Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Laporan Perjalanan KA Sawunggalih Utama
#51
Haha, malah KA Tidar yg lewat mas, bener2 di luar perkiraan..
BTW KA Tidar itu KA Sawung Lebaran ya mas? apa sdh resmi nanti pake nama itu?
Reply
#52
(28-10-2014, 01:50 PM)yogisuryawan Wrote: Haha, malah KA Tidar yg lewat mas, bener2 di luar perkiraan..
BTW KA Tidar itu KA Sawung Lebaran ya mas? apa sdh resmi nanti pake nama itu?

rencana awalnya sih begitu.
iya, rencananya KA sawaunggalih lebaran itu berganti nama menjadi KA Tidar KTA-PSE PP setelah lebaran. tapi gak tahu kenapa sampe sekarang belom diresmikan juga ama pt sepur..
dia jadi masih ngegangtung gitu

[spoiler]
mohon maaf, dikalimat terakhir saya menuliskan prupuk. itu salah ketik euy.
harusnya songgom. mohon maaf yang sebesar-besarnya[/spoiler]
Reply
#53
Lanjutan bro..

Meskipun tampilannya berubah dan bkin saya rada mumet buat posting foto-foto dan videonya, yuk mari kita lanjutkan perjalanan KA 122 Sawunggalihnya yak. Sebelumnya, sudah saya ceritakan bahwa KA 122 ini telah lepas distasiun songgom yang telah bersilang dengan KA Fajar Utama YK tujuan pasar senen. Lepas stasiun songgom, tentunya kita akan masuk stasiun prupuk, pintu gerbang daop 5 purwokerto dilintas tengah pulau jawa. Pada petak prupuk – purwokerto  sudah menggunakan jalur ganda. Moment-moment indah di stasiun bumiayu pun sudah hilang. Dulu, sebelum jembatan sokolimolas dengan kerangka besi diganti beton, ditempat ini eksotis banget buat foto sepur.  Tapi sekarang semuanya sudah musnah sering pembangunan jalur ganda tersebut. maaf rada out of topik, beberapa foto yang sempet saya abdaikan disalah satu jembatan terindah yang pernah saya lewati
 
[spoiler=sokolimolas]
[Image: 4056539833_5b16f9fed0.jpg][/spoiler]
 
[spoiler=Dtan KA 80]

[Image: 3751054283_237dab7edf.jpg][/spoiler]
 
[spoiler=BMA di 2009]
[Image: 3818062376_d222ec71d2.jpg][/spoiler]
 
[spoiler=tikungan abimanyu]
[Image: 3806217503_fa35fddff3.jpg][/spoiler]
 
[spoiler=KA 41 Taksaka]
[Image: 3788441326_8c3cce003e.jpg][/spoiler]
 
[spoiler=meninggalkan BMA]

[Image: 3763786229_27b8f27487.jpg][/spoiler]
 

Baiklah, itu adalah beberapa foto yang bisa saya tampilkan, sebenarnya sih banyak banget kalo boleh diupload semua mah, tapi gak usah deh. Fokus ke laporan perjalannya ajah. Yuuuks, dilanjutkan.
Memasuki stasiun prupuk, sepur kebanggan rakyat kutoarjo ini pun memelankan laju. Mungkin peralihan dari singel menjadi double track kali yak, so lepas prupuk bakalan digeber lagi tuh sampe stasiun purwokerto. Smpai stasiun purwokerto, KA 122 ini tidak berhenti di stasiun yang dilewatinya seperti stasiun prupuk, stasiun linggapura, stasiun bumiayu, stasiun kretek, stasiun patuguran, stasiun legok, stasiun karang sari, stasiun karanggandul dan berakhir distasiun purwokerto. Jalur petak prupuk – purwokertopun cukup unik, dimana stasiun tertingginya berada distasiun patuguran yang memiliki kode stasiu PAT. Unik karena posisinya yang berupa tanjakan dan turunan, dimana banyak sekali tikungan-tikungan dahsyat. Pokoknya mah, saksikan terus ajah deh trip report sederhana ini, karena pada petak ini saya masih tetap full bordest. Ngakak
 
Berikut adalah detik-detik ketika melewati stasiun prupuk:
 
[spoiler]
[Image: 15817367465_7dbd766874.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15817367485_bc534faf07.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15817367495_31b01d4fd2.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15815507811_593a9ab7f2.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15815507831_56c45169b4.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15815507841_8fd3327bae.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15815507961_b3647e4ff6.jpg][/spoiler]
 
Dan akhirnya kami bablas distasiun prupuk ini. Berhubung stasiunnya ada disebelah kanan rangkaian dan ane ada disebelah kiri rangkaian, manghadap ke arah rel ganda, maka dari itu ane gak punya foto stasiun prupuk euy. Tapi gak masalah, mungkin ini bisa membantu.

Sekilas stasiun prupuk
Memiliki kode stasiun PPK. Stasiun prupuk berlokasi di desa margasari, kecamatan prupuk, tegal. Tepatnya berada diKM 38+500 dan pada ketinggian 36 meter DPL. Stasiun ini merupakan stasiun percabangan. Jalur utama menghubungkan kroya-cirebon dan jalur cabangnya menghubungkannya hingga stasiun tegal. Stasiun kelas dua ini memiliki 4 jalur. Stasiun ini memiliki bangunan stasiun baru, dan stasiun prupuk lama digunakan sebagai ruangan PUK (pengawas urusan kereta). Selain tower air, ciri khas lain stasiun prupuk adalah sisa-sisa jembatan bekas timbangan KA Barang. Oya, tak jauh dari stasiun, juga terdapat jalur lori tebu loh, namun sayang. Sudah terendam tanah Bethe namun demikian, sisa-sisa kejayaanya masih bisa kita tengok dijalan raya.
 
Sepanjang mata memandang, disekitaran stasiun prupuk pun menghampar perkebunan tebu yang lurus. Hal ini sudah bisa kita temui dari foto-foto yang sudah saya upload diatas.

Lepas prupuk speed KA 122 mulai kenjang, jalur sudah mulai menanjak nih coy sepertinya. Terdengar dari deru lokomotifnya loh. Dan tak lama setelahnya, kami berpapasan dengan KA Bendera daop 6 Yogyakarta, ka apa hayo? Yap, itulah KA Argo lawu yang ditarik oleh si pooooungs, cc 206.

[spoiler]
[Image: 15631626919_8ea941c70c.jpg][/spoiler]

 
[spoiler]
[Image: 15815508011_57f82efa7b.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15815508091_e34acc5749.jpg][/spoiler]
 
Pemandangan lepas stasiun prupuk cukup menakjubkan. Dikelilingi oleh barisan pegunungan dan ditemani oleh birunya langit. Hijaunya sawah juga sungguh memanjakan mata. Subhanallah. Tapi sayang, dikejauhan sana ada yang sedang berkesusahan. Ketika saya melakukan trip report ini, pada 19 juli 2014 lalu, jembatan comal di pantura sana sedang rusak dan dalam tahap renovasi. Alhasil semua kendaraan yang menuju semarang dialihkan lewat jalur selatan ini. Dari balik jendela, saya hanya bisa memandangi mereka yang tengah berjuang melawan kemacetan dan padatnya jalanan aspal tersebut. semoga selamat yak bro, ogut duluan :dadaght
 
[spoiler]
[Image: 15198550473_f76679fb26.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15198550573_1d71290313.jpg][/spoiler]

 
Berkelok-kelok mengikuti irama rel yang kami lalui dengan kecepatan sedang, kanan ke kanan, kiri kekiri, lurus menanjak menjadi santapan cc 20134 ini. Tak lama, kami bertemu dengan perlintasan sebidang. Yap, lagi-lagi kami mendahului rekan-rekan yang sedang mudik dengan argo karet tersebut. lumayan, naik sepur lebih cepet juga bro ketimbang moda transportasi darat lainnya.
 
[spoiler]
[Image: 15198550683_a5e83b1d8c.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15198550753_47b637a010.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15198550763_962cab1cd3.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15198550773_5fb47d10f6.jpg][/spoiler]
 
Kami duluan yak teman-teman Huh
 

 
 [spoiler]
[Image: 15633221000_88889ac7a1.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15633221010_9f3ec31217.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15633221020_674323b40e.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15633221030_e7fc84603e.jpg][/spoiler]
 
Setelah melewati perlintasan sebidang, nanjak terus bro sampe stasiun patuguran
 
[spoiler]
[Image: 15633221060_e89bd178ba.jpg]
 

[Image: 15633221200_1d9339ffd7.jpg][/spoiler]

Rel-nya masih berkelok-kelok. Kini belok ke kanan mas bro

[spoiler]
[Image: 15819712792_189dc83f06.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15819712812_7a11ba56d4.jpg][/spoiler]
 
Aman buat KA 122, silahkan dilanjut
[spoiler]
[Image: 15819712882_e28c2507fd.jpg][/spoiler]
 
Setelah capek berkelok-kelok dan mendaki gunung, kami sudah tiba distasiun linggapura. Stasiun kecil nan ekostis. Eksotis dimananya? Tak jauh dari stasiun ada jembatan yang diatasnya ada kurungannya, seraya masuk jembtaan tersebut pun ada tikungannnya. Recomendasi banget deh pokoknya mah buat hunting foto sepur. Sayang, kegagahannya sedikit berkurang akibat adanya jalur ganda disebelahnya Huh
 
Persiapan memasuki stasiun linggapura
                                                                                                                                                                     
[spoiler]
[Image: 15816326061_15e4cf4c77.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15816326351_7c8eb45194.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15816326591_3452741bda.jpg][/spoiler]
 

Saat kami datang kesana, kami berjalan langsung di stasiun kecil tersebut. jadinya gak banyak foto yang bisa saya ambil disitu. Ya, seadanya ajah deh yak

 
[spoiler]
[Image: 15816327071_e1c1aa34f0.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15816327081_3fe5c0a149.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15816327091_693c81d5d4.jpg][/spoiler]
 
Sekilas stasiun linggapura
Stasiun berkode LG ini beralamat dijalan stasiun no 1, desa talang, kecamatan tonjong kabupaten brebes yang berada diketinggian 156 meter dpl dan berada pada KM 304+79.
 
[spoiler=stasiun linggapura]
[Image: 15818488865_d4179668f1.jpg][/spoiler]
 
Dan ini dia jembatan yang saya ceritakan tersebut:
 
[spoiler]
[Image: 15818489295_048b0516a5.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15818489545_fb29e6fd20.jpg][/spoiler]
 
Ups, ternyata kita melewati jembatan tersebut, dan ya hasilnya ya gak kelihatan deh jadinya. Lepas jembatan tersebut, rel akan menikung ke sebelah kanan rangkaian KA, mayan deh duduk di K2-6 

[spoiler]
[Image: 15818489645_e41e8dee62.jpg][/spoiler]

 
[spoiler]
[Image: 15818489665_593a7485d9.jpg][/spoiler]
 
Lepas stasiun linggapura, banyak sekali tikungan-tikungan yang menawan. Sayang jika dilewatkan begitu saja.
 
[spoiler=ada yang tahu, apa maknanya?]

[Image: 15638805857_a4451a28d3.jpg][/spoiler]
 
Tak jauh dari jembatan pertama, masih ada jembatan selanjutnya bro. Cakep juga sih tikungannya
 
[spoiler]
[Image: 15638805887_b15e222ab4.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15638805897_a9c1267e13.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15638806007_606b44578f.jpg][/spoiler]

 
[spoiler]
[Image: 15638806027_228a89c2b0.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15638806037_42884fa6ed.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15825653955_ce933024c6.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15825654025_02c5b187ba.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15825654035_52b76644b4.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15825654115_34fecfb107.jpg][/spoiler]

Nenjak terus boy

[spoiler]
[Image: 15825654305_20d5e560f7.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15825654315_44dc61e4f6.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15206303563_2ace137462.jpg][/spoiler]

 Petak linggapura-bumiayu fantasitik sekali jalurnya, berkelok-kelok tiada habisnya. Sembari menanjak saya manfaatkan untuk berfoto.


[spoiler]
[Image: 15206303633_f67278c2c0.jpg][/spoiler]

Jalur kembali berbelok, dan tak lama kami berpapasan dengan KA barang angkutam semen. Kalo gak salah ini ka semen relasi KRL-AWN deh.

[spoiler]
[Image: 15206303663_efe26295a8.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15206303683_155e818cc0.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15206303693_2233d154c1.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15206303713_450b89428d.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15823922831_b3c2a8df67.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15823922961_f2b654a9ea.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15823923041_ca188eee63.jpg][/spoiler]

 

[spoiler]
[Image: 15823923061_b6cc62c58a.jpg][/spoiler]


[spoiler]
[Image: 15823923071_6da949ddde.jpg][/spoiler]

Sepure wis liwat, sinyalnya masih ijo

[spoiler]
[Image: 15823923101_e4f59bebc8.jpg][/spoiler]
Lagi-lagi, kami harus melewati jembatan. Kali ini jembatannya sudah berbeton loh Huh
 
[spoiler]
[Image: 15641023010_8d15e98bb0.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15641023110_94313e2475.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15641023120_643fcf9cb0.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15641023250_0940f9102d.jpg][/spoiler]
 
Ada yang tahu nama jembatan diatas? Kalo tau, silahkan dishare yah.
Dan, kami lagi-lagi dan lagi berbelok mengikuti lentunan rel yang menuntun kami.
 
[spoiler]
[Image: 15641023270_149573c3e9.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15641023370_df366a8f16.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15802371816_465bdde026.jpg][/spoiler]
 

Masih ada tikungan lagi bro

 
[spoiler]
[Image: 15802371826_c7b319f7b1.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15802371926_e655590a82.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15802372006_ec5570da8a.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15802372116_6e1b94ee21.jpg][/spoiler]
 
Tikungan terakhir sebelum masuk stasiun bumiayu
 
[spoiler]
[Image: 15802372246_9d29d5992a.jpg][/spoiler]
 
Dan ini lah pemandangan yang paling eksotis yang dilalui oleh KA 122 , yaitu ketika sepur melewati jembatan sokolimolas, atau 15 tiang. Dulu, waktu masih berjumlah 15 tiang penyangga,  foto sepur dari atas jembatan ini menjadikan salah satu spot terbaik diindonesia. Namun itu dulu, cerita sudah berubah ketika jalur ganda sudah dapat dilalui.

Perisapan masuk stasiun bumiayu,  dan melintas jembatan
[spoiler]
[Image: 15647792580_ca3160329d.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15647792590_bce7a56fbe.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15647792690_d83dd1a559.jpg][/spoiler]
 
Dan ternyata kalau diperhatikan, jalur yang kami lalui itu menurun loh bro
 
[spoiler]
[Image: 15647792700_b0a5ace41f.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15647792760_b0b85d0939.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15647792900_2ec35e6382.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15212692454_717c799874.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15212692514_6aa8f5e110.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15212692524_fa5d0e9a46.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15212692684_0981f7e6b4.jpg][/spoiler]

Dan inilah detik-detik ketika kami melewati jembatan sokolimolas itu
 
[spoiler]
[Image: 15212692754_3400f82049.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15212692794_aff1029f2c.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15213259753_2b8433cf8e.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15213259823_bc99b47490.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15213259843_4318b462a4.jpg][/spoiler]
 
Pemandangan dari atas jembatan
 
[spoiler]
[Image: 15213259933_2ee33d7653.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15213259943_32832c9a4e.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15213259963_54ae95cd27.jpg][/spoiler]
 
Biasanya, distasiun bumiayu ini ada gerakan langsiran untuk menggabungkan Lok Merah Biru berdouble traksi untuk mennarik rangkaian KA ke arah purwokerto maupun sebaliknya. Baik kereta penumpang mau ketel. Tapi, beberapa kali lewat sini, semuanya malah singel loko.
 
Sekilas stasiun bumiayu

Stasiun yang berlokasi di KM 312+560 ini memiliki alamat dijalan stasiun, desa dukuh turi, kecamatan bumiayu, kabupaten brebes. Lokasinya jauh dari pusat kota bumiayu itu sendiri. Distasiun ini sendiri sudah memiliki fasilitas jaringan internet untuk para penumpang, semuanya diberikan secara Cuma-cuma





bersambung ya bro..
Reply
#54
wah jangan males melanjutkan mas bro, walaupun tampilan berubah dan perlu adaptasi, kami selalu setia menantinya..
Reply
#55
yess..!!! udah sampe BMA juga akhirnya...
sayang ini KA udah ga berhenti lagi disitu... Sedih
Reply
#56
heddeewww kapan ya bisa lewat jmbatan linggarjati lagi,,,Kapan ya...
Reply
#57
Alhamdulilah, setelah melalui perjalanan berat beberapa hari ini, triit ini masih dapat saya lanjutkan berkat motivasi dari dirinya. Semoga ia tetap memberikan motivasi berlebih sehingga selesailah triit ini. Amin J
 
Oke, sebelumnya KA 122 Sawunggalih Utama Telah lepas stasiun bumiayu, kini sepur kebanggan masyarakat kutoarjo dan sekitarnya berjalan menuju stasiun kretek. Petak Bumiayu – kreteg masih penuh dengan tikungan-tikungan, pas banget buat hunting sepur, ya meskipun dari kereta yang saya naiki tersebut. sampai detik ini, bordes masih menjadi pilihan saya.
 
Berikut rekam jejak melalui bentu foto dilintas Bumiayu – kretek.
 
[spoiler]
[Image: 15861274097_7617426fa5.jpg][/spoiler]
 
Jalur yang akan kita tuju, menurun mas bro, kemudian menikung..
 
[spoiler]
[Image: 15861274287_d53f9e2e67.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15861274307_4b941d5cc6.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15861274317_9814b63d94.jpg][/spoiler]

Nah, dari beberapa foto diatas, terlihat kan bahwa petak bumiayu-kretek, tepatnya diantara jembatan hingga tikungan abimanyu rel dalam kondisi menurun, kalopas dilapangan sih emang gak berasa, tapi kalo liat difoto ya jelas banget fungsi break lebih diutamakan ketimbang throotle 
 
[spoiler]
[Image: 15861274327_a5c3d85cd7.jpg][/spoiler]
 
Detik-detik melewati tikungan abimanyu:
 
[spoiler]
[Image: 16046354602_765a9db478.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046354652_97654c896a.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046354762_f264c6b18f.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046354832_49d826886d.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046354892_fc5a7a0ec9.jpg][/spoiler]

Lepas tikungan abimanyu, ternyata ada marka jalan yang menyatakan rel yang akan kami lalui adalah menanjak, ayo trootle lagi mas bro.. gaspooool..
 
[spoiler]
[Image: 16046355002_c4a14b87dc.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16021324766_ae55f29c8f.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16021324876_8c8e8f0b99.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16021325006_537e85383c.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16021325016_a9de972ed9.jpg][/spoiler]

Hingga mendekati stasiun kretek, kami belom lagi berpapasan dengan sepur lainnya direl sebelah. Mungkin kedepannya akan berpapsan lagi. Tak lama, kami memperlambat laju, dan ternyata mendekati stasiun kretek.
 
Sekilas stasiun kretek
Stasiun kretek merupakan stasiun kelas 3. Berlokasi di jalan stasiun No 1 Desa Grengseng, kecamatan paguyangan, brebes. Terletak di KM 319+338 dan berada diketinggian 285 meter dpl.  Stasiun ini sangat strategis, selain karena letaknya yang dekat dengan jalan raya, juga karena panorama alamnya yang sungguh menakjubkan.  Selain ada pemandangan gunung slamet-nya, juga ada perkebunan teh dikawasan kaligua.
 
[spoiler]
[Image: 16021325056_50f6fe575e.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16021325166_a92b936feb.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022126116_d0777808a1.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022126156_7f24b5ba09.jpg][/spoiler]

Lepas stasiun kretek KA 122 terus menggeber mesin, rel disini pun masih berkelok-kelok. Ditengah perjalanan petak jalan kretek-patuguran kami kembali berpapasan dengan sebuah kereta appi. Sepur apa hayo?
yap, itu adalah sepur rakyat ekonomi AC bogowonto..
Berikut adalah detik-detik papasan kami dengan-nya:
 
[spoiler=edisi Zoom]
[Image: 16022126166_f043d95159.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022126266_2064da7260.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022126326_0314355e21.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022126326_0314355e21.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022153296_f175bd7a3b.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022153306_9ec7153a22.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 16022153316_598ab29cf9.jpg][/spoiler]

 
[spoiler]
[Image: 16022153336_9ec7153a22.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022153346_9cc0008fbf.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15428325653_0c865da7c5.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15428325663_680daf4afc.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15428325723_4d677b090f.jpg][/spoiler]

Setelah meninggalkan bogowonto, kami kembali menyendiri lagi ditengah banyaknya cobaan rel yang menikung kekanan dan kekiri. Dan, ini pemandangan yang kami lalui:
 
[spoiler]
[Image: 15428325733_6a9c4c0229.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15428325873_47b1fa8b7b.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15428325883_9fdd722183.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15428332503_6014a9948b.jpg][/spoiler]
 
Dan ternyata rel nya naik-turun. Lebih mirip roller cooster sih. Sebelas dua belas lah sama rel di kulob sana (tanah abang ke barat).. tak lama kami sampai juga distasiun patuguran, stasiun tertinggi dikawasan daop 5 purwokerto.
 
Masuk stasiun patuguran. Dan kami berjalan langsung dimari..
 
[spoiler]
[Image: 15428332513_71acc440ed.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15428332523_1edf2eec5f.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16047990155_6fd6d66e20.jpg][/spoiler]

Sekilas stasiun patuguran.
Stasiun berkelas tiga ini berada dijalan stasiun no 1, desa winduaji, kecamatan paguyangan, kabupaten brebes dengan ketinggian +329 Meter dari permukaan laut.. stasiun patuguran merupakan stasiun tertinggi didaop 5 purwokerto, sehingga jika temen-teman amati, beberapa KA yang melintasi disini harus menggunakan double traksi cc 201.
 
Stasiun ini pun dekat sekali dengan wisata waduk penjalin, jaraknya hanya sekitar 200 meter. Waduk ini dimanfaatkan oleh warga untuk irigasi dan pengairan. Disini para touris juga bisa menyewa sampan untuk sekedar berjalan-jalan di area sekitaran waduk tersebut.
 
Oke, KA 122 masih bisa berlari. Diiringi sinyal keluar aman stasiun patuguran.
Stasiun selanjutnya adalah stasiun karangsari. Namun, petak Patuguran – karangsari terdapat stasiun yang baru beberapa waktu lalu dinon aktifkan fungsinya. Stasiun apa hayo?? Yap, ayo simak ajah perjalanan saya ini. Nanti dihalaman berikutnya diceritakan. Oke?
 
[spoiler]
[Image: 16046353861_a77632f97d.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046353871_1cc9380770.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046353941_584b210180.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046353951_431c5e3e85.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046354031_14134ec339.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046354131_a6ae328650.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022928936_ea22623e39.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022928956_6372390e2e.jpg][/spoiler]
 

Sekilas stasiun legok.

Berada di desa pekuncen, banyumas ini memiliki kode stasiun LGK. Berada diketinggian 299 meter dari permukaan laut dan berada pada KM 330+517. Sayangnya, stasiun ini telah ditutup sehubungan dengan beroperasinya jalur ganda purwokerto-prupuk beberapa tahun lalu, layaknya stasiun muntelan dan kedungdang, legok pun terpaksa ditutup karena beberapa alasan. Salah satunya adalah karena jaraknya yang terlalu dekat dengan stasiun selanjutnya, stasiun karangsari yang hanya berjarak 6 KM saja.
 
Lepas stasiun legok, kami masih berputar-putar
 
[spoiler]
[Image: 16022929056_9bd770de78.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022929166_69548cdb59.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022929176_d9cedd299d.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16022929186_354fff9b5d.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046787671_0909ca920c.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046787731_d44589df8a.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046787791_93aa908fc7.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046787811_8e4742f543.jpg][/spoiler]

Lagi ada perawatan jalan rel
 
[spoiler]
[Image: 16046787901_49c7365def.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16046787961_5547bbbd65.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048755525_f8828dca25.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048755565_64c9c1786d.jpg][/spoiler]
 
Setelah puas berputar-putar, kini rel nya naik turun bro, rel yang kami lalui layaknya rel rooler cooster gitu, seperti di wahana permainan.
 
[spoiler]
[Image: 16048755675_be6dfa2e71.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048755705_6cf9fa95de.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048755715_8ebb024b77.jpg][/spoiler]
 
Bosen buka pintu bordes, yuk masuk sebentar kedalam. Anginnya kenceng bener bro.
 
[spoiler]
[Image: 16048755725_2113bd49a0.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048125982_78d7ae32d3.jpg][/spoiler]

Yup, buka pintu lagi yuk J

 
[spoiler]
[Image: 16048125992_9f38a523ff.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048126002_cf84a1dd77.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048126012_157f50d721.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048126122_f352ac10bf.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16048126222_3045a62fc3.jpg][/spoiler]
 
Masuk jembatan fenemenal:
 
[spoiler]
[Image: 15863351197_ab5cb4cd4a.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15863351217_51cac92b8e.jpg][/spoiler]
 
Tak lama, kami menjumpai semboyan 8 stasiun karangsari. Jaraknya kira-kira 1000 meter lagi bro. Kecepatan agak diperlambat nih.
 
[spoiler]
[Image: 15863351227_7b451494da.jpg][/spoiler]

Dan benar saja, sinyal masuk karangsari menunjukan aspek hati-hati, sinyal kuning.

 
[spoiler]
[Image: 15863351277_f7510bcc2c.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15863351417_389e9e5212.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15863351437_e021a01d85.jpg][/spoiler]
 
Berjalan perlahan, penuh dengan kehati-hatian..
 
[spoiler]
[Image: 15429512373_53a79df7d8.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429512543_511b85a5b4.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429512373_53a79df7d8.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429512393_737ffce429.jpg][/spoiler]

Tikungan sebelum masuk stasiun karangsari..
 
[spoiler]
[Image: 15429512633_7fa01ee2c7.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429512643_b200164083.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429537233_7fa9179680.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429537333_e98881f4aa.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429537363_3d614059ca.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429537373_4bdb514963.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429537383_b3c1cb4679.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15429537453_87a31801b9.jpg][/spoiler]

Dan ketika kamu lewat, kendaraan lain pun wajib mengalah

 
[spoiler]
[Image: 16049216405_b2e49dfedf.jpg][/spoiler]
 
Disini kami sempat berjalan sangat perlahan, meskipun sinyal keluar disana menunjukan aspek aman, sehingga saya bisa dapat banyak sekali foto-foto disekitar stasiun ini.
Dan ini lah detik-detik kami masuk stasiun karangsari:
 
[spoiler]
[Image: 16049216525_e6eb8d87bf.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16049216545_737deacb7f.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16049216635_363050eb2d.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16049216695_53ccb7bb55.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 16049216845_677f8fa9f5.jpg][/spoiler]
 
[spoiler]
[Image: 15426960264_27cbf397a2.jpg][/spoiler]
Reply
#58
Sebelumnya makasih laporan perjalanannya cukup menghibur dan meracuni untuk joyride Tersenyuum Oh mas triz, agak oot, berhubung saya RF newbie dari DIVRE III, saya mau numpang nanya mas, sebenarnya wilayah Kutoarjo/Purworejo itu kotanya sebesar apa ya mas, kok KA dari Jakarta ke KTAnya saja sudah ada 3, sawung, kutojaya utara, dan selatan? Sebesar apakah okupansi penumpang KTA-PSE?
RF TNK Lampung  Bye Bye
Reply
#59
(18-12-2014, 08:29 PM)yonif143 Wrote: Sebelumnya makasih laporan perjalanannya cukup menghibur dan meracuni untuk joyride Tersenyuum Oh mas triz, agak oot, berhubung saya RF newbie dari DIVRE III, saya mau numpang nanya mas, sebenarnya wilayah Kutoarjo/Purworejo itu kotanya sebesar apa ya mas, kok KA dari Jakarta ke KTAnya saja sudah ada 3, sawung, kutojaya utara, dan selatan? Sebesar apakah okupansi penumpang KTA-PSE?

maaf, saya kurang kompeten menjawab pertanyaan sampeyan. karena saya sendiri kurang tahu status kota kutoarjo itu sendiri.
mungkin hanya sebatas ibu kota kabupaten ajah kali yah, monggo, yang mau bantu jawab dipersilahkan.
untuk okupansi lintas selatan memang lebih ramai, maka dari itu banyak kereta tujuan KTA (bahkan ada 4 kali pembernagkatan sawunggalih, kutojaya utara dan seltan, belum ditambah KA lain yang berhenti di kutoarjo). untuk kutoarjo dan sekitarnya, biasanya lebih ramai di stasiun kebumen dan gombong saja ko.
monngo yang mau nambahin Big Grin

(21-11-2014, 02:45 PM)widimon Wrote: heddeewww kapan ya bisa lewat jmbatan linggarjati lagi,,,Kapan ya...

jembatan linggapura kali um ?  Xie Xie

(21-11-2014, 01:58 PM)sty212 Wrote: yess..!!! udah sampe BMA juga akhirnya...
sayang ini KA udah ga berhenti lagi disitu... Sedih

iya om, sekarang jadi makin dikit yang berhenti di BMA

(21-11-2014, 09:14 AM)yogisuryawan Wrote: wah jangan males melanjutkan mas bro, walaupun tampilan berubah dan perlu adaptasi, kami selalu setia menantinya..
terima kasih paman atas support nya
Reply
#60
(18-12-2014, 08:29 PM)triez_RF Cirebon Wrote: maaf, saya kurang kompeten menjawab pertanyaan sampeyan. karena saya sendiri kurang tahu status kota kutoarjo itu sendiri.
mungkin hanya sebatas ibu kota kabupaten ajah kali yah, monggo, yang mau bantu jawab dipersilahkan.
untuk okupansi lintas selatan memang lebih ramai, maka dari itu banyak kereta tujuan KTA (bahkan ada 4 kali pembernagkatan sawunggalih, kutojaya utara dan seltan, belum ditambah KA lain yang berhenti di kutoarjo). untuk kutoarjo dan sekitarnya, biasanya lebih ramai di stasiun kebumen dan gombong saja ko.
monngo yang mau nambahin Big Grin

Hmm kalau saya lihat di wikipedia sih, Kutoarjo cuma kecamatan biasa di kabupaten Purworejo. Xie Xie
Dari dulu saya heran kok sepertinya Kutoarjo ini wilayah nanggung (karena dekat dengan Yogya yang lebih besar daripada Kutoarjo ini sendiri) tapi kok okupansi KA nya ramai Ngeledek

--------------

OK maaf mas kalau OOT Bethe
RF TNK Lampung  Bye Bye
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)