05-09-2012, 10:04 AM
Assalamu'alaikum, Kawand2 Pada kangen Saya yang Suka Naik Senja Kediri?
Mumpung Masih Anget langsung aja Ke Trip reportnya
Jam 14:27 saya Sudah sampai Di Stasiun Senen Bersama Ayah saya dan kami sepertinya Sudah faham boarding Pass harus ada Di Stasiun 1 jam sebelum KA Masuk Peron, begitu Mau masuk Peron saya sadar Bahwa KA Kaligangsa Sebentar lagi akan Masuk senen, jadi saya segera Duduk.
maklum namanya Bawa Bekal makanan Hingga Makan Malam Esoknya, jadi duduk Dulu daripada Kram otot Di Peron
kaligangsa Masuk Senen Sekitar 14:32, dan Diberangkatkan DariSenen Sekitar Jam 14:40.
Dan Akhirnya KA yang Ditunggu pun Datang, SENJA SINGOSARI ditarik dengan Lokomotif CC 203 98 08 KA Singosari Menarik 8 K2+MP2+B
Kebetulan Nomor Gerbong Induk Saya adalah K2 078 16 atau K2-78516 dengan Kode F37
saya rekam2 ternyata Di Jalur 3 Bangunkarta Sudah Menyalakan Pembangkit Sejak 14:15 atau 15 menit Sebelum saya datang.
Akhirnya KA Singosari resmi Diberangkatkan Dari Senen Tepat 15:05, bye2 jakarta.
Berjalan Sesuai Interval timer Sekitar 12 Menit Hingga Jatinegara Menjelang masuk jatinegara Bersilang Dengan Argo Parahyangan yang seharusnya sampai Di jakarta Jam 14:27, KA Singosari Berjalan membelah Jakarta.
Tidak terasa ketika KA Melewati Bekasi Bersilang Di Double track Dengan Bogowonto Sekitar Jam 15:30.
Tidak lama Kemudian Di Cibitung bersilang Dengan Argo Lawu Sekitar Jam 15:42, dan Bersilang Dengan Fajar Utama Di Cikarang 4 Menit Kemudian.
Kembali Bersilang Dengan Argo Jati Di Lemah Abang Sekitar Jam 15:52
Dan Saya pun Tersenyum Lebar Ketika Mampu Menyusul Odong-Odong Di Kedunggedeh Sekitar jam 15:55
week mantep Juga Singosari.
Tapi Sempat
gara2 ada Anak2 SMP Sekitar 15 Orang yang Mau Ngambing Singosari dengan Meminta Uang 100.000 supaya Penumpang Mau Nyawer Kepada Mereka, dengan Cara memaksa.
bahkan Singosari Sempat Di Lempar Batu+kayu Tapi Untungnya Tidak mengenai Kaca malah Mengenai Bodi, dikarenakan Si Anak SMP Mau Memaksa BLB Di Cikampek dan Hokkinya Ketika Mereka Melempar Batu+Kayu ada Argo Parahyangan yang Membunyikan Semboyan 35 Selama 5 Detik Mulai PJL-Sinyal Masuk Cikampek sehingga KA singosari Tidak Mengalami Kerusakan hanya Lecet Bodi.
Tidak Lama setelah Kruis Argo Parahyangan Ketemu Antaboga yang mau Masuk Cikampek.
Dan Di Sinyal Masuk Cikampek telah Menunggu Taksaka Sekitar jam 16:22, 10 Menit Kemudian ketemu Dengan ABA GO GREEN di stasiun Tanjungrasa!
akhirnya KA Singosari yang saya Tumpangi Kesampaian Ketemu Go Green.
dan Di Pegaden Baru Singosari Ketemu Cireks
tumben2an biasanya Go Green di belakang Cireks, apa Jangan2 cireks Disusul di Jatibarang atau Haurgeulis saya Tidak tahu.
dan mantapnya 5 Menit Sebelum Haurgeulis atau Pegadenbaru Singosari Berhasil Menyusul Si Kaleng tegal KALIGANGSO/kaligangsa Ekspres.
16:55 melewati haurgeulis dengan Mantap.
dan Mampu Masuk Cirebon Prujakan Sesuai Jam Masuk yaitu 17:57 dan Bertemu Ciregal Saat langsam di Cirebon.
Seperti Biasa Cirebon Prujakan Pedagang yang menyerbu 1 Gerbong sekitar 20 Orang bisa Dibayangkan Suaranya yang sayup2.
sempat bertemu KA Holcim yang masuk Spoor 6, dan Tragedi pun dimulai Ketika Singosari yang seharusnya Berangkat CNP jam 18:05.
Tapi baru Diberangkatkan CNP Sekitar 18:10,
lain kali kalau Para pedagang mau masuk Masuk Jangan rebutan.
Kakek saya saja hampir Jatuh Ketika Mau Naik Bengawan Pedagangnya Menghalangi Jalan Masuk Penumpang
TRAGEDI PERTAMA Dimulai ketika Persilangan Singosari pindah Ke Losari
Saya Kira akan Bersilang dengan Argo Muria Di Tanjung, tapi MALKA 2011 malah mengharuskan Persilangan Dilakukan Di Losari.
rupanya karena Persilangannya Maju Singosari Harus Menunggu Sekitar 12 Menit.
Jam 18:50 Singosari Kembali Diberangkatkan.
akhirnya Singosari Masuk Tegal 19:25 lumayan walaupun Telat 3 Menit masih mendingan daripada PLH.
Jam 19:31 Singosari Baru Dilepas dari tegal, dan Berlanjut Ke Tragedi kedua
Tragedi Kedua terjadi Ketika KA Singosari harus BLB di Petarukan dikarenakan Akhir Double Track.
Namun Ironisnya yang mengalahkan Singosari adalah KLB Rel, akibatnya Singosari harus Menunggu 10 Menit hanya untuk Menunggu KLB Rel lewat.
waduh 20:12 baru Lepas Petarukan, telat Benget Nih sampai Pekalongan
Tapi tragedi ketiga tergolong Kreatif, mengapa demikian?
Karena:
1.Singosari Ditahan Di Sinyal Masuk Pekalongan selama 4 Menit
2.Masuk Jalur 1 memang sudah Di Jadwalkan karena Spoor Lurus Dari Jakarta 3.Dikhususkan KA Jarak jauh, Padahal Biasanya Singosari Masuk Jalur 3 Untuk nunggu Tawang Jaya
4.Tawang jaya yang sudah berhenti 10 Menit Belum ada Tanda2 Diberangkatkan, padahal Singosari yang Baru Masuk Pekalongan Selama 40 Detik Langsung Diberi Semboyan 41.
5.Tawang jaya baru Diberi aba2 Berangkat ketika Singosari Sudah melintas PJL.
6.Singosari dilepas Pekalongan Sekitar Jam 20:47
Karena Kelelahan Melototin persilangan saya Putuskan Tidur.
Terbangun Kembali Di Semarang Tawang Sekitar Jam 22:50, dan Kembali Diberangkatkan 12 menit kemudian Setelah Sembrani Masuk.
Bersilang Dengan Kembarannya Jam 23:17 Di Alastuwa.
Setelah Itu Tertidur Kembali, kembali Terbangun Sekitar Jam 00:27 melewati Stasiun Sumberlawang, Hingga Masuk Stasiun Solo Jebres dan Sempat tertahan Sinyal Masuk Selama 8 menit.
Mungkin Matarmaja Belum Lepas Jebres jadi Sengaja Ditahan.
Akhirnya Masuk Solo Jebres Sekitar jam 01:34, saya kaget Bukan Kepalang karena Seharusnya jam Segini sudah masuk Sragen, dan sempat Berhenti 12 menit.
Ironisnya ada Orang yang Bertanya Kepada Saya, Begini ceritanya
BT(Bapak Tua)
ik, Singosari Berhenti di Purwosari Tidak?
Syahrul/saya:wah pak, maaf pak bila bapak Mau ke Purwosari Bapak turun Di jebres Tunggu madiun jaya Paling awal Baru Bapak Naik Madiun Jaya.
BT/Bapak Tua: oh begitu ya, maaf Saya Salah naik kereta saya Pikir Senja Utama Solo.
Dalam hati saya tertawa terbahak-bahak dan hanya Bisa Menahan Senyum.
.
ketika Singosari sudah Melewati PJL Palur Saya bangunkan ayah saya yang terlihat letih karena Beliau sakit Diabetes.
Akhirnya Berakhirlah Perjalanan saya Di Stasiun Sragen Sekitar jam 02:05 dan sayapun Turun Bersama ayah saya.
Sambil menunggu Ojek 10 menit Kemudian Melintaslah Bangunkarta Dengan gagahnya Melewati Stasiun Sragen.
Demikianlah Laporan perjalanan Saya, maklum saya baru tiba dari Sragen jadi Segitu aja Dulu
Wassalamu'alaikum.
Mumpung Masih Anget langsung aja Ke Trip reportnya
Jam 14:27 saya Sudah sampai Di Stasiun Senen Bersama Ayah saya dan kami sepertinya Sudah faham boarding Pass harus ada Di Stasiun 1 jam sebelum KA Masuk Peron, begitu Mau masuk Peron saya sadar Bahwa KA Kaligangsa Sebentar lagi akan Masuk senen, jadi saya segera Duduk.
maklum namanya Bawa Bekal makanan Hingga Makan Malam Esoknya, jadi duduk Dulu daripada Kram otot Di Peron
kaligangsa Masuk Senen Sekitar 14:32, dan Diberangkatkan DariSenen Sekitar Jam 14:40.
Dan Akhirnya KA yang Ditunggu pun Datang, SENJA SINGOSARI ditarik dengan Lokomotif CC 203 98 08 KA Singosari Menarik 8 K2+MP2+B
Kebetulan Nomor Gerbong Induk Saya adalah K2 078 16 atau K2-78516 dengan Kode F37
saya rekam2 ternyata Di Jalur 3 Bangunkarta Sudah Menyalakan Pembangkit Sejak 14:15 atau 15 menit Sebelum saya datang.
Akhirnya KA Singosari resmi Diberangkatkan Dari Senen Tepat 15:05, bye2 jakarta.
Berjalan Sesuai Interval timer Sekitar 12 Menit Hingga Jatinegara Menjelang masuk jatinegara Bersilang Dengan Argo Parahyangan yang seharusnya sampai Di jakarta Jam 14:27, KA Singosari Berjalan membelah Jakarta.
Tidak terasa ketika KA Melewati Bekasi Bersilang Di Double track Dengan Bogowonto Sekitar Jam 15:30.
Tidak lama Kemudian Di Cibitung bersilang Dengan Argo Lawu Sekitar Jam 15:42, dan Bersilang Dengan Fajar Utama Di Cikarang 4 Menit Kemudian.
Kembali Bersilang Dengan Argo Jati Di Lemah Abang Sekitar Jam 15:52
Dan Saya pun Tersenyum Lebar Ketika Mampu Menyusul Odong-Odong Di Kedunggedeh Sekitar jam 15:55
week mantep Juga Singosari.Tapi Sempat
gara2 ada Anak2 SMP Sekitar 15 Orang yang Mau Ngambing Singosari dengan Meminta Uang 100.000 supaya Penumpang Mau Nyawer Kepada Mereka, dengan Cara memaksa.bahkan Singosari Sempat Di Lempar Batu+kayu Tapi Untungnya Tidak mengenai Kaca malah Mengenai Bodi, dikarenakan Si Anak SMP Mau Memaksa BLB Di Cikampek dan Hokkinya Ketika Mereka Melempar Batu+Kayu ada Argo Parahyangan yang Membunyikan Semboyan 35 Selama 5 Detik Mulai PJL-Sinyal Masuk Cikampek sehingga KA singosari Tidak Mengalami Kerusakan hanya Lecet Bodi.
Tidak Lama setelah Kruis Argo Parahyangan Ketemu Antaboga yang mau Masuk Cikampek.
Dan Di Sinyal Masuk Cikampek telah Menunggu Taksaka Sekitar jam 16:22, 10 Menit Kemudian ketemu Dengan ABA GO GREEN di stasiun Tanjungrasa!
akhirnya KA Singosari yang saya Tumpangi Kesampaian Ketemu Go Green.
dan Di Pegaden Baru Singosari Ketemu Cireks
tumben2an biasanya Go Green di belakang Cireks, apa Jangan2 cireks Disusul di Jatibarang atau Haurgeulis saya Tidak tahu.dan mantapnya 5 Menit Sebelum Haurgeulis atau Pegadenbaru Singosari Berhasil Menyusul Si Kaleng tegal KALIGANGSO/kaligangsa Ekspres.
16:55 melewati haurgeulis dengan Mantap.
dan Mampu Masuk Cirebon Prujakan Sesuai Jam Masuk yaitu 17:57 dan Bertemu Ciregal Saat langsam di Cirebon.
Seperti Biasa Cirebon Prujakan Pedagang yang menyerbu 1 Gerbong sekitar 20 Orang bisa Dibayangkan Suaranya yang sayup2.
sempat bertemu KA Holcim yang masuk Spoor 6, dan Tragedi pun dimulai Ketika Singosari yang seharusnya Berangkat CNP jam 18:05.
Tapi baru Diberangkatkan CNP Sekitar 18:10,
lain kali kalau Para pedagang mau masuk Masuk Jangan rebutan.
Kakek saya saja hampir Jatuh Ketika Mau Naik Bengawan Pedagangnya Menghalangi Jalan Masuk Penumpang
TRAGEDI PERTAMA Dimulai ketika Persilangan Singosari pindah Ke Losari
Saya Kira akan Bersilang dengan Argo Muria Di Tanjung, tapi MALKA 2011 malah mengharuskan Persilangan Dilakukan Di Losari.
rupanya karena Persilangannya Maju Singosari Harus Menunggu Sekitar 12 Menit.
Jam 18:50 Singosari Kembali Diberangkatkan.
akhirnya Singosari Masuk Tegal 19:25 lumayan walaupun Telat 3 Menit masih mendingan daripada PLH.
Jam 19:31 Singosari Baru Dilepas dari tegal, dan Berlanjut Ke Tragedi kedua
Tragedi Kedua terjadi Ketika KA Singosari harus BLB di Petarukan dikarenakan Akhir Double Track.
Namun Ironisnya yang mengalahkan Singosari adalah KLB Rel, akibatnya Singosari harus Menunggu 10 Menit hanya untuk Menunggu KLB Rel lewat.
waduh 20:12 baru Lepas Petarukan, telat Benget Nih sampai Pekalongan
Tapi tragedi ketiga tergolong Kreatif, mengapa demikian?
Karena:
1.Singosari Ditahan Di Sinyal Masuk Pekalongan selama 4 Menit
2.Masuk Jalur 1 memang sudah Di Jadwalkan karena Spoor Lurus Dari Jakarta 3.Dikhususkan KA Jarak jauh, Padahal Biasanya Singosari Masuk Jalur 3 Untuk nunggu Tawang Jaya
4.Tawang jaya yang sudah berhenti 10 Menit Belum ada Tanda2 Diberangkatkan, padahal Singosari yang Baru Masuk Pekalongan Selama 40 Detik Langsung Diberi Semboyan 41.
5.Tawang jaya baru Diberi aba2 Berangkat ketika Singosari Sudah melintas PJL.
6.Singosari dilepas Pekalongan Sekitar Jam 20:47
Karena Kelelahan Melototin persilangan saya Putuskan Tidur.
Terbangun Kembali Di Semarang Tawang Sekitar Jam 22:50, dan Kembali Diberangkatkan 12 menit kemudian Setelah Sembrani Masuk.
Bersilang Dengan Kembarannya Jam 23:17 Di Alastuwa.
Setelah Itu Tertidur Kembali, kembali Terbangun Sekitar Jam 00:27 melewati Stasiun Sumberlawang, Hingga Masuk Stasiun Solo Jebres dan Sempat tertahan Sinyal Masuk Selama 8 menit.
Mungkin Matarmaja Belum Lepas Jebres jadi Sengaja Ditahan.
Akhirnya Masuk Solo Jebres Sekitar jam 01:34, saya kaget Bukan Kepalang karena Seharusnya jam Segini sudah masuk Sragen, dan sempat Berhenti 12 menit.
Ironisnya ada Orang yang Bertanya Kepada Saya, Begini ceritanya
BT(Bapak Tua)
ik, Singosari Berhenti di Purwosari Tidak?Syahrul/saya:wah pak, maaf pak bila bapak Mau ke Purwosari Bapak turun Di jebres Tunggu madiun jaya Paling awal Baru Bapak Naik Madiun Jaya.
BT/Bapak Tua: oh begitu ya, maaf Saya Salah naik kereta saya Pikir Senja Utama Solo.
Dalam hati saya tertawa terbahak-bahak dan hanya Bisa Menahan Senyum.
.ketika Singosari sudah Melewati PJL Palur Saya bangunkan ayah saya yang terlihat letih karena Beliau sakit Diabetes.
Akhirnya Berakhirlah Perjalanan saya Di Stasiun Sragen Sekitar jam 02:05 dan sayapun Turun Bersama ayah saya.
Sambil menunggu Ojek 10 menit Kemudian Melintaslah Bangunkarta Dengan gagahnya Melewati Stasiun Sragen.
Demikianlah Laporan perjalanan Saya, maklum saya baru tiba dari Sragen jadi Segitu aja Dulu
Wassalamu'alaikum.

