Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mantan Kapolri Diangkat Jadi Komut PT KA
#11
selamat atas diangkatnya pak mantan kapolri jendral (purn) bambang hendarso danuri sebagai komusaris utama PT.KAI,,
semoga pak BHD dapat mengubah citra PT.KAI di mata masyarakat,,
mudah-mudahan aja tidak ada unsur politis debgan diangkatnya pak BHd..
Reply
#12
Selamat atas dilantiknya Bpk. Jendral(purn) Bambang Hendarso Daenuri sebagai Komisaris Utama PT.KAI
Semoga beliau dapat mengubah citra PT.KAI di mata masyarakat dan dapat memajukan perkeretaapian Indonesia lebih baik lagi. Amin!!!
My Journey With Train is An Enjoyable Experince
Reply
#13
(27-01-2011, 06:52 PM)Dana Komuter Wrote: Harapanku :
1. Banyak personel Polri buat atasin > PKL yg nakal tetep nekad maksa berjualan dikala pr penumpang tidur terlelap, pencopet pastinya, oknum2 aparat yg sampai skr sering ditakutin, dll.
2. Kalo PKD kurang personel, Polri-lha turun tangan juga.
3. Bisa ngantisipasi sekelompok massa pendukung sesuatu.
4. Sering2 berantas para calo, bukan sebaliknya negdukung malah jadi oknum dg wajah penuh sensoro yg jadi kebanggaan tersendiri.
5. Dll....

Sependapat.
Reply
#14
Banyak kejutan di hari pertama PT Kereta Api (persero) dibawah Komisaris Utama BHD

Good News:
PT Kereta Api (persero) tadi siang di JNG melakukan Pemeriksaan besar-besaran sekaligus pemberantasan Kambingers ,baik sipil maupun aparat,melibatkan PM,Polsuska,dan..klo g salah beberapa KS di Daop 1

Di KA 102,tepatnya di K2-2 agak sedikit alot dengan salah satu penumpang,sehingga menjadi tontonan penumpang maupun porter

selain itu,Razia juga dilakukan diatas KA 44


Bad News:
Kabar dari Langensari..
693-5073-893-673
Reply
#15
Enak jadi mantan Kapolri. Setelah pensiun ada yang jadi DuBes, jadi KomUt Pertamina, sekarang tambah lagi jadi KomUt PT.KA. Harapan saya walaupun latar belakang beliau tidak ada hubungannya dengan kereta api, mudah-mudahan beliau punya keinginan serta mau belajar untuk memperbaiki perkeretaapian republik ini menjadi lebih baik. Amin,,Malaikat

Sudah jadi rahasia umum, orang yang dianggap penting oleh penguasa di negeri ini kalau tidak disimpan di Kabinet ya, disimpan di BUMN. Mudah-mudahan pengangkatan beliau bukan atas dasar alasan tersebut.

[Image: stasiunkeretaapibogor.jpg]
Reply
#16
Salah satu kritikan dari Djoko Setijowarno dari Masyarakat Trasnportasi Indonesia :
Quote:Tak Pengalaman Soal Kereta Api, BHD Tak Tepat Jadi Komisaris PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
Ramadhian Fadillah - detikNews


Jakarta - Pengangkatan mantan Kapolri Jenderal (purn) Bambang Hendarso Danuri (BHD) sebagai komisaris utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dinilai tidak tepat. BHD sama sekali tak punya pengalaman dalam bidang perkeretaapian.

"Backgroundnya tidak sesuai. Seharusnya dipilih orang yang punya background orang perhubungan. Yang mengerti masalah perkeretaapian," kata Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno dalam jumpa pers di kantornya, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/2/2011).

Djoko menganggap alasan pemerintah mengangkap BHD karena bisa mengatasi permasalahan bonek dan kriminalitas, hanya dibuat-buat. Permasalahan perkeretaapian sangatlah kompleks, bukan masalah bonek dan kriminalitas saja. Tetapi bagaimana memperbaiki seluruh sistem perkeretaapian mulai dari persinyalan, rel, masinis, dan lain-lain.

"Soal bonek dan pelemparan batu itu hanya masalah sosial. Masih banyak permasalahan lain. Apalagi ini kan Kapolrinya mantan," jelasnya.

Djoko mengaku memang penunjukkan mantan pejabat Polri untuk mengisi posisi komut suatu BUMN merupakan hal yang biasa terjadi di Indonesia. Tindakan ini dinilai merupakan tindakan yang tidak profesional dan hanya berpegang pada kepentingan politik saja.

"Memang ini hak prerogatif pemerintah. Ya ini sudah biasa mantan-mantan pejabat mengisi komisaris atau duta besar. Tapi harusnya diisi yang profesional dna mengerti di bidangnya," pintanya.

BHD menjadi Komut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menggantikan Budhi Muliawan S. Selain itu, pemerintah juga merombak beberapa direksi dan komisaris KAI lainnya. BHD dinilai kenyang pengalaman dan berpotensi untuk menertibkan kenakalan masyarakat di kereta contohnya pelemparan batu ke kereta dan lain sebagainya.

(gus/fay)
Sumber detik.com

Carilah orang yg menguasai bidangnya, 230 juta orang masa ga ada satupun...

Begitu sulitkah mencari sosok orang yg mengerti dan menguasai serta memahami perkeretapian jg memegang amanah dan tanggung jawab besar ini ? Sedih
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#17
bagaimana kalo para komisaris dan direksi ka dijadikan member (kehormatan ) sehingga keluh kesah dll bisa sampai ke beliau2 itu (walaupun melalui ajudan/sekretarisnya)
RF fahrizal, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Reply
#18
wah saya berpikir positif aja...dengan tdk menghilangkan faktor politik..mudah2an dengan naiknya BHD PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ada kemajuan terutama dalam keamanan dll..kan BHD mantan Kapolri pasti lebih mudah berkoordinasi dengan polisi2 yang ada didaerah manapun...
RF faldy adhoez, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Reply
#19
[spoiler]
(04-02-2011, 04:18 PM)bonbon Wrote: Salah satu kritikan dari Djoko Setijowarno dari Masyarakat Trasnportasi Indonesia :
Quote:Tak Pengalaman Soal Kereta Api, BHD Tak Tepat Jadi Komisaris PT. Kereta Api (Persero)
Ramadhian Fadillah - detikNews


Jakarta - Pengangkatan mantan Kapolri Jenderal (purn) Bambang Hendarso Danuri (BHD) sebagai komisaris utama PT. Kereta Api (Persero) dinilai tidak tepat. BHD sama sekali tak punya pengalaman dalam bidang perkeretaapian.

"Backgroundnya tidak sesuai. Seharusnya dipilih orang yang punya background orang perhubungan. Yang mengerti masalah perkeretaapian," kata Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno dalam jumpa pers di kantornya, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/2/2011).

Djoko menganggap alasan pemerintah mengangkap BHD karena bisa mengatasi permasalahan bonek dan kriminalitas, hanya dibuat-buat. Permasalahan perkeretaapian sangatlah kompleks, bukan masalah bonek dan kriminalitas saja. Tetapi bagaimana memperbaiki seluruh sistem perkeretaapian mulai dari persinyalan, rel, masinis, dan lain-lain.

"Soal bonek dan pelemparan batu itu hanya masalah sosial. Masih banyak permasalahan lain. Apalagi ini kan Kapolrinya mantan," jelasnya.

Djoko mengaku memang penunjukkan mantan pejabat Polri untuk mengisi posisi komut suatu BUMN merupakan hal yang biasa terjadi di Indonesia. Tindakan ini dinilai merupakan tindakan yang tidak profesional dan hanya berpegang pada kepentingan politik saja.

"Memang ini hak prerogatif pemerintah. Ya ini sudah biasa mantan-mantan pejabat mengisi komisaris atau duta besar. Tapi harusnya diisi yang profesional dna mengerti di bidangnya," pintanya.

BHD menjadi Komut PT. Kereta Api (Persero) menggantikan Budhi Muliawan S. Selain itu, pemerintah juga merombak beberapa direksi dan komisaris KAI lainnya. BHD dinilai kenyang pengalaman dan berpotensi untuk menertibkan kenakalan masyarakat di kereta contohnya pelemparan batu ke kereta dan lain sebagainya.

(gus/fay)
Sumber detik.com

Carilah orang yg menguasai bidangnya, 230 juta orang masa ga ada satupun...

Begitu sulitkah mencari sosok orang yg mengerti dan menguasai serta memahami perkeretapian jg memegang amanah dan tanggung jawab besar ini ? Sedih
[/spoiler]
semasa Dinasan Kantor aja banyak kasus keteter mana yg penting2 apalagi, ntar dah di KA, Ane mah gak suka dan bener kurang tepat...serta kesian orang2 yg mampu dibidangnya malah gak kepakai, kecuali BHD jadi komisaris PKD (*misalnye ada) baru ada hubungannya ..Xie Xie (*korek2 thread lama biar asiiik), ini mah jabatan "Aling-aling" hehehe...

[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

YAHOO!

nikimura.cellular
[/spoiler]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)