Posts: 279
Threads: 0
Joined: Feb 2014
Reputation:
0
Pertama kali sampai di Setasiun Kepanjen, Malang, aku terkejut karena Setasiun yang relnya cuma 2 lajur ini ternyata menjadi perhentian dan penjualan tiket kereta eksekutif (Gajayana dan Malioboro Ekspress). Kalau salah mohon koreksi.
Padahal di Stasiun Jenar, Purworejo yang lajurnya lebih dari 2 setahuku ga ada penjualan tiket kereta eksekutif. Apalagi stasiun Patukan, Yogyakarta, yang lajurnya lebih dari 4 ga ada kereta penumpang yang berhenti, kecuali dulu kereta yang dinaiki "Bonek"
Posts: 194
Threads: 0
Joined: Feb 2014
(04-03-2014, 11:50 AM)bhaskara Wrote: Pertama kali sampai di Setasiun Kepanjen, Malang, aku terkejut karena Setasiun yang relnya cuma 2 lajur ini ternyata menjadi perhentian dan penjualan tiket kereta eksekutif (Gajayana dan Malioboro Ekspress). Kalau salah mohon koreksi.
Padahal di Stasiun Jenar, Purworejo yang lajurnya lebih dari 2 setahuku ga ada penjualan tiket kereta eksekutif. Apalagi stasiun Patukan, Yogyakarta, yang lajurnya lebih dari 4 ga ada kereta penumpang yang berhenti, kecuali dulu kereta yang dinaiki "Bonek"
Hehehehehehehe maklum ibukota kabupaten om.. Penglajunya juga lumayan banyak..
Bener om ada malabar, malioboro ekspres, gajayana, majapahit berhenti normal di stasiun kepanjen.
Gak liat jumlah lajurnya sih om. Tapi lebih ke penggolongan kelas stasiun nya. Ada stasiun besar, kelas 1, kelas 2, kelas 3.
coba mampir kemari om kalo lebih jelasnya >> http://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=1049
Ane newbie jd ilmu masih dangkal, masih kalah sama yg udah bedge argo ato edan sepur