(27-05-2014, 12:33 AM)ma2d_iwag Wrote: Udah jalan setahun bro..
Rutenya WR-WO-SGU-SDT (puter lok) SDT-SBI (lewat atasnya SB dan tugu pahlawan) dst sampe lemahabang.
Untuk saat ini jalan selang seling, misal hari ini jalan, besok ga jalan, lusa jalan dst..
shortcutnya berarti cuman buat peti kemas doang ya?? kirain gitu bisa buat penumpang...ABA bisa nerusin sampe SGU biar gak jauh2 turun ke SBI...
(27-05-2014, 08:28 PM)rapih_dhoho Wrote: 461F-462F KA Gaib, JR-PNR PP, jalannya terbang ga pakai rel.
bagus dong...mungkin tanda2 akan dihidupkan kembali jalur tsb yg selama ini cuma jadi wacana saja....
(28-05-2014, 08:23 AM)spoor_hunter Wrote: Jalur misterius, kalo KA-nya sudah ada. mesti wajib hadir disaat peresmiannya.
Jalurnya aja ga ada mas, rel nya udah banyak yg putus, sinyal rusak semua, jembatan pada karatan, spoor bed ada yg udah jadi rumah, pokonya mengenaskan sekali. Tapi untungnya jalur ini tidak berada di pinggir jalan raya.
(28-05-2014, 08:23 AM)spoor_hunter Wrote: Jalur misterius, kalo KA-nya sudah ada. mesti wajib hadir disaat peresmiannya.
Jalurnya aja ga ada mas, rel nya udah banyak yg putus, sinyal rusak semua, jembatan pada karatan, spoor bed ada yg udah jadi rumah, pokonya mengenaskan sekali. Tapi untungnya jalur ini tidak berada di pinggir jalan raya.
sepertinya untuk me-revitalisasi cukup dibuatkan 1 jalur saja sepanjang stasiun/halte & 2 jalur untuk stasiun ujung dan stasiun besar.
1. Ajung ---> fungsi : halte 1 Jalur
2. Sukosari ---> fungsi : Stasiun 1 jalur
3. Sukowono ---> fungsi : Stasiun 1 jalur
4. Tamanan ---> fungsi : Stasiun 1 jalur
5. Grujukan ---> fungsi : Stasiun 1 jalur
6. Bondowoso ---> fungsi : stasiun 2 jalur
7. Bonosare ---> fungsi : halte 1 Jalur
8. Tapen ---> fungsi : halte 1 Jalur
9. Prajekan ---> fungsi : Stasiun 1 jalur
10. Widuri ---> fungsi : halte 1 Jalur
11. Kalibagor ---> fungsi : halte 1 Jalur
12. Situbondo ---> fungsi : stasiun 2 jalur
13. Tribungan ---> fungsi : halte 1 Jalur
14. Panarukan ---> fungsi : Stasiun 2 jalur
durasi revitalisasinya cukup 1 tahun/ 6 bulan saja dengan menggunakan Rel type 42 + pemanfaatan bantalan baja yang masih tersedia di sepanjang jalur yang sudah mati tersebut.
sedangkan staformasi rangkaiannya 1 Loko CC201, KMP3, 4K3, Barang.
Sepertinya dalam waktu singkat belum bisa terealisasi, nunggu DT utara n selatan rampung dulu. Lha wong BOO-SI aja yang jelas ada potensi besar penumpang dan barang aja rel nya masih anjrut2an
Sepertinya dalam waktu singkat belum bisa terealisasi, nunggu DT utara n selatan rampung dulu. Lha wong BOO-SI aja yang jelas ada potensi besar penumpang dan barang aja rel nya masih anjrut2an
sebenarnya untuk merevitalisasi infrastruktur rel, sinyal, stasiun, PJL, telekomunikasi adalah kewenangan dari kemenhub, bukan kewenangan PT.Sepur,
saya pikir kendalanya bukan masalah nunggu DT utara & selatan mesti kelar.
hanya saja PT.sepur tidak mau melaksanakan karena terpaut masalah anggaran yang mesti datang dari pemerintah.