04-11-2009, 07:32 AM
Rabu, 04 November 2009 , 04:05:00
BOGOR, (PRLM).- Perjalanan kereta rel diesel (KRD) tujuan Bogor-Sukabumi dipastikan terhenti untuk sementara. Karena tebing setinggi 20 meter yang berada persis di atas jembatan jalur lintasan KRD, di Desa dan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, malam tadi longsor.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, perjalanan KRD Bogor-Sukabumi, hari ini akan terbengkalai, lantaran lintasan terputus.
“Kalau melihat kondisi medannya seperti ini, kemungkinan jalur KRD Bogor-Sukabumi ini baru bisa normal kembali paling cepat satu minggu, atau mungkin saja bisa satu bulan, itu pun kalau cepat diperbaiki,†jelas Sumarno, salah satu warga Cigombong.
Sumarno menambahkan, longsor tebing yang menimpa jalur lintasan dan merusak jembatang KRD Bogor-Sukabumi ini terjadi sekitar pukul 20.15 WIB. “Saat itu hujan lebat baru saja mengguyur kawasan ini. Tak lama setelah hujan reda ada KRD Bogor menuju Sukabumi, melintas. Namun, setelah kereta itu lewat, tiba-tiba terdengan suara gemuruh dan ternyata terjadi longsor ini,†ceritanya.
Di lokasi puing-puing batu dan tanah bekas longsoran terlihat masih menutupi jalur lintasan kereta. Bahkan, di sekitar jembatan yang rusak akibat terjangan longsor juga terdapat cekungan besar menganga, sehingga akan sangat berbahaya, jika di lintasi kereta.
“Kami di sini belum bisa memastikan kapan kira-kira KRD Bogor-Sukabumi bisa beroperasi, sebab jalurnya sendiri saat ini masih dalam proses perbaikan setelah terkena longsor,†ujar Tatang salah satu petugas KAI, di stasiun pembantu Cigombong. (B-65/A-147)***
Link asli : http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?...&id=108006
BOGOR, (PRLM).- Perjalanan kereta rel diesel (KRD) tujuan Bogor-Sukabumi dipastikan terhenti untuk sementara. Karena tebing setinggi 20 meter yang berada persis di atas jembatan jalur lintasan KRD, di Desa dan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, malam tadi longsor.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, perjalanan KRD Bogor-Sukabumi, hari ini akan terbengkalai, lantaran lintasan terputus.
“Kalau melihat kondisi medannya seperti ini, kemungkinan jalur KRD Bogor-Sukabumi ini baru bisa normal kembali paling cepat satu minggu, atau mungkin saja bisa satu bulan, itu pun kalau cepat diperbaiki,†jelas Sumarno, salah satu warga Cigombong.
Sumarno menambahkan, longsor tebing yang menimpa jalur lintasan dan merusak jembatang KRD Bogor-Sukabumi ini terjadi sekitar pukul 20.15 WIB. “Saat itu hujan lebat baru saja mengguyur kawasan ini. Tak lama setelah hujan reda ada KRD Bogor menuju Sukabumi, melintas. Namun, setelah kereta itu lewat, tiba-tiba terdengan suara gemuruh dan ternyata terjadi longsor ini,†ceritanya.
Di lokasi puing-puing batu dan tanah bekas longsoran terlihat masih menutupi jalur lintasan kereta. Bahkan, di sekitar jembatan yang rusak akibat terjangan longsor juga terdapat cekungan besar menganga, sehingga akan sangat berbahaya, jika di lintasi kereta.
“Kami di sini belum bisa memastikan kapan kira-kira KRD Bogor-Sukabumi bisa beroperasi, sebab jalurnya sendiri saat ini masih dalam proses perbaikan setelah terkena longsor,†ujar Tatang salah satu petugas KAI, di stasiun pembantu Cigombong. (B-65/A-147)***
Link asli : http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?...&id=108006

![[Image: 5147433576_a332603046.jpg]](http://farm5.staticflickr.com/4049/5147433576_a332603046.jpg)
![[Image: 21kkvba.jpg]](http://i57.tinypic.com/21kkvba.jpg)
![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)