Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pantura Semarang dilanjut Jalur Selatan Solo
#1
Assalamu'alaykum Wr Wr..

Halo rekan-rekan semua, kali ini saya berkesempatan naik KAJJ lagi. Memang sih, walaupun RF, tapi saya agak jarang berkesempatan naik KAJJ.

Mengapa? Bingung
1. Saya sudah tidak punya eyang lagi di Solo,
2. Kuliah saya di Semarang sudah selesai sejak 2009 lalu,
3. Saya orang Jakarta yang bekerja di Jakarta pula,
4. Saya agak sulit (tdk leluasa) memperoleh cuti. Bethe

Nah, kali ini mumpung ada kesempatan, serta momennya bersamaan dengan pernikahan adik sepupu saya, sehingga saya niatkan diri untuk membuat TR.

Perjalanan yang saya tempuh menggunakan KA Menoreh PSE-SMT tgl 19 Agustus 2014 serta KA Argo Dwipangga SLO-JNG tgl 24 Agustus 2014.

Kebetulan baru sampai tadi pagi, shg mata masih agak sepet karena semalam hanya tidur saat KA 9 melewati petak antara CN-BKS.

TR akan dilanjut karena saat ini saya masih mengedit foto (signature-watermark), serta menyiapkan utk upload ke file hosting photobucket.

Stay tuned, don't go anywhere Ngiler
Reply
#2
Waalaikumsalam wr wb. Ditunggu mas laporannya.
Reply
#3
Selasa pagi, 19 Agustus 2014. pukul 05.30. Setelah mempersiapkan diri, selesai sholat Subuh, saya bersama Ibu dan Bpk saya siap berangkat. Tapi, mana taxi yang semalam sudah saya pesan? Koq belum datang juga? Taxi yg telah tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia itu pun saya telp lagi kontak reservasinya. Ternyata masih diusahakan. Hufft

Tunggu punya tunggu, saya pergi ke jalan besar utk mencari taxi lain. Dapat. Taxi dari group Burung Biru. Berangkatlah kami dari rumah di Pondok Kopi sktr pukul 06.00. Tak lama masuk taxi, saya ditelpon dari perusahaan taxi pesanan saya. Sudah terlambat.

Kami melalui rute Jl. I Gusti Ngurah Rai, Rawamangun, Jl Pramuka, Salemba, Kramat, Sta PSE. Bpk saya turun di fly over Klender. Mengapa? Mau ke Sta Jatinegara, utk pembatalan perjalanan. Kenapa? Ada urusan mendadak shg keberangkatan harus diundur. Rencana berangkat bertiga berubah. Hanya saya dan Ibu yg berangkat.

KA Menoreh dijadwalkan berangkat pukul 08.00. Pembatalan paling lambat 30 menit sblm jadwal keberangkatan dikenakan biaya 25% (alias hanya dikembalikan 75%) gapapa deh.

Pagi itu jalanan padat. Hingga sekitar pukul 07.30 taxi kami masih berada di sekitar PJL di dekat PD Pasar Jaya-Utan Kayu-Pramuka. Sudah sejak bebrapa menit sebelumnya kami mencari 2 ojek, karena jika naik taxi kami akan tertinggal KA Menoreh.

Di lokasi itu (PD Pasar Jaya-Utan Kayu-Pramuka) mangkal beberapa tukang ojek. Kami langsung pindah dari taxi. Dan ternyata dari lokasi tersebut ke PSE hanya butuh waktu sekitar 15 menit!! Syukur alhamdulillah masih ada waktu.

Rangkaian KA Menoreh telah standby di Jalur 1 PSE.

Rangkaian KA Menoreh
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_075131e_zpsf0086316.jpg][/spoiler]

Di jalur 3 PSE telah tersedia juga rangkaian KA Sawunggalih Pagi, dengan loko penarik CC2018315

Loko dinas Sawung
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_075401e_zps16bdc549.jpg][/spoiler]

Rangkaian Sawunggalih Pagi
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_075408e_zps58a462a1.jpg][/spoiler]

Sawunggalih yg jadwal berangkatnya 08.25 sudah tersedia loko dinasnya. Lha koq Menoreh belum? Tak lama PJL PSE ditutup. Dari kejauhan datang loko dinas Menoreh

Datang dari kejauhan
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_075422e_zps553ee204.jpg][/spoiler]

Mundur perlahan
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_075534e_zps43abb427.jpg][/spoiler]

Loko dinas CC2039818 dipo induk SMC
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_075617e_zps4f75a92d.jpg][/spoiler]

Stamformasi KA Menoreh PSE-SMT 19 Agustus 2014 pagi itu :
CC2039818 dipo SMC
K301210
K301203
K301204
K301205
MP30120
K301206
K301202
K301207
K301208
KMP300801 SMC sebagai aling2

KA Menoreh berangkat PSE terlambat 5 menit alias pukul 08.05. Mungkin salah satu penyebabnya karena loko dinas terlambat datang.

Rupanya Menoreh cukup padat. Seat yang seharusnya ditempati oleh Bpk saya, yang kemudian dibatalkan, ternyata telah terisi oleh penumpang lain. Kami duduk di Kereta 3 no 10A-B. Saya masih yakin ada seat kosong. Maklumlah K3AC, bangkunya aga sempit diduduki 2 orang. Saya berjalan menuju kereta-kereta berikutnya. Baru di kereta 8 isinya longgar Bethe Hanya ada sekitar 5 orang di dalamnya.

Ibu saya tetap bertahan di kereta 3. Sebenarnya di kereta 5, 6, 7 ada beberapa seat kosong, tapi, sudah di "jajah" oleh penumpang di sekitar seat tsb.

Daleman Kereta 8 KA Menoreh
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_092537e_zps88e2b900.jpg][/spoiler]

Colokan yang berfungsi
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_095818e_zps3405ee50.jpg][/spoiler]

Toilet bersih
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_093109e_zpsbfc697ba.jpg][/spoiler]

Awal masuk, kereta 8 kurang dingin, mungkin tidak dimaksimalkan karena seharusnya kosong tidak ada penumpang. Ketika tiket diperiksa, dia mengatakan, "Bapak pindah ya? Gerbong ini harusnya kosong. Pindah aja kedepan, karena AC tidak dinyalakan, panas" Saya ogah. Di kereta depan atau di seat saya tidak bisa selonjoran.

Selesai memeriksa tiket, KP, serta polsuska dan petugas OTC duduk di kereta 8. dan tak lama, mereka menyalakan AC nya Tersenyuum Makin nyamanlah di kereta 8.

Lanjut lagi

LS JNG 08.15
LS Klenderbaru 08.22 (deket rumah saya)
Lepas JNG, KA 134 dipacu lumayan cepat, namun menjelang Sta Cakung kereta direm lumayan keras. Sepertinya KAJJ Genap banyak yang sering ketahan sinyal masuk Cakung deh.

Selepas Cakung, KA 134 kembali melaju kencang. Terkadang sebagai penumpang, saya kepo juga, berapa sih kecepatan kereta saat itu? Oleh karena itu, saya menggunakan Aplikasi JadwalKA Indonesia. Dengan menghidupkan GPS dari gadget android saya, keliatan deh, kecepatannya.

Kecepatan disekitar bongkaran Rawabebek
[spoiler]
[Image: Screenshot_2014-08-19-08-24-20_zpsbbcd355e.png][/spoiler]


Kecepatan di sekitar Karawang
[spoiler]
[Image: Screenshot_2014-08-19-08-40-04_zps2d983d42.png][/spoiler]


LS CKP 09.08 pelan-pelan


Kecepatan di sekitar daerah Pabuaran
[spoiler]
[Image: Screenshot_2014-08-19-09-18-43_zpscda4a644.png][/spoiler]


Pukul 10.15 KA 134 masuk pemberhentian pertama, Jatibarang

Jatibarang blur
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_101650e_zps826cbc82.jpg][/spoiler]

Lagi
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_101655s_zpsfef2075d.jpg][/spoiler]
Reply
#4
Oke, setelah sempet BLB karena teparr kecapekan, ane lanjut deh TR nya.

Berhenti di Jatibarang sekitar 2 menit saja. Kereta lanjut brkt pukul 10.17. Telat dibanding Gapeka 2014 harusnya brkt jam 10.12. Tapi karena berangkat PSE juga telat 5 menit, maka Menoreh dpt dikatakan tepat waktu.

Nah, selepas bertugas utk mengawal keberangkatan KA 134, KP kembali ke kereta 8. KP sempat memperhatikan penumpang di kereta 8. Kemudian entah mengapa, dia mendekati saya yang duduk sendirian, sibuk dengan gadget. Dia meminjam tiket saya. Saya perlihatkan. Dia mengeluarkan gadgetnya, dan membuka sebuah aplikasi. Dia lalu memfoto QR code tiket saya. Kalo rekan-rekan memiliki aplikasi LINE, atau BBM for Android (mungkin juga utk iOS), pasti familiar dengan QR Code ini. Dan Gotcha,, dalam aplikasi tsb keluar data penumpang seperti Nama Penumpang, Kereta yg dinaiki, nomor tempat duduk dsb.

Saya cukup takjub. Lalu menanyakan, apakah aplikasi tsb ada di Play Store? Ternyata aplikasi tsb untuk internal. Ngeledek KP tsb mengatakan mungkin di kemudian hari pemeriksaan tiket di atas KA menggunakan aplikasi tsb. Saya mengomentari bahwa akan sangat repot untuk memfoto ratusan tiket di atas KA, dan KP tersebut hanya nyengir saja. Sayangnya, saya tidak diperkenankan utk meminjam gadgetnya utk sekadar mengambil tampilan aplikasi tsb. Sakit

Pemandangan petak JTB - CN
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_102755s_zpsd92b9f03.jpg][/spoiler]

Tikungan menjelang masuk CN
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_104939s_zps2fbc5504.jpg][/spoiler]

Lokomotifnya keliatan
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_104954s_zps44d17d89.jpg][/spoiler]

LS CN pukul 10.50

Menara air CN yg sangat iconic
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_105040s_zps948e311d.jpg][/spoiler]

Kereta cadangan
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_105144s_zpse1c01f4f.jpg][/spoiler]


Pukul 10.54 KA134 tiba di CNP. Sesuai Gapeka 2014 seharusnya jam 10.45, berangkat lagi 10.55. Karena berangkat telat 5 menit, makan antara petak Jatibarang CNP KA 134 telat 4 menit.

KA Menoreh @CNP
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_105507s_zps9868e3bd.jpg][/spoiler]


Pukul 10.59, masuklah KA Kontainer yang ditarik CC2061359

Puongs
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_105916s_zps2abbeb17.jpg][/spoiler]

Rangkaian Kontainer
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_105937s_zpsfc3fd222.jpg][/spoiler]



Setelah KA Kontainer LS CNP, KA134 berangkat kembali melanjutkan perjalanan hingga SMT. KA134 berangkat pukul 11.00

Platname CNP
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_110154s_zps95916831.jpg][/spoiler]



Lepas CNP, saya mendapati bangunan yang sepertinya baru pertama kali saya lihat. Apa itu? Koq baru lihat sih? maklum, jarang naik KAJJ X_X

Ini dia
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_110224s_zps556b205f.jpg][/spoiler]

Lebih dekat lagi
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_110234s_zps2dc3dcf3.jpg][/spoiler]


Ternyata Balai Yasa Mekanik. Apa itu? Apakah seperti BY MRI? BY Tegal? BY Pengok?
Apakah BY Mekanik tsb sdh beroperasi? Kapan mulai dibangun? Adakah rekan RF yang dapat menjelaskan?

Lepas CNP, KA134 mulai dipacu lagi kecepatannya. Dengan ditarik CC2039818, kecepatan tinggi sepertinya mudah untuk dilahap oleh KA Menoreh ini


Kecepatan selepas CNP
[spoiler]
[Image: Screenshot_2014-08-19-11-06-32_zps8ae1e438.png][/spoiler]


Sambil menikmati pemandangan ala Pantura Jawa yang cenderung kering-panas ini, saya selfie dulu deh, hehehee


Halo saya Agus..
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_114423s_zpsde6a3c8f.jpg?t=1408933322][/spoiler]

Ya ampuunn,, muka saya kucel amatt -_-'

Nah ini pemandangan khas di daerah pantura. RF sejati pasti tahu daerah mana ini?
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_114710s_zps2608182b.jpg][/spoiler]

Sawah kering setelah dipanen
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_115225s_zps18b189e0.jpg][/spoiler]


KA134 terasa melaju kencang. Tapi sepertinya tidak secepat ketika saya sering naik Tawang Jaya saat saya kuliah dulu. Berapa sih kecepatannya?

Kecepatan menjelang Bulukamba
[spoiler]
[Image: Screenshot_2014-08-19-11-36-40_zpsb675bae0.png][/spoiler]

Pukul 11.47, KA 134 LS Brebes, pelan pelan sajaaa

Saya lihat sekeliling kereta 8 Menoreh ini, cukup nyaman sih. Kebetulan, ini untuk pertama kalinya saya naik rangkaian K3AC. Didalam kereta ada pengharum ruangan yang secara periodik menyemprotkan parfum ruangan. Dan wanginya, sepertinya mirip bau buah srikaya deh. Ada yang tau, pengharum ruangan jenis apa yang saya maksud?

Kalau tidak salah, tgl 19 Agustus tsb adalah hari pertama menandai pensiunnya rangkaian K2 Semarang (Fajar Utama SMT-PSE dan Senja Utama PSE-SMT). Memang dalam perjalanan ini KA134 sepertinya tidak berpapasan dengan rangkaian full K2. Selamat tinggal Fajar-Senja.. Sedih

Bangkai boogie menjelang Sta Tegal
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_115920s_zps1718f7af.jpg][/spoiler]

Wah ada rangkaian ketel
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_115928s_zps06a32a1b.jpg][/spoiler]


Di Stasiun Tegal sudah standby K3 dengan rangkaian milik dipo SMC. Ada yang tau rangkaian KA apa itu? Saya sih emg ga tauu

Loko Rangkaian K3
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_115958s_zpsd6127429.jpg][/spoiler]

Rangkaian K3
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_120014s_zpsf3d6ef63.jpg][/spoiler]

Milik SMC
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_120421s_zps35703668.jpg][/spoiler]

Mungkin segini dulu. TR ini akan BLB cukup lama (5 hari) dikarenakan besok pagi saya akan bepergian kembali ke wilayah Riau. Andai saja Jakarta-Riau tersambung dengan jalur KA. Semoga, suatu hari nanti..
Reply
#5
ikut menyimak om.. Big Grin
gelar tikerr dulu.. monggo di lanjut..
Ikuti sosmed kami
Youtube : dikamedia OnTrack[url=https://www.youtube.com/c/dikamediaOnTrack][/url]
Instagram : dikamediaofficial
facebook : dikamediaontrack
twitter : @dikatwitt_

Reply
#6
(25-08-2014, 08:22 PM)forever.agus Wrote: Nah, selepas bertugas utk mengawal keberangkatan KA 134, KP kembali ke kereta 8. KP sempat memperhatikan penumpang di kereta 8. Kemudian entah mengapa, dia mendekati saya yang duduk sendirian, sibuk dengan gadget. Dia meminjam tiket saya. Saya perlihatkan. Dia mengeluarkan gadgetnya, dan membuka sebuah aplikasi. Dia lalu memfoto QR code tiket saya. Kalo rekan-rekan memiliki aplikasi LINE, atau BBM for Android (mungkin juga utk iOS), pasti familiar dengan QR Code ini. Dan Gotcha,, dalam aplikasi tsb keluar data penumpang seperti Nama Penumpang, Kereta yg dinaiki, nomor tempat duduk dsb.

Saya cukup takjub. Lalu menanyakan, apakah aplikasi tsb ada di Play Store? Ternyata aplikasi tsb untuk internal. Ngeledek KP tsb mengatakan mungkin di kemudian hari pemeriksaan tiket di atas KA menggunakan aplikasi tsb. Saya mengomentari bahwa akan sangat repot untuk memfoto ratusan tiket di atas KA, dan KP tersebut hanya nyengir saja. Sayangnya, saya tidak diperkenankan utk meminjam gadgetnya utk sekadar mengambil tampilan aplikasi tsb. Sakit

wah, canggih juga ini KP nya.
kira-kira umur Kp-nya berapa mas??
Reply
#7
(27-08-2014, 01:25 AM)dhika_railfans Wrote: ikut menyimak om.. Big Grin
gelar tikerr dulu.. monggo di lanjut..


Terima kasih mas atas kunjungannya. Kalo ada kritik saran monggo disampaikan Bye Bye

(27-08-2014, 04:36 AM)triez_RF Cirebon Wrote:
(25-08-2014, 08:22 PM)forever.agus Wrote: Nah, selepas bertugas utk mengawal keberangkatan KA 134, KP kembali ke kereta 8. KP sempat memperhatikan penumpang di kereta 8. Kemudian entah mengapa, dia mendekati saya yang duduk sendirian, sibuk dengan gadget. Dia meminjam tiket saya. Saya perlihatkan. Dia mengeluarkan gadgetnya, dan membuka sebuah aplikasi. Dia lalu memfoto QR code tiket saya. Kalo rekan-rekan memiliki aplikasi LINE, atau BBM for Android (mungkin juga utk iOS), pasti familiar dengan QR Code ini. Dan Gotcha,, dalam aplikasi tsb keluar data penumpang seperti Nama Penumpang, Kereta yg dinaiki, nomor tempat duduk dsb.

Saya cukup takjub. Lalu menanyakan, apakah aplikasi tsb ada di Play Store? Ternyata aplikasi tsb untuk internal. Ngeledek KP tsb mengatakan mungkin di kemudian hari pemeriksaan tiket di atas KA menggunakan aplikasi tsb. Saya mengomentari bahwa akan sangat repot untuk memfoto ratusan tiket di atas KA, dan KP tersebut hanya nyengir saja. Sayangnya, saya tidak diperkenankan utk meminjam gadgetnya utk sekadar mengambil tampilan aplikasi tsb. Sakit

wah, canggih juga ini KP nya.
kira-kira umur Kp-nya berapa mas??

Beliau menyampaikan bahwa mulai bekerja di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sejak tahun 2005, sehingga prediksi usianya, sekitar 35 tahun. Bye Bye

Ok, saya lanjut lagi deh. Setelah sempat BLB utk berkunjung ke Pekanbaru.

KA 134 masuk Tegal jam 11.59. Berangkat kembali jam 12.04. Padahal Gapekanya (datang 11.46 - brkt 11.58). Berangkat dri Tegal sudah telat 6 menit dari jadwal seharusnya. Padahal berhentinya sdh dikorting dari seharusnya 12 menit menjadi 5 menit sajaa.

Tikungan selepas Tegal
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_120702s_zpsedfd9bd4.jpg][/spoiler]


Tak jauh dari seat saya, ada Bapak dan anak yang sangat mesra. Kenapa mesra? Karena Bpk tersebut tidak canggung bermain dengan anaknya. Tampak sekali rasa sayang Bpk tsb. Sebenarnya sempat Bpk tsb memfoto anaknya, sayangnya saya tidak dalam posisi stand by, sehingga saya melewatkan momen tsb. Ini momen lainnya. Anaknya tau aja kalo mau difoto

Sayang anak sayang anak
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_120902s_zps9d90deda.jpg][/spoiler]

Pada pukul 12.29 KA 134 mendarat di Sta Pemalang. Kemudian berangkat lagi 12.31 (telat 10 menit dari Gapeka, 12.21). Berhenti sesuai jadwal, hanya 2 menit. Tampak bahwa KA 134 mengalami keterlambatan selama 4 menit di petak Tegal - Pemalang, karena saat berangkat di Tegal sudah telat 6 menit, tapi tiba di Pemalang menjadi telat 10 menit.

Di Pemalang, tampak KA Kamandaka telah standby di jalur ....
Kamandaka
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_122945s_zpse372f21e.jpg][/spoiler]

Mengingat waktu telah memasuki tengah hari, perut saya pun mulai bergejolak. Saya pun bergegas ke Restorasi / kereta makan. Tidak pesan makanan berat sih, karena ibu saya telah membawakan makanan yang telah saya habiskan sekitar jam 10. Branch lah (breakfast+lunch). Saya hanya membeli jus jambu merah dan makanan ringan saja.

Minum, segarrr
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_121647s_zps907b89f1.jpg][/spoiler]

Tak lupa saya foto daftar harga - tagihan pembelian saya. Lumayan, sebagai panduan utk rekan-rekan RF kalo mau jajan di atas KA 134.

Daftar Harga
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_123214s_zps42b3bf4e.jpg][/spoiler]

Sekian dulu utk hari ini. Saya istirahat dulu. Badan lumayan capek, dan Insya Allah besok mau ikut Cilok Ver. 3.0.
See you tomorrow Tersenyuum
Reply
#8
(25-08-2014, 08:22 PM)forever.agus Wrote: Di Stasiun Tegal sudah standby K3 dengan rangkaian milik dipo SMC. Ada yang tau rangkaian KA apa itu? Saya sih emg ga tauu

Loko Rangkaian K3
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_115958s_zpsd6127429.jpg][/spoiler]

Rangkaian K3
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_120014s_zpsf3d6ef63.jpg][/spoiler]

Milik SMC
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_120421s_zps35703668.jpg][/spoiler]

full K3 atau ada bagasinya om? kalau full K3 itu Kaligung, tapi kalau ada Bnya ya si Tegal Ekspres Xie Xie
[spoiler]btw, sekarang musimnya ya KP3 dicopotin lagi ACnya. pernah ketemu KP3 punya Penataran dipo ML juga dicopot ACnya Sakit[/spoiler]
semoga komuter di Surabaya dan sekitarnya lebih baik lagi Malaikat
Reply
#9
(30-08-2014, 08:35 PM)febri12 Wrote: full K3 atau ada bagasinya om? kalau full K3 itu Kaligung, tapi kalau ada Bnya ya si Tegal Ekspres Xie Xie
[spoiler]btw, sekarang musimnya ya KP3 dicopotin lagi ACnya. pernah ketemu KP3 punya Penataran dipo ML juga dicopot ACnya Sakit[/spoiler]

Kalo begitu berarti Kaligung. Karena keretanya punya SMC.
Tegal Ekspress itu pake rangkaian punya Progo. Pertengahan Agustus lalu saya juga sempet nyicipin naik Tegeks. Kata krunya pake rangkaian Progo. Tapi di dalem rangkaiannya masih ada stiker Gapeka Bengawan berhentinya dmn aja.. Bingung

Makasih mas sdh mampir. Lanjutan TR sedang dalam penyusunan Xie XieBye Bye
Reply
#10
Ini nih belanjaan saya, abaikan BB nya
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_123241s_zps13719671.jpg][/spoiler]

Saya makan jajanan saya di space yang ada di MP tersebut. Saya makan sendirian saja. Rupanya, juru masak kereta tersebut sedang berdiri di belakang saya. Tangannya bersandar di meja saji di belakang saya. Akhirnya, saya ajak ngobrol saja, sambil kenalan. Chef tersebut namanya Bpk. Suhartono. Belian mengaku sudah bekerja di kereta api sejak tahun 1989. Selama masa tersebut, beliau mengaku selalu ditugaskan di restorasi. Sudah hampir semua jurusan kereta beliau singgahi. Beliau menyampaikan bahwa saat ini system kerjanya 3 hari kerja, satu hari libur. Cukup melelahkan ya?

Chef ini sepertinya kurang welcome untuk diajak ngobrol. Setiap diajak ngobrol bias dibilang harus saya pancing terus, dan jawabannya irit sekali. Trus posisi badannya menjauhi saya, hingga akhirnya benar2 meninggalkan saya. Sedih

Tak lama kemudian, sekitar jam 1 siang, si Chef ambil wudhu, ambil sajadah, dan, dia bersiap sholat!! Subhanallah. Sebenarnya sih sholat di atas KA biasa saja, karena saya pun sering melakukannya, tapi di sholat dengan posisi sempurna (berdiri, di atas sajadah), itu agak sulit dilakukan apalagi berada di atas KA yang sedang melaju kencang. Jika tidak pandai menjaga keseimbangan bisa terjatuh.

Chef tersebut sholat di selasar MP3, tepatnya disebelah ruangan pembangkit, tempat penumpang / kru KA bisa melintas. Sebenarnya saya ingin mengambil gambar utk momen tsb, tapi saya urungkan karena itu ibadah org lain yg sedang khusyu, dan, karena Chef tersebut sepertinya kurang welcome utk saya ajak ngobrol, sayapun enggan karena kuatir nanti beliau tidak berkenan. Padahal itu momen yang sangat langka di atas KA, setidaknya menurut saya.

Sebagai gantinya, saya ambil foto suasana di dalam MP301201

Dandang, gelas plastik
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_123518s_zps321e1309.jpg][/spoiler]

Peralatan masak
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_123524s_zpsc97f543d.jpg][/spoiler]

Masih suasana kemerdekaan
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_123529s_zpsa31cb177.jpg][/spoiler]


Nah di foto suasana kemerdekaan di atas, terlihat ada kru. Nah di sebelah kiri kru tersebut ada lorong yang bisa dilewati penumpang / kru. Disanalah Chef KA 134 sholat Dzuhur. Bisa dibayangkan kan? Setelah mengambil beberapa foto, saya kembali ke seat saya di Kereta 8.

Kecepatan selepas Pemalang
[spoiler]
[Image: Screenshot_2014-08-19-12-41-45_zps401b21f7.png][/spoiler]

Jam 12.59, KA 134 tiba di Pekalongan. Berhentinya 3 menit. Jam 13.02 berangkat lagi. Berangkat dari Pekalongan KA 134 sudah terlambat 11 menit dari Gapeka. Ini beberapa foto di Pekalongan

Sta. Pekalongan
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_125938s_zps6d455861.jpg][/spoiler]

Lagi
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_130051s_zps56be652d.jpg][/spoiler]


Berangkat lagi, KA 134 mulai dipacu lagi. Masih tak jauh dari Sta. Pekalongan, Nampak banyak rumah warga yang memasang antenna TV nya cukup tinggi. Apakah sinyal siaran TV disana masih sulit diterima?

Antena TV, ruwet
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_130250s_zps8f8da730.jpg][/spoiler]

Masih tak jauh dari Pekalongan, ada masjid yang cukup unik. Masjid apakah itu? Rekan RF ada yang bs menjelaskan?

Masjid
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_130543s_zps85a9df2c.jpg][/spoiler]

Pemandangan khas Pantura, persawahan, cenderung kering
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_131649s_zpsfb6b2258.jpg][/spoiler]

Saya sempat mengecek kecepatan KA 134 setelah melintasi Sta. Ujung Negoro (UJN). Cukup kencang. Tapi koq segitu2 aja ya sejak awal berangkat dari Jakarta?

Kecepatan selepas UJN
[spoiler]
[Image: Screenshot_2014-08-19-13-18-15_zps1090a34d.png][/spoiler]

13.21 LS Kuripan
13.27 LS Plabuan

Saat melintasi Plabuan, saya ingin mengecek kecepatan lagi, namun sayangnya, tidak ada sinyal! Sehingga saya tdk bisa akses GPS. Hadehh.

Maunya foto pantai dari seat saya sambil di zoom, tapi dapatnya begini
[spoiler][IMG][/IMG]http://i1336.photobucket.com/albums/o655/salas_agus/IMG_20140819_132356s_zpsd5241b11.jpg [/spoiler]

Lanjut terus, KA 134 mendekati Weleri. Akhirnya KA Menoreh tiba di Weleri pukul 13.38. Berhenti 3 menit berangkat lagi pukul 13.41. (telat 9 menit). Di Weleri saya hanya sempat mengambil 2 foto. Karena sebelumnya saya membantu seorang ibu turun karena kereta saya tidak kebagian peron (cukup tinggi).

Sta Weleri
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_133954s_zps4a56b3c3.jpg][/spoiler]

Ini apa ya?
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_134115_zps15bb50cd.jpg][/spoiler]

Dari foto Stasiun, saya baru sadar, sepertinya Stasiun Weleri letaknya kurang simetris. Dalam arti, saya saja yg di Kereta 8 tidak memperoleh peron. Dan peronnya masih lebih kebelakang lagi. Berarti lokasi Stasiun Weleri lebih dekat ke sinyal keluar arah Pekalongan. Aneh aja sih menurut saya.

Menjelang masuk wilayah Semarang, saya sempat cek kecepatan lagi. Segini-segini aja bro.

Kecepatan di petak Kalibodri - Kaliwungu
[spoiler]
[Image: Screenshot_2014-08-19-13-58-02_zps086d2a85.png][/spoiler]

LS Mangkang 14.03
Akhirnya KA 134 masuk SMT pada pukul 14.16. (Telat 11 menit).

Pusat pengendali sinyal bukan sih?
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_141558s_zpsabfe2757.jpg][/spoiler]

Ramenya pintu keluar Timur
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_142106s_zps9ed74288.jpg][/spoiler]

Rame
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_142126s_zps76ffb561.jpg][/spoiler]

Main hall SMT, lampu hiasnya klasik bgt
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_142437s_zps2b60a6cb.jpg][/spoiler]

Pusat reservasi tiket SMT
[spoiler]
[Image: IMG_20140819_142645s_zps62d3742e.jpg][/spoiler]

Nah sekian perjalanan saya naik KA 134 Menoreh relasi PSE-SMT. Selanjutnya, ada sedikit bonus dari saya sebelum saya lanjutkan TR pulang naik KA 9 Argo Dwipangga tgl 24 Agustus 2014. Kado Saya siapin dulu. Stay tuned Bye Bye
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)