19-10-2009, 06:06 PM
(19-10-2009, 05:51 PM)BAMBANG EKO Wrote: Ya nggak cocoklah , lha wong penumpangnya banyak yang dari PWT , gimana mau muter dulu ? lagian jaraknya menjadi lebih jauh sekitar 50 Km belum lagi jalur tanjakan rn turunan dengan banyak ritual khusus. Kalau pun bisa bikin aja KA Argo Slamet Cilacap - Jakarta .
Dari Cilacap kalah sama "BUDIMAN" trus dari Maos (ada penumpang ndak???) Lodaya aja seret penumpang dari KYA, trus dari BJR apa mau di adukan sama Priangan??? Penumpang jaman sekarang butuh waktu bukan pemandangan, kecuali yang benar-benar pengen menikmati suasana. soal tanjakan ndak jadi soal karena belum tentu KA ini pake rangkaian panjang dengan kata lain liat pasar dulu...



![[Image: 10p0h7r.jpg]](http://i37.tinypic.com/10p0h7r.jpg)


