nyaman daripada K1 retrofit turangga. Oh iya, selama perjalanan masih terganggu oleh teriakan para pedagang asongan? Terakhir naik sembrani dapet K1 jendela kecil, AC tidak dingin, duduk didepan juga sehingga begitu berhenti di stasiun, suara pedagang asongan langsung menusuk2 kuping saya bikin gak bisa tidur

Jujur naik retrofit ini seakan saya naik ka sembrani rasa gumarang, ga ada bedanya. Urusan nyaman sie hampir sama kayak ka eksa lainnya, kecuali ac yang segan nanggung, apalagi duduk d tempat yang paling depan. Asongan kadang2 aja diluar kereta, tp ga sampai masuk ke rangkaian

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#7
mantap om Riyan TRnya jadipengen nyobain kereta ini soalnya belum pernah..:sedih banget:
Reply
#8
(23-08-2013, 06:40 PM)amir van spoor Wrote: mantap om Riyan TRnya jadipengen nyobain kereta ini soalnya belum pernah..Sedih
Sudah tradisi keluarga buat naik KA 33 maupun 34 untuk pergi ke dan dari surabaya. Hehe, nie juga kesempatan langka yang belum tentu bisa terulang lg.
Tapi kalau mau coba, saya lebih rekomen 33/34 dibanding 35/36

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#9
keren interior ka bima, tp klo menurut sy interiornya msh kerenan gajayana hehehe
Reply
#10
(23-08-2013, 09:55 PM)Radityagajayana Wrote: keren interior ka bima, tp klo menurut sy interiornya msh kerenan gajayana hehehe

Saya pernah menaiki Gajayana tahun ini juga, (Lihat Sini) kalau saya pribadi mah cenderung memilih KA 33 ini ya. KA 31/32 terbantu oleh kondisi kereta yang baru (entah itu buatan baru ataupun retrofit) dan beberapa fitur lainnya seperti meja lipat. Sementara jendela kaca pesawat itu bagi saya justru mengganggu. Sisanya ya sama saja dengan KA Eksa lainnya.

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)