Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
The First Trip Report From Bali !!!
#31
(07-05-2012, 06:39 AM)mszams Wrote: Karena hampir jam 8pagi, hampir berangkat ni kereta, akhirny saya masuk ke K1, cari tempat duduk sy, baru masuk AC dah kerasa dinggiiiinnn, suegeerrr hehehehe, ini interior K1 yang saya naiki
[spoiler=interior]

[Image: interior.jpg]
[/spoiler]

Dapet kereta nomor 1 ya om?
saya juga dapet k-1 yang interiornya kayagini pas naek Muttim dulu, jadi kursinya ada kupingnya buat pegangan.....Ngakak

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#32
ayo mas cpt di lanjutkan TR nya dah gak sabar nunggunya...........

MENUNGGU DIJALANKANNYA LAGI BANYUBIRU


SETELAH ISTIRAHAT PANJANG
Senang
Reply
#33
Lanjut lagi mas TRnya,,,,,,
Reply
#34
Masih Kapan ya... TRnya Mas Top Banget Mas
Make yourself usefull to other.
Reply
#35
(15-04-2012, 02:09 PM)Bimantara Wrote:
(15-04-2012, 10:53 AM)Michael Arka Wrote: Iya ya,beda banget skrg?? Bingung
Dulu saya tahun 2008/2009 msh bagus kok,bus pake pnya sndri (bukan DAMRI),trus bus jg naek kapal smpi di depan stasiun Banyuwangi Baru persis.Kursinya pun jg lega.

Sama om saya juga sama kayak om , sekarang berarti beda banget

wah, beberapa hari yang lalu saya dari SGU n turun di BW malah melihat fenomena yang lebih parah gan
waktu itu sambil nunggu jemputan, saya lihat penumpang muttim yang jurusan DEN kebingungan karena bus penjemput tidak ada
setelah hampir 30 menitan datenglah bus PO AKAS ASRI dengan tulisan Jember-Banyuwangi-Denpasar AC Tarif biasa. Dari tulisan tersebut jelas itu bus reguler, bukan carteran PT. Kereta Api Indonesia (Persero), didalamnya juga penumpang sudah lumayan penuh (saya gak lihat ke dalam, tapi dari luar terlihat sekitar 70% dari kapasitas bus)
naah, oleh petugas stasiun BW, penumpang Muttim tujuan DEN disuruh ikut bus tersebut.!!
awalnya saya masih gak percaya, gimana bisa penumpang dari KA Muttim yang udah pegang karcis terusan dengan tarif jauh di atas bus umum disuruh ikut bus reguler yang hampir penuh itu.???padahal tarif bus Jember-Denpasar aja cuman Rp 55.000 dan tarif muttim jauh di atas itu. Gak lama kemudian si petugas menghampiri saya karena mengira saya salah satu penumpang tujuan Denpasar. Kebeneran banget, saat itu saya sempetin nanya ke petugas tadi "pak ke Bali apa sekarang pakai AKAS.??" si petugas dengan enteng menjawab "iya mas, sepi"
wah wah wah, ko' makin jelek aja nih dalam hati saya
sayangnya karena memang tidak niat hunting jadi gak bawa kamera buat motret momen langka tersebut
Reply
#36
lanjut dong mase
Reply
#37
(30-05-2012, 09:39 PM)BB 30501 Wrote: wah, beberapa hari yang lalu saya dari SGU n turun di BW malah melihat fenomena yang lebih parah gan
waktu itu sambil nunggu jemputan, saya lihat penumpang muttim yang jurusan DEN kebingungan karena bus penjemput tidak ada
setelah hampir 30 menitan datenglah bus PO AKAS ASRI dengan tulisan Jember-Banyuwangi-Denpasar AC Tarif biasa. Dari tulisan tersebut jelas itu bus reguler, bukan carteran PT. Kereta Api Indonesia (Persero), didalamnya juga penumpang sudah lumayan penuh (saya gak lihat ke dalam, tapi dari luar terlihat sekitar 70% dari kapasitas bus)
naah, oleh petugas stasiun BW, penumpang Muttim tujuan DEN disuruh ikut bus tersebut.!!
awalnya saya masih gak percaya, gimana bisa penumpang dari KA Muttim yang udah pegang karcis terusan dengan tarif jauh di atas bus umum disuruh ikut bus reguler yang hampir penuh itu.???padahal tarif bus Jember-Denpasar aja cuman Rp 55.000 dan tarif muttim jauh di atas itu. Gak lama kemudian si petugas menghampiri saya karena mengira saya salah satu penumpang tujuan Denpasar. Kebeneran banget, saat itu saya sempetin nanya ke petugas tadi "pak ke Bali apa sekarang pakai AKAS.??" si petugas dengan enteng menjawab "iya mas, sepi"
wah wah wah, ko' makin jelek aja nih dalam hati saya
sayangnya karena memang tidak niat hunting jadi gak bawa kamera buat motret momen langka tersebut

Wah yang kayakgini jadi bikin ga recomended banget.....Ngakak
Percuma aja saya pikir PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan perjalanan sampai DEN, mending dihapus aja deh daripada menyusahkan para penumpang itu sendiri....Xie Xie

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#38
Wah-wah kok tambah jelek ya pelayanan dari SGU sampai DPS? Zaman saya dulu bisnya bagus dan memang punya PT KA. Memang sekarang bisnya dijual ya? Wek
Kalau begini mendingan naik bis exe saja deh. 100.000 sudah dapat makan 1 kali.
Reply
#39
Saya juga pernah th lalu rencana naik mutiara timur malam dr BW. Dari DPS naik bus tujuan jember sekitar pukul 16.00 WITA. Kalau tidak salah jadwal mutiara timur malam dr BW itu jam 22.00 WIB. Karena saya tiba di BW itu sekitar pukul 22.30 ya sudah pasrah karena terlambat, akhirnya rencana saya ubah jadi naik Logawa dari Jember. Begitu sampai stasiun Jember saya baru ingat ternyata jam saya masih WITA, akhirnya saya naik Mutim juga dari Jember. Hahahaha

Pesan moral: pastikan kita masuk wilayah WIB atau WITA, hehehe
RF steve der wilder, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#40
lanjut kang
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)