Posts: 313
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
1
meraung-raung pengen desentralisasi, dikasih transportasi ramah lingkungan & efisien malah emoh...
malah ngancem pengen mundur lagi kalo jadi, kebiasaan anak kecil dibawa-bawa... kalo udah ada kereta baru tau rasa lu...
klo enggak mau, buat pemerintah pusat kasih aja jalan setapak + sampan kecil buat transportasi kalteng, kali aja tuh gubernur seneng...
Senangnya kulihat para petani melepas lelah dan berhenti sejenak untuk melihat Kereta Api melewati ladang mereka.....
Posts: 1,354
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
15
dari yang saya dengar dari berbagai media, 4 gubernur di kalimantan itu terlebih dulu sepakat buat ngebangun jalur KA bersama..
september nanti mau ada tender, cuma tau2 dari pusat mau neken kerjasama sama rusia november nanti, jadinya nolak deh..
Posts: 20
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
0
(05-08-2011, 09:02 PM)omaniax Wrote: dari yang saya dengar dari berbagai media, 4 gubernur di kalimantan itu terlebih dulu sepakat buat ngebangun jalur KA bersama..
september nanti mau ada tender, cuma tau2 dari pusat mau neken kerjasama sama rusia november nanti, jadinya nolak deh..
ohhh rebutan proyek toh.... lumayan tuh fee nya  mundur-mundur aja pak ngak usah ngambek gitu...... jadi contoh sama pejabat yang lain... banyak yang gak sanggup yah gak mundur-mundur.....
RF retro_ngalam, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Posts: 2,972
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
14
ya jelas ngarep yang di bawah meja lah ! kan proyek ka pasti nilai proyek nya bear besar.biasanya poyek ka tuh nilainya triliunan ! padahal kalau proyek besar harus pemerintah pusat yang punya kuasa lah wong yang se banten dan hanya menghidupkan jalur mati aja triliunan dana nya apalagi yang buka daerah baru dan harus membebaskan lahan baru juga. dasar gubernur sekalimantan mengharap fee tuh !
Posts: 2,014
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
39
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Rakyat? Rakyat yang mana? Gubernur juga rakyat kok. Rakyat Indonesia. Kalau masalah pelestarian hutan lindung saya pikir masih bisa diatur. Jalurnya KAnya jangan asal terabas, harus tidak merusak lingkungan. Saya yakin sebagian besar masyarakat Kalteng senang kalau di wilayahnya ada KA. Buat kemajuan ekonomi. Bukan buat menaikkan citra politik 'para beliau'. Ada KA Barang. Ada KA Penumpang. Tapi nggak ada KA Politik.
Ada apa-apanyakah? Ua ah .... gelap. Sak karepmu. 
Posts: 436
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
7
AMDAL? Kalo cuma jalur KA (max double track) paling bakal makan lahan selebar max 20 meter. Karakteristik rel juga ga sama dg jalan raya, jd kiri kanan ga bakal berdiri bangunan/pemukiman. Dilihat dari sudut manapun, jalur rel yg paling ramah lingkungan. Paling2 pak gubernur atau temen2nya punya ratusan truk angkutan batubara, jadi ya ga bakal rela kegusur ama KA yg jelas lebih ramah lingkungan, ironisnya sang gubenur malah beralasan bahwa jalur rel tidak ramah lingkungan.
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
Quote:Alasan penolakan itu, menurut Teras, lebih pada konsistensi dan tanggung jawab dirinya kepada rakyat Kalteng di masa yang akan datang dengan mempertahankan hutan lindung dan komitmen heart of borneo serta pembangunan wilayah Kalteng yang mandiri dan berkelanjutan.
IMHO, keberadaan KA memiliki keuntungan dari segi:
1. Lingkungan, di mana operasional KA penumpang dan KA barang dapat mengurangi polusi yang diakibatkan oleh asap mobil bus dan truk diesel secara signifikan.
2. Ekonomi, di mana kemudahan akses antar kota yang terhubung dengan rel membuat waktu tempuh pengiriman barang atau perjalanan orang lebih singkat, dan minim gangguan, sehingga masyarakat menjadi lebih produktif.
3. Sosial, kereta api penumpang dan barang yang dioperasikan dapat menyerap lapangan kerja baru bagi penduduk wilayah setempat, baik sebagai crew KA maupun staf pengurus stasiun.
Dalam hal ini, pembangunan rel tersebut tentu saja tidak asal bangun apalagi sampai merusak hutan lindung, yang terpenting adalah niat dari seluruh jajaran terkait untuk merealisasikan rencana investor Rusia ini.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 719
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
6
Aneh juga ya......
kalo alasannya karena proyek pemerintah pusat sehingga dikhawatirkan merusak hutan lindung dan alasan lainnya
seharusnya jujur aja;
- karena proyek pemerintah pusat dikhawatirkan pemerintah daerah ga kebagian uang proyeknya
- dikhawatirkan armada truk gubernur dan koleganya tergusur dengan adanya KA
tapi walau bagaimanapun terserah tu gubernur maunya apa....
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA
walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Posts: 254
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
6
(06-08-2011, 09:50 PM)Charles Wrote: Quote:Alasan penolakan itu, menurut Teras, lebih pada konsistensi dan tanggung jawab dirinya kepada rakyat Kalteng di masa yang akan datang dengan mempertahankan hutan lindung dan komitmen heart of borneo serta pembangunan wilayah Kalteng yang mandiri dan berkelanjutan.
IMHO, keberadaan KA memiliki keuntungan dari segi:
1. Lingkungan, di mana operasional KA penumpang dan KA barang dapat mengurangi polusi yang diakibatkan oleh asap mobil bus dan truk diesel secara signifikan.
2. Ekonomi, di mana kemudahan akses antar kota yang terhubung dengan rel membuat waktu tempuh pengiriman barang atau perjalanan orang lebih singkat, dan minim gangguan, sehingga masyarakat menjadi lebih produktif.
3. Sosial, kereta api penumpang dan barang yang dioperasikan dapat menyerap lapangan kerja baru bagi penduduk wilayah setempat, baik sebagai crew KA maupun staf pengurus stasiun.
Dalam hal ini, pembangunan rel tersebut tentu saja tidak asal bangun apalagi sampai merusak hutan lindung, yang terpenting adalah niat dari seluruh jajaran terkait untuk merealisasikan rencana investor Rusia ini.
apa lagi kalau dielektrifikasi dengan sumber daya listrik dari pembangkit geothermal bakal lebih ramah lingkungan lagi dan lebih ekonomis
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..
|