[quote='bagus70' pid='84535' dateline='1253108237']
Lebaran sebentar lagi...begitulah penggalan dari sebait lagu yang populer di negeri kita. Nah kalau lebaran ini paling afdol ya kumpul dengan keluarga.
Kalau kita kebetulan seorang railfan yang di perantauan, sudah pasti kalau pulang kampung enaknya naik kereta api.
Namun bagi anda yang sudah melakukan ritual mudik dengan kereta api dari awal tahun 1990an, 1980an, atau bahkan 1970an, ada baiknya kita tahu bahwa tak semua lokomotif-lokomotif yang digunakan untuk menarik kereta api yang anda tumpangi saat itu hingga kini masih ada.
Beberapa diantaranya, mungkin sudah turun pangkat dan tak menarik kereta api jarak jauh, dengan rangkaian panjang lagi. Beberapa masih eksis, walaupun sebagai lokomotif langsir. Ada juga yang sudah dikebunkan di Balai Yasa. Malah mungkin ada juga yang sudah dirucat!
Nah, di thread ini kita membahas beberapa lokomotif yang sudah mantan tersebut.
Contohnya adalah lokomotif BB200 08 di foto bawah ini, yang terlihat sedang menarik KA ekonomi di stasiun Gambir. Kebetulan foto ini diambil pada saat musim Lebaran tahun 1989.
Terakhir saya dengar lokomotif ini sudah dikebunkan, setelah mesinnya jebol. Sebelumnya, lokomotif ini hanya berfungsi sebagai lokomotif langsir di Semarang, dengan kondisi “mata†nya yang jebol.
Lokomotif langsir BB300 ternyata tak ketinggalan juga lho. Siapa nyana, dulunya lokomotif ini juga ikut aktif mengantar pemudik, khususnya di jalur cabang yang kini sudah mati, atau di jalur pendek.
Contohnya seperti foto BB300 yang mengantar pemudik di jalur Rembang-Bojonegoro.
[spoiler]
Tapi yang kolosal adalah BB301 dan BB304. Seingat saya, pada tahun 1980an, kedua jenis lokomotif ini sering berdinas jarak jauh sambil menarik rangkaian panjang. Seperti halnya CC201, CC203 dan CC204 di masa sekarang.
[spoiler]
(03-10-2009, 04:10 PM)Joe_cn Wrote: Iya dulu memang waktu itu jalur KA di jatim masih susah untuk dilewati Lok CC 201, tapi sekarang nuansanya uda beda...
sekarang nya keknya terbalik banyak lintasan yang bisa dilalui oleh cc 201,,,tapi untuk BB sekarang trek daop 2 udah gag kuat keknya...
19-09-2010, 01:08 AM (This post was last modified: 19-09-2010, 01:11 AM by ahmadi.)
(18-09-2010, 12:40 AM)Irsan Wrote:
(03-10-2009, 04:10 PM)Joe_cn Wrote: Iya dulu memang waktu itu jalur KA di jatim masih susah untuk dilewati Lok CC 201, tapi sekarang nuansanya uda beda...
sekarang nya keknya terbalik banyak lintasan yang bisa dilalui oleh cc 201,,,tapi untuk BB sekarang trek daop 2 udah gag kuat keknya...
Sampai sekitar tahun 2000 an, kalau ke JaTim naik MutSel masih sering silangan dengan KA yang ditarik lok BB 301. Loknya pun masih DT CC 201 dan BB 301.
Td cc 201xx yg narik kereta bengawan ekstra ke stasiun pasar senen,selang bahan bakar pecah waktu lepas klaten jdny solar muncrat kmN2 udh kyk ujan pok0kny,gerbong paling dpn jd basah trkena solar,untung aj g'kebakar tp akhirnya loko dganti waktu nyampai stasiun tugu,lg kali ini lht KA ekon0mi brhnti d stasiun tUgu
MENUNGGU DIJALANKANNYA LAGI BANYUBIRU
SETELAH ISTIRAHAT PANJANG
(17-09-2009, 07:41 PM)Taufik GM-MarKA Wrote: Dulu keinget bgt pas naek Senja YK dari YK-GMR(Belon pindah k PSE)
Setiap naek k gerbong banyak yg selonjoran d lantai kyk ikan asin,sampe2 bapak saya jg ikutan tidur d kolong korsi
Mas Taufik,
ya!
Kita membahas lokomotif yang tinggal kenangan, bukan perjalanannya. Cari thread yang lainnya.
Saya heran, dulu saya pernah tinggal di Jakarta antara tahun 1988-1989, dan waktu itu di Jakarta lokomotif CC201 sudah sangat banyak.
Tetapi sewaktu pindah ke Surabaya di tahun 1989, di Surabaya saya jarang melihat lokomotif CC201 seliweran.
Dugaan saya, mereka waktu itu banyak dipakai di ruta Jakarta-Bandung, Jakarta-Solo saja.
Mungkin ada yang bisa menambahkan?
mungkin dugaan agak sotoy saya nih kang soal jarangnya loko cc 201 buat lintas ke surabaya .. karena faktor daya gigit traksi ketika menanjak .. kalo di perhatiin khan yg kearah selatan semua pake cc201, jadi keinget .. pertamakali sering berdinasnya cc201 dulu malah buat angkut material pasir dan batu ketika gunung galunggung meletus
(26-09-2009, 10:55 AM)bagus70 Wrote: [spoiler=Berhubung sekarang nuansanya pada pulang balik ke tempat kerja masing-masing, maka belum afdol kalau gambar ini tidak diposting.
Ini suasana pulang balik di stasiun Cirebon Kejaksaan tahun 1989 silam. Memang sih, lokomotifnya hingga sekarang masih berdinas, walaupun dengan warna yang berbeda.]