>>>editted as request
pada bab ini akan mencoba untuk mengenal proses desain layout sinyal dalam sebuah stasiun dengan 1 main line dengan 1 siding yang yang dihubungkan dengan sepasang wesel pada hulu dan hilir stasiun, deteksi bakal pelanting yang digunakan adalah track circuit dc.
yang kita butuhkan adalah:
1. menentukan fouling point
fouling point adalah titik kritis dimana bakal pelanting pada sisi main dan siding dapat bersentuhan, bahasa teknisnya 'side to side collision'.
cara menentukannya sbb:
a. tarik garis tegah antara rel pada sisi main
b. tarik garis tegah antara rel pada sisi siding
c. tarik garis tegah pada sisi siding ke arah sisi main degan jarak 2m
d. tarik garis tegah pada sisi main ke arah sisi siding dengan jarak 2m
e. pada jarak2 tsb tarik garis memanjang menuju ujung wesel
perpotongan antara 2 garis itu dinamakan sebagai fouling point, bahasa gaulnya mah 'clearence post'
2. menentukan IRJ (insulasi rail joint)
dari titik tersebut di tarik garis ke arah stasiun dengan jarak 5m, itulah IRJ yang dipasang, IRJ ini menandakan beda section track antara Platform(peron) track dengan track luar
3. menentukan posisi sinyal starter
Sinyal starter adalah sinyal yang mengatur keberangkatan bakal pelanting untuk keluar dari batas stasiun.
caranya adalah dari IRJ kita tarik jarak ke arah dalam stasiun sebesar 5 s/d 10m, kita tempatkan sinyal starter di situ,
4. menentukan posisi sinyal masuk
sinyal masuk adalah sinyal yang megatur bakal pelanting masuk ke area interlocking (area stasiun)
caranya ditentukan dengan jarak minimum yaitu 350m dari ujung wesel terluar yang dihadapan
5. menentukan sinyal muka
sinyal muka (distant signal) adalah sinyal yang menandakan bahwa bakal pelanting akan mendekati sinyal lagi, tetapi tidak mempunyai aspek merah tidak aman)
ditentukan dengan jarak memungkinkan 1000m didepan sinyal masuk jika kondisi track lurus, atau 500 s/d 600m juka track nya berkurva
6. menentukan sinyal blok
sinyal blok adalah sinyal yang berfungsi untuk mengatur pergerakan bakal pelanting menuju section block (bahasa gaulnya menuju petak jalan)
kayaknya sih yang pernah di denger, kl jarak 1 sta dgn sta lain <5km g perlu sinyal blok (untuk lintas ckp-cn, cn-tegal g tau, tegal-smt)
ilustrasinya di sinih.....
segitu dulu yah..kl ada koreksi sangat diharapkan karena keterbatasan penulis,pengen ngeshare aja...
mas momod mas mimin, kl salah d delete ajah
yang mo nambahin, koreksi ato cacimaki monggo dah

[/img]