Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[ASK] Soalan Sinyal
#11
hedwigus Wrote:
Quote:kalo begini rasanya ingin ketemu "sama yang asli" (abis namanya pakai "samaran" semua neh.. mungkin saya kali yang polos pake nama asli...)

aku aseli 100%

kalo mas Hedwigus yang satu ini pasti asli, lha wong "mbah"-nya KA... (ha...ha..ha.....becanda ya mas.....BTW kapan kita para railfans semua mau tatap muka nih... mungkin janjian aja dulu di stasiun mana gitu)
Reply
#12
Walah.. bukan mbah.. masih banyak seniornya koq he he he

IRPS dan Railfans Jakarta sebenarnya cukup sering nongkrong di Dipo Traksi JNG. Sambil hunting photo dan meluk-meluk loko sambil muter-muter turn table.
Biasanya Sabtu siang ada aja koq yang datang ke sana. Kalo sepi, warga Dipo biasanya senang dikunjungi railfans.. apalagi kalo bawa kuwe :p

Reply
#13
hedwigus Wrote:Walah.. bukan mbah.. masih banyak seniornya koq he he he

IRPS dan Railfans Jakarta sebenarnya cukup sering nongkrong di Dipo Traksi JNG. Sambil hunting photo dan meluk-meluk loko sambil muter-muter turn table.
Biasanya Sabtu siang ada aja koq yang datang ke sana. Kalo sepi, warga Dipo biasanya senang dikunjungi railfans.. apalagi kalo bawa kuwe :p

wah mas Hed.. BTW kalo nongkrong disebelah mana sih ?... jangan-jangan kenal neh saya sama situ (weleh ngaku-ngaku.....), banyak kenal dong sama "crew-crew" Dipo JNG. kalo gitu salam aja untuk pak Rodjak dan pak Iswandi apalagi mas Kasno juga mas Slamet Pengging.. dia itu pembimbing saya saat PKL dulu (STM).

jadi "ngebet" nih ketemu sama mas Hed... kapan ya bisa ketemu sama railfans DaOp 1 khususnya rekan-rekan dari "S35" ?...
Reply
#14
>>>editted as request

pada bab ini akan mencoba untuk mengenal proses desain layout sinyal dalam sebuah stasiun dengan 1 main line dengan 1 siding yang yang dihubungkan dengan sepasang wesel pada hulu dan hilir stasiun, deteksi bakal pelanting yang digunakan adalah track circuit dc.

yang kita butuhkan adalah:

1. menentukan fouling point

fouling point adalah titik kritis dimana bakal pelanting pada sisi main dan siding dapat bersentuhan, bahasa teknisnya 'side to side collision'.

cara menentukannya sbb:

a. tarik garis tegah antara rel pada sisi main
b. tarik garis tegah antara rel pada sisi siding
c. tarik garis tegah pada sisi siding ke arah sisi main degan jarak 2m
d. tarik garis tegah pada sisi main ke arah sisi siding dengan jarak 2m
e. pada jarak2 tsb tarik garis memanjang menuju ujung wesel

perpotongan antara 2 garis itu dinamakan sebagai fouling point, bahasa gaulnya mah 'clearence post'



2. menentukan IRJ (insulasi rail joint)

dari titik tersebut di tarik garis ke arah stasiun dengan jarak 5m, itulah IRJ yang dipasang, IRJ ini menandakan beda section track antara Platform(peron) track dengan track luar

3. menentukan posisi sinyal starter

Sinyal starter adalah sinyal yang mengatur keberangkatan bakal pelanting untuk keluar dari batas stasiun.

caranya adalah dari IRJ kita tarik jarak ke arah dalam stasiun sebesar 5 s/d 10m, kita tempatkan sinyal starter di situ,

4. menentukan posisi sinyal masuk

sinyal masuk adalah sinyal yang megatur bakal pelanting masuk ke area interlocking (area stasiun)

caranya ditentukan dengan jarak minimum yaitu 350m dari ujung wesel terluar yang dihadapan

5. menentukan sinyal muka

sinyal muka (distant signal) adalah sinyal yang menandakan bahwa bakal pelanting akan mendekati sinyal lagi, tetapi tidak mempunyai aspek merah tidak aman)

ditentukan dengan jarak memungkinkan 1000m didepan sinyal masuk jika kondisi track lurus, atau 500 s/d 600m juka track nya berkurva

6. menentukan sinyal blok

sinyal blok adalah sinyal yang berfungsi untuk mengatur pergerakan bakal pelanting menuju section block (bahasa gaulnya menuju petak jalan)

kayaknya sih yang pernah di denger, kl jarak 1 sta dgn sta lain <5km g perlu sinyal blok (untuk lintas ckp-cn, cn-tegal g tau, tegal-smt)

ilustrasinya di sinih.....

[Image: 2526903965_8a90bdf222_o.gif]

[Image: 2526903659_b7ffabd820_o.gif]


segitu dulu yah..kl ada koreksi sangat diharapkan karena keterbatasan penulis,pengen ngeshare aja...

mas momod mas mimin, kl salah d delete ajahTersenyuum

yang mo nambahin, koreksi ato cacimaki monggo dah Tersenyuum[/img]
masih depan victoria.......==CTC I, II, III, IV==
Reply
#15
Sinyal blok bisa saja digunakan walau jarak antara 2 stasion kurang dari 5km... lihat saja rute MRI - JAKK... semuanya menggunakan sinyal blok Tersenyuum

Reply
#16
oh iya yah..lupa......aq punya lho data teknis lengkapnya mas..TOCS jabotabekTersenyuum
masih depan victoria.......==CTC I, II, III, IV==
Reply
#17
cobacobi Wrote:oh iya yah..lupa......aq punya lho data teknis lengkapnya mas..TOCS jabotabekTersenyuum

mas cobacobi dan mas hed...

enaknya sih sambil didiskusikan ya lewat gambar (ilustrasi)... mis : sinyal muka, sinyal stater, sinyal masuk atau sinyal blok itu apa ? lumayan lho pahalanya "nyebar" pengetahuan...

thank's atas ilmunya... kapan ketemu dengan anggota semua ?..
Reply
#18
wah..iya nih...banyak yang gelap yah.....sorry2.....ntar aq edit deh yah.....buat om hedwig makasih td d ingetin buat tarohin ilustrasi, ma mas bagus ntar tak edite... luengkap kap...
masih depan victoria.......==CTC I, II, III, IV==
Reply
#19
cobacobi Wrote:wah..iya nih...banyak yang gelap yah.....sorry2.....ntar aq edit deh yah.....buat om hedwig makasih td d ingetin buat tarohin ilustrasi, ma mas bagus ntar tak edite... luengkap kap...


tengkyu mas cobacobi atas editannya........ ditunggu sama "Lok Bima Kunting " ya...
Reply
#20
Buat rekan2..tolong tambahin n koreksi yah....

mas agus.....JNG masih pake SSI kan yah?, hayoh ngakuBig Grin
masih depan victoria.......==CTC I, II, III, IV==
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)