Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Laporan perjalanan Mudik Lebaran 2012
#20
(03-09-2012, 11:06 AM)RINALDI Wrote: Trip Report Jakarta - Yogyakarta Etape IV (Lanjutan....................)

Selepas Stasiun Banjar, Kereta Lodaya pun berjalan cukup cepat. Silih berganti berhenti untuk silangan dengan dengan beberapa kereta dari arah timur. Saya pun mulai mengantuk kemudian mulai memejamkan mata. Sesekali saya melihat keluar jendela, tampak kereta melintasi Stasiun Maos dengan cepat. Ada beberapa ketel yang sedang parkir di stasiun ini. Kereta mulai menapaki Bumi Banyumas, memasuki wilayah DAOP Purwokerto.
Setelah berjalan beberapa lama, akhirnya kereta inipun berhenti di Stasiun Kroya. Stasiun Kroya merupakan salah satu stasiun percabangan dari sekian banyak stasiun percabangan yang dimiliki PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kereta-kereta dari Jakarta dan Bandung yang menuju ke arah timur bertemu di stasiun ini.
Begitu memasuki Stasiun Kroya, disitu telah menunggu KA Lodaya Tambahan yang akan ke Bandung. Begitu kereta saya berhenti, KA Lodaya Tambahan diberangkatkan. Tampaknya stasiun ini lebih besar dan sedikit lebih ramai dari Stasiun Banjar. Setiap kali menyinggahi stasiun ini, saya selalu melihat ada ibu-ibu penjual pecel dan penasaran ingin mencobanya. Sayapun bergegas turun untuk mencari ibu-ibu itu dan untuk melihat-lihat suasana stasiun. Namun, setelah dicari beberapa lama, ibu-ibu itu tidak ketemu. Akhirnya saya urungkan niat untuk makan pecel Stasiun Kroya dan kembali ke kereta.
Tiba-tiba dari kejauhan saya melihat para petugas berdiri berkerumun di samping kereta melihat bogie kereta Bisnis 1 yang ada di belakang KM. Saya pun bergegas menghampiri kerumunan itu untuk melihat apa yang sedang terjadi. Saya bertanya pada salah satu teknisi yang ada di situ, apa yang sedang terjadi. Kata teknisi tersebut, ketika sedang melakukan pemeriksaan rutin ia melihat as roda depan K2.1 itu pecah akibat melalui medan yang berkelak-kelok dan naik turun sepanjang perjalanan tadi. Merekapun saling berdiskusi mengenai tindakan apa yang sebaiknya diambil untuk mengatasi hal ini.
Akhirnya diputuskan bahwa K2.1 tersebut harus ditinggal di Sta Kroya untuk PA di Purwokerto. Kemudian para petugas dibantu Polsuska meminta semua penumpang di K2.1 ini untuk turun, dan rangkaian K2.1 diputus dengan K2.3. Setelah semua penumpang gerbong itu turun, kereta separuh rangkaian ini menjauh meninggalkan separuh rangkaian belakangnya di peron. Separuh rangkaian itu kembali lagi dan stabling di jalur samping KA Lodaya saya tetapi K2.1-nya sudah tidak ada.
Tiba-tiba saya mendengar bunyi "deng...deng...deng...deng...", ternyata ada lokomotif yang sedang dinyalakan. Beberapa saat kemudian lokomotif itu mendekati rangkaian KA Serayu yang sedang 'tidur malam' di rumahnya DEPO KA Kroya dan menggandengnya. Kemudian lokomotif itu bergerak lagi. Saya tadinya mengira lokomotif itu akan membawa seluruh rangkaian, ternyata setelah bergerak hanya ada satu kereta yang ikut dengan lokomotif itu dan merekapun menjauh dari rangkaian lainnya.
Dari kejauhan mereka berjalan mundur memasuki jalur KA Lodaya yang sedang stabling itu dan kemudian menyambungkan diri dengan setengah rangkaian tersebut. Kemudian lokomotif itupun melepaskan diri dan menjauh. Saya bergegas menaiki K3 Serayu itu dan melihat ada kesibukan didalamnya antara lain OTC sedang membersihkan lantai KA dan toiletnya, dan teknisi sedang menyalakan lampu di dalam kereta. Sesaat kemudian rangkaian inipun maju menjauhi stasiun menuju wesel. Dengan berdiri di bordes bersama juru langsir muda yang agak gemuk, saya melihat dan merasakan rangkaian ini mundur dengan perlahan-lahan memasuki jalur rangkaian yang ditinggalkannya tadi dipandu juru langsir itu dan akhirnya seluruh rangkaian inipun bersambung kembali.
Setelah seluruh rangkaian tersambung, para penumpang K2.1 yang tadi turun segera bergegas naik kembali ke atas K3.1 pengganti ini. Para teknisi bekerja cekatan menyambung kembali arus listrik ke rangkaian belakang yang selama ditinggalkan tadi menjadi gelap gulita karena KM Generatornya mengikuti rangkaian depan. Kok kelihatannya K3.1 milik Serayu ini lebih terang dan lebih bersih jika dibandingkan K2.1 milik Lodaya tadi ya. Apakah karena habis dicuci yaa...?
Jam sudah menunjukkan pukul 2.45 dini hari, sudah 1,5 jam berlalu sejak memasuki Stasiun Kroya. Cukup lama KA Lodaya ini berhenti di Stasiun Kroya sampai-sampai disusul oleh KA Gajayana Tambahan tujuan Malang, KA Argo Lawu Reguler tujuan Solo, dan KA Bogowonto tujuan Lempuyangan, Yogyakarta. Kereta inipun sempat silangan dengan KA Malabar tujuan Bandung dan Mutiara Selatan tujuan Bandung. Akhirnya Kereta Lodayapun berangkat kembali.

Bersambung.....

apa nggak rugi ya penumpangnya dari K2 disuruh pindah ke k3 gitu? Bethe
Reply


Messages In This Thread
RE: Laporan perjalanan Mudik Lebaran 2012 - by stasiunPS+3m - 03-09-2012, 11:33 AM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)