Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[ASK] Soalan Sinyal
(08-07-2010, 02:07 PM)Taufik GM-MarKA Wrote: Ini persinyalan Stasiun Sempolan(1 tuas+4 tuas sinyal buat yg k arah Banyuwangi dan 2 tuas wesel+4 tuas sinyal buat yang ke arah Jember)
[Image: show.php?photo=20100708140237_Copy_of_Ma...d7ac1e.jpg]

Kalo tuas yang d puter(Di samping kotak yang d atas tuas2 wesel) itu guna'a buat apa??


Itu kotak pesawat blok. Fungsinya utk memberi/menerima blok, membuka/menutup blok, memberi/menerima lewat supaya sinyal bisa ditarik aman/tdk aman dan jg utk mengirim permintaan blok ke JRRS/Juru Rumah Sinyal jika di St. tersebut terdapat rumah sinyal. Di situ ada tingkapan arus listrik bolak balik/venster (yg berbentuk kaca lingkaran, kalo tdk salah berjumlah 4 - 8 di masing2 kotak, tergantung tipe Stasiun n jumlah sepur di emplasemen) yg menunjukkan blok aman atau tidak (warna merah/putih) yg dapat diubah dg menekan knop2 tekan di atasnnya. Ada yg satu tingkapan satu knop, ada yg 2 tingkapan satu knop. Urutan petunjuk untuk yg berjumlah 8 tingkapan kalo tdk salah :

- Ke St. berikutnya (semisal St. C) / sebelumnya (A)
- KA brgkat
- Blok ke St. berikutnya © / sebelumnya (A)
- Sepur tunggal St. berikutnya © / sebelumnya (A)
- Wesel masuk
- Dari St. berikutnya © / sebelumnya (A)
- Lewat di St. berikutnya © / sebelumnya (A)
- KA masuk

Setelah St. (B) memberi warta aman ke St. (A), knop di tingkapan blok ke St. (A) ditekan + putar engkol (sperti yg ditanyakan mas Taufik) di kotak pesawat blok tsb dimaksudkan utk "memberi jalan" supaya tingkapan blok di St. (A) menjadi warna putih sehingga sinyal bisa ditarik aman. Bgtu jg yg dilakukan St. (B) ke St. ©. KA jalan langsung di St. (A), knop Lewat di St. (A) + knop sepur tunggal ke St. (B) ditekan (tanpa putar engkol) utk mengirim blok dimaksudkan utk memberi tahu St. (B) bahwa KA brjalan langsung dan sudah brgkat menuju St. (B). Bgtu jg yg dilakukan St. (B) ke St. ©.

Maap kalo agk kurg jelas.
CMIIW
Reply
(20-09-2008, 08:08 PM)totok purwo Wrote: blok tertutup dalam kondisi normal (nggak ada KA) aspek sinyal menyala 'MERAH' (tidak aman) .... kalo ada KA baru dilayani sesuai kebutuhan aman atw tdk aman .... jika aman maka aspek di set 'HIJAU' atau 'KUNING' oleh PPKA setasiun yg akan dilewati ...
blok terbuka dalam kondisi normal (nggak ada KA) aspek sinyal menyala 'HIJAU' (aman) .... aspek akan menyala 'MERAH' atau 'KUNING' berdasarkan posisi KA di lintas tersebut .... di sistem blok terbuka aspek sinyal dilakukan secara otomatis oleh sistem (peralatan) sinyal ... tidak dilayani oleh PPKA .... kecuali untuk masuk stasiun yang ada weselnya maka aspek sinyal normal akan tetap menyala 'MERAH' ..... dan dilayani oleh PPKA ....

Wahhh ini sangat membantu sekali dan saya bener-bener tersadar bahwa ilmu perkereta apian itu banyak dan menuntut konsentrasi. Dari yang saya liat di beberapa stasuin, keknya kalo dari arah Bekasi menuju Jakarta kota, kebanyakan menggunakan blok terbuka? Benarkah analisis saya?

RF andhykandrian, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
Thread yg menarik...
Sy sdh mencoba membaca seluruh topik di thread ini, karena Sy punya "banyak" pertanyaan penasaran ttg perkereta apian, terutama u Mas2 yg sdh senior dlm dunia perkereta apian, satu saja dulu n semoga Mas2 bersedia menjelaskannya:

Ketika Sy berada di salah satu stasiun u menunggu kedatangan KA, petugas St. sering me-info-kan ke calon penumpang misalnya begini:
1. KRL Ekonomi tujuan Jakarta, sekarang KA-nya persiapan berangkat dari St. Depok Baru.
2. KRL AC Ekonomi tujuan Jakarta masuk St. Citayam
3. KRL pakuan tujuan jakarta persiapan berangkat St. Bogor.
4. KRL Pakuan tujuan Bogor saat ini melewati St. Pasar Minggu
5. dsb
6. dsb

Atau di salah satu stasiun:
1. KA. Argo parahyangan saat ini masuk St. Cikampek
2. Cirebon Express melewati St. Bekasi
3. KRL Pakuan sebentar lagi masuk Stasiun.
4. dsb

Begitu juga di stasiun-stasiun lainnya...
Nah yang jadi pertanyaan "bagaimana caranya petugas stasiun tsb mengetahui keberadaan di mana KRL/KA tsb?"

Klu hanya satu KRL/KA yg yg diumumkan sedang di mana keberadaannya , jawaban Sy mungkin menggunakan telepon antar stasiun keberangkatan n stasiun yg dituju... tapi ini kan sampai beberapa KRL/KA yg diinformasikan di mana keberadaan-nya.

Apa berhubungan dng persinyalan keluar masuk di setiap Stasiun, yg sdh dijelaskan di topik-topik di atas dan setiap informasi "kondisi" sinyal-sinyal tsb bisa diketahui oleh petugas di setiap stasiun?

Nuhun n kalau salah tempat, silahkan saja u dipindahkan.





Reply
(27-09-2010, 01:06 AM)IwanParahyangan Wrote: Thread yg menarik...
Sy sdh mencoba membaca seluruh topik di thread ini, karena Sy punya "banyak" pertanyaan penasaran ttg perkereta apian, terutama u Mas2 yg sdh senior dlm dunia perkereta apian, satu saja dulu n semoga Mas2 bersedia menjelaskannya:

Ketika Sy berada di salah satu stasiun u menunggu kedatangan KA, petugas St. sering me-info-kan ke calon penumpang misalnya begini:
1. KRL Ekonomi tujuan Jakarta, sekarang KA-nya persiapan berangkat dari St. Depok Baru.
2. KRL AC Ekonomi tujuan Jakarta masuk St. Citayam
3. KRL pakuan tujuan jakarta persiapan berangkat St. Bogor.
4. KRL Pakuan tujuan Bogor saat ini melewati St. Pasar Minggu
5. dsb
6. dsb

Atau di salah satu stasiun:
1. KA. Argo parahyangan saat ini masuk St. Cikampek
2. Cirebon Express melewati St. Bekasi
3. KRL Pakuan sebentar lagi masuk Stasiun.
4. dsb

Begitu juga di stasiun-stasiun lainnya...
Nah yang jadi pertanyaan "bagaimana caranya petugas stasiun tsb mengetahui keberadaan di mana KRL/KA tsb?"

Klu hanya satu KRL/KA yg yg diumumkan sedang di mana keberadaannya , jawaban Sy mungkin menggunakan telepon antar stasiun keberangkatan n stasiun yg dituju... tapi ini kan sampai beberapa KRL/KA yg diinformasikan di mana keberadaan-nya.

Apa berhubungan dng persinyalan keluar masuk di setiap Stasiun, yg sdh dijelaskan di topik-topik di atas dan setiap informasi "kondisi" sinyal-sinyal tsb bisa diketahui oleh petugas di setiap stasiun?

Nuhun n kalau salah tempat, silahkan saja u dipindahkan.

PPKA tau keberadaan KA2 tersebut itu dengan menelpon ke PK (Pusat Kendali), disana terpampang dengan jelas jalur kereta yang ada di wilayahnya beserta KA2 yang melewatinya yang disajikan dalam layar elektronik yang sangat lebar......
indikator pemberitahuannya ya cuma melihat posisi aspek sinyal di stasiun2 beserta no KA yang melintas, jadi orang2nya bisa tau posisi KA apa sedang berada dimana
[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
Stasiun Palmerah sewaktu masih menggunakan sinyal mekanik dengan kondisi rel masih tunggal kala itu setiap malam selalu menandakan aman untuk dilalui perjalanan KA. Itu pasti karena si sinyal mendongak ke atas (maksdunya naik ke atas, entah pas ngetiknya aku dengan kata "dongak") di kedua arah di sinyal keluar stasiun dan 1 lagi di sinyal masuk. Kalau di sinyal masuk seingat aku yang dongak ke atas itu di bagian atas alias buat menandakan si KA siap masuk di sepur lurus.

Secara logika sudah pasti khan itu menandakan sangat tidak aman karena sudah jelas kalau ketiganya menandakan aman berarti akan terjadi tabrakan yang luar biasa atau disebut PLH. Tapi kenyataannya enggak pernah ada tuh di seputaran stasiun Palmerah kala itu suatu kejadian di malam harinya.

Yang jadi pertanyaan kalau memang itu bukan untuk menandakan aman untuk dilalui KA berarti apa sekilas buat menandakan rangkaian KA tiada satu pun yang bisa melalui petak rel Serpong - Tn. Abang 2 arahnya? Mungkin yang berdomisili di luar stasiun tersebut atau pun jauh di luar Jabodetabek pernah mengalaminya juga selain aku? Cuma penasaran aja apa sih itu tandanya?
Bethe

Sekarang sudah elektrik dan persinyalannya sistem blok di mana setelah KA melintas akan menyala merah terus sampai kelak berubah jika KA selanjutnya datang. Jadinya sistemnya enggak kayak petak rel Jakarta - Bogor 2 arah dan Jakarta - Bekasi 2 arah di mana tiap KA usai melintas si sinyal yang menyala merah akan berubah kuning jika jarak belum begitu aman dan menyala hijau jika KA berikutnya siap melintas meskipun selama apapun itu.

Reply
itu biasanya klo stasiun sudah tutup
jadi semua sinyal keluar pada posisi aman
bisanya di st kelas 3
contoh di DAOP 8 ada st Bangil-Wonokerto-Sukorejo-Sengon-Lawang
Bangil & Lawang itu St besar
kalo sudah masuk dinas malam yang buka cm 2 st ini, yang lainnya tutup
jd sistem blok yang berfungsi langsung antara Bangil-Lawang
Sedangkan St Wonokerto-Sukorejo-Sengon tutup, posisi spor lempeng dan semua sinyal aman / dianggap tidak ada stasiun
Go Train Go Green
Reply
Kalo di JR yang saya ketahui di stasiun mangli..kebiasaan balik ke JR naek logawa yang nyampenya jam 10an keatas..
Reply
(01-10-2010, 08:43 PM)rzlka9 Wrote: itu biasanya klo stasiun sudah tutup
jadi semua sinyal keluar pada posisi aman
bisanya di st kelas 3
contoh di DAOP 8 ada st Bangil-Wonokerto-Sukorejo-Sengon-Lawang
Bangil & Lawang itu St besar
kalo sudah masuk dinas malam yang buka cm 2 st ini, yang lainnya tutup
jd sistem blok yang berfungsi langsung antara Bangil-Lawang
Sedangkan St Wonokerto-Sukorejo-Sengon tutup, posisi spor lempeng dan semua sinyal aman / dianggap tidak ada stasiun

Oooo
Baru tau saya....
Nah kali d antara 2 stasiun besar kelas 1 ada 5 stasiun kelas 3 dan 2 itu yang d d anggap ilang yg kelas 3 atau kelas 3 dan 2'a, hingga menyisakan blok antar stasiun kelas 1
[Image: 21kkvba.jpg]
Reply
Oh itu menandakan kalo stasiun tersebut memiliki status 'kunci malam' jadi stasiun tutup dan tidak ada petugas sehingga semua sinyal keluar bertanda aman.
Berarti tidak ada aktivitas di stasiun seperti silang, susul, berhenti.
Terdapat beberapa stasiun di Daop 9 yang masih memakai sinyal mekanik berstatus seperti itu Pisss ahhh...
Reply
(02-10-2010, 08:51 AM)raditiya Wrote: Oh itu menandakan kalo stasiun tersebut memiliki status 'kunci malam' jadi stasiun tutup dan tidak ada petugas sehingga semua sinyal keluar bertanda aman.
Berarti tidak ada aktivitas di stasiun seperti silang, susul, berhenti.
Terdapat beberapa stasiun di Daop 9 yang masih memakai sinyal mekanik berstatus seperti itu Pisss ahhh...

Seperti stasiun yang ada d siggy saya pasti'aNgikikNgikikNgikik
[Image: 21kkvba.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)