09-07-2010, 04:58 PM
(09-07-2010, 10:29 AM)mrawan Wrote:(07-07-2010, 07:35 PM)stasiunkastephanie Wrote: Jadi bingung mau ditaruh di forum yang mana, jadi sementara masuk sini aja.
Setelah saya search trit ini tidak ketemu2 juga, akhirnya saya putuskan buat trit yg baru.
KA Mahesa ini meman sangat fenomenal, apalagi umurnya yang tergolong pendek untuk kereta jarak menengah. Sayangnya, setelah kereta ini wafat, kesannya jadi terlupakan.
Bagi yg mau share tentang KA ini, saya tunggu.
KA Mahesa ini sekarang sudah berevolusi menjadi KA Harina meski beda rute . kenapa dikatakan berevolusi karena cikal bakal kereta Bandung - Semarang dilayani pertama kali oleh Mahesa ini.
namun karena rute dan jarak nya yang tidak efisien maka kereta ini hanya seumur jagung usianya.
waktu tempuh nya juga jauh beda jika dibandingkan dengan naik bis.
Apalagi Mahesa ini melewati petak yg taspat nya rendah , Prupuk - Tegal. belum lagi sering nunggu silangan Ketelan di Prupuk yg notabene jadi menambah waktu tempuh, belum lagi prosesi tuker loko di Kroya , belum lagi guncangan yg kurang nyaman saat menempuh petak Prupuk - Tegal dan masih banyak faktor belum lagi belum lagi yg membuat waktu tempuh KA Mahesa irasional , inefisiensi dan kurang nyaman.
Dari situ PT KA belajar , dan ahir nya diluncurkan pengganti KA Mahesa dengan rute via utara ( Semarang - Cikampek ), gak lewat selatan seperti Mahesa, waktu tempuh lebih cepat dan lebih efisien.
Dan sampai sekarang KA Harina masih bertahan.
ooo begitu.. berarti masih kurang pembelajaran yaa...sbenarnya kalau mau.. mending memperbaiki sistem yang ada, seperti pemasalahan yang dimaksud diatas,dicover lah jadi lebih baik bukan dihanguskan begitu saja.. asal tau saja, tiap hari, BUS BUDIMAN lalu lalang ke semarang dari jam 7.. dan selalu penuh. selalu lagu lama, menghindari kerugian, baik waktu ataupun penumpang... ga kan maju kalo gini... apalagi lewat utara pun cuma mengcover penumpang dari bdg saja, coba dari tasik atau banjar dan sekitarnya, pasti banyak... lagian stasiun yang disinggahi lebih variatif seperti,
bdg/tasik-kroya
bdg/tasik-pwt
bdg/tasik-prupuk
bdg/tasik-tegal
bdg/tasik-smt
waktu perjalanannya pun fantastis, sejak dijalankan, mahesa berangkat jam 07.00 dan sampe ke semarang jam 16.30 dengan komposisi BP-2K1-M1-3k2 atau 4 k2 pada weekend. 1 lagi, gerbong makannya pun pake k1 yang sering dipake argo wilis dan gede. dan k1 nya pake rangkaian ka turangga yang dulu sebelum retrofit.. itulah sepenggal kekesalan sama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan memorabilia seputar KA Mahesa yang sekarang jadi KA Harina....

seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....


