Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Daops di mana :
1. Dwiganda / double - double track berada (Tj Priok - Ancol dan Jatinegara - Cikarang).
2. Yang punya stasiun silang bertingkat >> Kampung Bandan.
3. Yang sering gangguan perjalanan (1 kereta telat berdampak ke hampir seantero Jabodetabek).
4. Paling banyak kalimat makian (roker Jabodetabek) kalo soal pelayanan.
5. Yang sdh sangat langka dg kereta ketelannya.
Posts: 203
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
1
Asyik, KRL Bisa Sampai ke Cikarang pada 2018
TEMPO.CO, Bekasi - Kereta rel listrik commuter line direncanakan beroperasi hingga Cikarang, Kabupaten Bekasi. "Targetnya awal 2018," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice Hutajulu, Minggu, 24 Januari 2016.
Joice menuturkan kini infrastrukturnya tengah dibangun, yaitu pembangunan double-double track dari Stasiun Manggarai-Bekasi dan Bekasi-Cikarang. Adapun untuk Manggarai-Bekasi, pembangunannya sudah hampir rampung, sementara Bekasi-Cikarang masih sebatas elektrifikasi.
Menurut dia, sesuai dengan kontrak, elektrifikasi selesai pada Agustus 2016. Karena itu, jika proyek tersebut rampung, dimungkinkan operasi commuter line dapat direalisasikan. "Tapi, bergantung kesiapan support dari PLN," katanya. Lagi pula, kata dia, proses elektrifikasi juga terkendala status heritage Stasiun Tambun.
Baca juga: Tanah untuk Rel Ganda, Warga Minta Harga Rp 5 Juta
Adapun untuk modernisasi dan pembangunan double-double track terkendala oleh angkutan batu bara di Stasiun Bekasi. Karena itu, pihaknya masih mencari solusi dengan adanya beberapa kendala tersebut sehingga double-double track dapat dipakai sesuai dengan target awal 2018.
Sementara itu, pembangunan dua jembatan di atas kali sepanjang Bekasi hingga Cikarang hampir rampung. Misalnya, jembatan di atas Kali Bekasi progresnya mencapai 80 persen. "Tinggal memasang bantalan rel kereta," kata salah satu pekerja. Jembatan baru itu, rencananya akan dipakai untuk kereta jarak jauh.
Ia mengatakan jembatan baru di atas Kali Bekasi memiliki panjang sekitar 75 meter. Setelah pembangunan jembatan, akan dibangun infrastruktur penghubung antara jembatan dan rel kereta api. Menurut dia, dibutuhkan sekitar setahun lagi untuk menyelesaikan semuanya. "Mungkin bersamaan dengan pembangunan DDT (double-double track)-nya," tuturnya.
Baca juga: Tujuh Perlintasan Kereta Api di Bekasi Ditutup
Double-double track dibangun untuk memisahkan jalur antara kereta jarak jauh dan commuter line. Sebab, selama ini penggunaan jalur double track kerap bersinggungan sehingga PT Kereta Api Indonesia lebih memprioritaskan kereta jarak jauh, sedangkan commuter line sering tertahan menjelang Stasiun Jatinegara.
Adapun proyek DDT tersebut terbagi menjadi empat paket, di antaranya, Paket A (Manggarai-Jatinegara) senilai Rp 3,440 triliun, Paket B2 (1) Jatinegara-Bekasi Rp 900 miliar, Paket B2 (2) (Jatinegara -Bekasi) Rp 260 miliar dan Paket B1 (Bekasi-Cikarang) senilai Rp 1,121 triliun. Semua dikerjakan secara multiyears.
*) http://www.tempo.co/read/news/2016/01/25...-pada-2018
Posts: 203
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
1
17-02-2016, 05:47 AM
(This post was last modified: 17-02-2016, 05:47 AM by Bagazi.)
Posts: 2,236
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
14
19-02-2016, 11:05 AM
(This post was last modified: 19-02-2016, 11:06 AM by nino.)
Quote:Jakarta -Hari ini, Kereta Pelabuhan Tanjung Priok dilakukan proses uji coba dari Stasiun Pasoso-Stasiun Jakarta International Container Terminal (JICT). Saat proses uji coba dihadiri oleh Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli. Kereta ini sempat mati suri.
Nantinya, kereta khusus pembawa kontainer ini akan dioperasikan oleh anak PT Kereta Api Indonesia (KAI), yaitu PT Kereta Api Logistik (Kalog).
Direktur Operasi dan Pemasaran Kalog, Sugeng Priyono menjelaskan, kereta pelabuhan siap beroperasi secara komersial pada minggu pertama Maret 2016.
"Kira-kira minggu pertama Maret, kita siap operasikan sarana pendukung dan sebagainya," kata Sugeng, di lokasi uji coba kereta pelabuhan, Stasiun JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2016).
Saat ini, pengembangan jaringan kereta pelabuhan telah mencapai 95%. Sugeng menjelaskan, pihaknya sedang menyelesaikan pembangunan sarana tambahan seperti fasilitas penerbangan, kantor hingga stasiun JICT.
Kereta pelabuhan akan beroperasi pada tahap awal sebanyak 2 kali perjalanan pulang pergi. Artinya, ada 4 perjalanan kereta menuju Cikarang Dry Port. Setiap 1 kali perjalanan, kereta barang bisa menarik 30 gerbong datar. Setiap 1 gerbong datar terdiri dari 2 kontainer berkapasitas 1 TEUs.
Artinya, lokomotif bisa membawa 60 kontainer dalam sekali perjalanan. Barang yang dibawa dikhususnya untuk kontainer ekspor dan impor.
"Tahap awal, operasinya saat malam hari ke Cikarang Dry Port," tambahnya.
Rute kereta pelabuhan, lanjut Sugeng, bisa diperluas hingga daerah Cikampek, Gedebage Bandung, hingga Serang Banten.
"Rute Cikarang Dry Port, tapi bisa dikembangkan sampai ke Gedebage. Kemudian bisa dikembangkan sampai titik angkutan logistik di Cibungur dekat Cikampek dan daerah Serang, yang merupakan pusat industri," ujarnya.
http://finance.detik.com/read/2016/02/18...maret-2016
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
(25-01-2016, 05:52 PM)Bagazi Wrote: Asyik, KRL Bisa Sampai ke Cikarang pada 2018
TEMPO.CO, Bekasi - Kereta rel listrik commuter line direncanakan beroperasi hingga Cikarang, Kabupaten Bekasi. "Targetnya awal 2018," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice Hutajulu, Minggu, 24 Januari 2016.
Joice menuturkan kini infrastrukturnya tengah dibangun, yaitu pembangunan double-double track dari Stasiun Manggarai-Bekasi dan Bekasi-Cikarang. Adapun untuk Manggarai-Bekasi, pembangunannya sudah hampir rampung, sementara Bekasi-Cikarang masih sebatas elektrifikasi.
Menurut dia, sesuai dengan kontrak, elektrifikasi selesai pada Agustus 2016. Karena itu, jika proyek tersebut rampung, dimungkinkan operasi commuter line dapat direalisasikan. "Tapi, bergantung kesiapan support dari PLN," katanya. Lagi pula, kata dia, proses elektrifikasi juga terkendala status heritage Stasiun Tambun.
Baca juga: Tanah untuk Rel Ganda, Warga Minta Harga Rp 5 Juta
Adapun untuk modernisasi dan pembangunan double-double track terkendala oleh angkutan batu bara di Stasiun Bekasi. Karena itu, pihaknya masih mencari solusi dengan adanya beberapa kendala tersebut sehingga double-double track dapat dipakai sesuai dengan target awal 2018.
Sementara itu, pembangunan dua jembatan di atas kali sepanjang Bekasi hingga Cikarang hampir rampung. Misalnya, jembatan di atas Kali Bekasi progresnya mencapai 80 persen. "Tinggal memasang bantalan rel kereta," kata salah satu pekerja. Jembatan baru itu, rencananya akan dipakai untuk kereta jarak jauh.
Ia mengatakan jembatan baru di atas Kali Bekasi memiliki panjang sekitar 75 meter. Setelah pembangunan jembatan, akan dibangun infrastruktur penghubung antara jembatan dan rel kereta api. Menurut dia, dibutuhkan sekitar setahun lagi untuk menyelesaikan semuanya. "Mungkin bersamaan dengan pembangunan DDT (double-double track)-nya," tuturnya.
Baca juga: Tujuh Perlintasan Kereta Api di Bekasi Ditutup
Double-double track dibangun untuk memisahkan jalur antara kereta jarak jauh dan commuter line. Sebab, selama ini penggunaan jalur double track kerap bersinggungan sehingga PT Kereta Api Indonesia lebih memprioritaskan kereta jarak jauh, sedangkan commuter line sering tertahan menjelang Stasiun Jatinegara.
Adapun proyek DDT tersebut terbagi menjadi empat paket, di antaranya, Paket A (Manggarai-Jatinegara) senilai Rp 3,440 triliun, Paket B2 (1) Jatinegara-Bekasi Rp 900 miliar, Paket B2 (2) (Jatinegara -Bekasi) Rp 260 miliar dan Paket B1 (Bekasi-Cikarang) senilai Rp 1,121 triliun. Semua dikerjakan secara multiyears.
*) http://www.tempo.co/read/news/2016/01/25...-pada-2018 Kelamaan... :  g Rangkas Bitung aja msh single track pula khan...
Posts: 2
Threads: 0
Joined: Jul 2014
Reputation:
0
(20-02-2016, 10:57 AM)Dana Komuter Wrote: (25-01-2016, 05:52 PM)Bagazi Wrote: Asyik, KRL Bisa Sampai ke Cikarang pada 2018
TEMPO.CO, Bekasi - Kereta rel listrik commuter line direncanakan beroperasi hingga Cikarang, Kabupaten Bekasi. "Targetnya awal 2018," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice Hutajulu, Minggu, 24 Januari 2016.
Joice menuturkan kini infrastrukturnya tengah dibangun, yaitu pembangunan double-double track dari Stasiun Manggarai-Bekasi dan Bekasi-Cikarang. Adapun untuk Manggarai-Bekasi, pembangunannya sudah hampir rampung, sementara Bekasi-Cikarang masih sebatas elektrifikasi.
Menurut dia, sesuai dengan kontrak, elektrifikasi selesai pada Agustus 2016. Karena itu, jika proyek tersebut rampung, dimungkinkan operasi commuter line dapat direalisasikan. "Tapi, bergantung kesiapan support dari PLN," katanya. Lagi pula, kata dia, proses elektrifikasi juga terkendala status heritage Stasiun Tambun.
Baca juga: Tanah untuk Rel Ganda, Warga Minta Harga Rp 5 Juta
Adapun untuk modernisasi dan pembangunan double-double track terkendala oleh angkutan batu bara di Stasiun Bekasi. Karena itu, pihaknya masih mencari solusi dengan adanya beberapa kendala tersebut sehingga double-double track dapat dipakai sesuai dengan target awal 2018.
Sementara itu, pembangunan dua jembatan di atas kali sepanjang Bekasi hingga Cikarang hampir rampung. Misalnya, jembatan di atas Kali Bekasi progresnya mencapai 80 persen. "Tinggal memasang bantalan rel kereta," kata salah satu pekerja. Jembatan baru itu, rencananya akan dipakai untuk kereta jarak jauh.
Ia mengatakan jembatan baru di atas Kali Bekasi memiliki panjang sekitar 75 meter. Setelah pembangunan jembatan, akan dibangun infrastruktur penghubung antara jembatan dan rel kereta api. Menurut dia, dibutuhkan sekitar setahun lagi untuk menyelesaikan semuanya. "Mungkin bersamaan dengan pembangunan DDT (double-double track)-nya," tuturnya.
Baca juga: Tujuh Perlintasan Kereta Api di Bekasi Ditutup
Double-double track dibangun untuk memisahkan jalur antara kereta jarak jauh dan commuter line. Sebab, selama ini penggunaan jalur double track kerap bersinggungan sehingga PT Kereta Api Indonesia lebih memprioritaskan kereta jarak jauh, sedangkan commuter line sering tertahan menjelang Stasiun Jatinegara.
Adapun proyek DDT tersebut terbagi menjadi empat paket, di antaranya, Paket A (Manggarai-Jatinegara) senilai Rp 3,440 triliun, Paket B2 (1) Jatinegara-Bekasi Rp 900 miliar, Paket B2 (2) (Jatinegara -Bekasi) Rp 260 miliar dan Paket B1 (Bekasi-Cikarang) senilai Rp 1,121 triliun. Semua dikerjakan secara multiyears.
*) http://www.tempo.co/read/news/2016/01/25...-pada-2018 Kelamaan... : g Rangkas Bitung aja msh single track pula khan...
kelamaan sih emang.
tapi apa hubungannya DDT sama rangkasbitung?
Posts: 203
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
1
Update | Proyek Double-Double Track & Manggarai Central
Update | Stasiun Jatinegara
Update | Stasiun Bekasi Timur
photo by instagram @fer_Ryan
Posts: 203
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
1
Update | Dipo Kereta Tanah Abang
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
@Bgazi: itu kayaknya foto2 di forum sebelah yaa...  (ane juga tau ID ente di forum sebelah)
|