Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Banyuwangi-Mlg-Solo-Yogya & Malang-Semarang-Pk.Longan kapan ya..?
#31
(12-02-2011, 01:48 PM)boim sakuragi Wrote: Lemahnya disini adalah yang simpel saja, Setiap daop tidak mau Nyebrang daop.
misalnya ka kaligung seperti ada yang bilang kenapa gak di terusin ke malang, jawabannya adalah karna birokrasi Nyebrang daopnya yang di buat mblibet. keuntungan itu balik ke daop bukan ke pt Kreta api. makanya harusnya yang rubah adalah system bisnis di kereta api itu sendiri dulu. kalau saling membantu, saling bisa untuk mengissi, dan memberikan fasilitas yang baik kepada penumpang, saya yakin kereta api akan menjadi transportasi utama untuk perjalanan kesetiap kota2.
Nah ini terjadi juga kayak xgung kenapa ga bablas ke CN?
serta Cireks tegal sempet ancur pelayanan loketnya di tegal akrena loket tegal (daop 4) lebih melayani kaligung yang milik daop 4 dari pada cireks punya daop 3 di tegal saat awal ciregal masuk di tegal.
ya inilah alasannya kenapa ga gampang buat trayek keluar daop. ga segampang itu walau kita sebagai rf mau teriak2 ka ini harus kemalang dan sebagainya....



(12-02-2011, 10:14 PM)gilang pratama Wrote: saya sih pengennya agar menaikkan okupansi malabar, mengakomodir penumpang dari tegal-smt biar mereka bisa ke malang.. kalaupun ada senja kediri paling tidak bisa memilih dari segi layanan, dimana gajayana adalah KA eksekutif. selain itu pula biar menarik bagi para wisatawan juga baik dari maupun ke malang..

Sekarang rajawali memakai gerbong kaligung mas...wkwkwkw...da ga bisa ke malang kalau gt wakakak.....
lagi pula ga gampang, walau lewat utara sekali pun. kalau urusan antar daop aja ga beres...ya ribet...wkwkwkw.
lagi pula, mau pake rangkean apa? hehehe
berdasarkan pengalaman selama ini
PT KA punya motto
Mati satu Hidup satu

Matiin satu kereta jurusan tertentu kalau mau hidupin kereta jurusan yang lain....

yang pasti rajawali dan xgung uda ga bisa dpanjangin apa lg sampe malang....jadwalnya uda full kalau dpkasa ya jd kayak si ABA anjlok Wek
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
#32
(12-02-2011, 01:48 PM)boim sakuragi Wrote: tidak ada yang tidak mungkin. Armada, Loko, Infrastruktur, bahkan penumpang, semua itu bisa kok asal bisnisnya benar2 berjalan dengan baik, saling berkaitan dan benar-benar menciptakan transportasi antar daerah yang efektif, efisien dan murah. PT Kereta api saya yakin bisa menciptakan Rute-rute baru, namun kembali lagi yang dikeluhkan adalah dananya dan perawatan blabla macamnya.

jika pemasaran dan Informasinya jelas dan bagus serta pelayanannya baik, bukan tidak mungkin banyak penumpang dari smarang yang ke Malang atau sebaliknya ataupun dari BWI ke Malang- atau jogja solo. dll.

Lemahnya disini adalah yang simpel saja, Setiap daop tidak mau Nyebrang daop.
misalnya ka kaligung seperti ada yang bilang kenapa gak di terusin ke malang, jawabannya adalah karna birokrasi Nyebrang daopnya yang di buat mblibet. keuntungan itu balik ke daop bukan ke pt Kreta api. makanya harusnya yang rubah adalah system bisnis di kereta api itu sendiri dulu. kalau saling membantu, saling bisa untuk mengissi, dan memberikan fasilitas yang baik kepada penumpang, saya yakin kereta api akan menjadi transportasi utama untuk perjalanan kesetiap kota2.

Kalo dipikir-pikir ada benarnya juga, krn dari sistem birokrasinya memang harus dibenahi dahulu demi kemajuan dunia kereta api Indonesia,krn kalo alasan PT. KAI okupansinya jalur BW-ML-BL-MDN-SLO-YGY kurang koq ngga juga ya krn saya yakin bahkan teman2 yakin bahwa jalur tsb jalur subur dan apabila ada yg mengatakan: "khan msh ada KA dr BW-SBY-MDN-SLO-YGY", jelas beda jalurnya mas/om/adek2...beda jalur beda penumpang walaupun tujuan sama (Contohnya: JAK-SBY ada brapa rangkaian, BD-YGY-SLO-SBY ada berapa rangkaian toh smuanya punya peminatnya masing2) kalo untuk prasarana seperti double track utk petak BL-ML agak sulit di daerah Karangkates (Bendungan Ir. Sutami), walaupun utk jalur tsb sebetulnya tidak seramai jalur2 lainnya di P. Jawa.
[Image: overstappen.png]
(11-02-2011, 07:56 PM)JaY Wrote: Gajayana jangan lewat Utara, ntar Kepanjen-Blitar-Tulungagung-Kediri gmn ?
Coba kalo seandainya Kereta Rajawali Pagi dan II diterusin smpe Malang, mantap bkan...
Mungkin lebih baik, biarkan seperti ini dulu saja, nanti suatu saat pasti ada solusinya, kita
tidak tahu apa yang ada dalam pikiran Dirut saat ini. Ada kalanya Dirut juga berpikir seperti itu
Lebih baik tuggu, biar kondisi sarana dan prasarana dibenahi dulu, tentu saja main utamanya
adalah Double Track. Ini merupakan syarat mutlak.

Ngakak Siapa yg ngusulin Gajayana pindah jalur?? saya sih cuma usul jalur BW-ML-BL-MDN-SLO-YGY.....
Tenang aj om saya masih setuju dengan jalur Gajayana koq Xie Xie
Lok Merah Biru
CC 201 24
Reply
#33
(22-02-2011, 11:32 AM)Shiro_MaJa Wrote:
(12-02-2011, 01:48 PM)boim sakuragi Wrote: tidak ada yang tidak mungkin. Armada, Loko, Infrastruktur, bahkan penumpang, semua itu bisa kok asal bisnisnya benar2 berjalan dengan baik, saling berkaitan dan benar-benar menciptakan transportasi antar daerah yang efektif, efisien dan murah. PT Kereta api saya yakin bisa menciptakan Rute-rute baru, namun kembali lagi yang dikeluhkan adalah dananya dan perawatan blabla macamnya.

jika pemasaran dan Informasinya jelas dan bagus serta pelayanannya baik, bukan tidak mungkin banyak penumpang dari smarang yang ke Malang atau sebaliknya ataupun dari BWI ke Malang- atau jogja solo. dll.

Lemahnya disini adalah yang simpel saja, Setiap daop tidak mau Nyebrang daop.
misalnya ka kaligung seperti ada yang bilang kenapa gak di terusin ke malang, jawabannya adalah karna birokrasi Nyebrang daopnya yang di buat mblibet. keuntungan itu balik ke daop bukan ke pt Kreta api. makanya harusnya yang rubah adalah system bisnis di kereta api itu sendiri dulu. kalau saling membantu, saling bisa untuk mengissi, dan memberikan fasilitas yang baik kepada penumpang, saya yakin kereta api akan menjadi transportasi utama untuk perjalanan kesetiap kota2.

Kalo dipikir-pikir ada benarnya juga, krn dari sistem birokrasinya memang harus dibenahi dahulu demi kemajuan dunia kereta api Indonesia,krn kalo alasan PT. KAI okupansinya jalur BW-ML-BL-MDN-SLO-YGY kurang koq ngga juga ya krn saya yakin bahkan teman2 yakin bahwa jalur tsb jalur subur dan apabila ada yg mengatakan: "khan msh ada KA dr BW-SBY-MDN-SLO-YGY", jelas beda jalurnya mas/om/adek2...beda jalur beda penumpang walaupun tujuan sama (Contohnya: JAK-SBY ada brapa rangkaian, BD-YGY-SLO-SBY ada berapa rangkaian toh smuanya punya peminatnya masing2) kalo untuk prasarana seperti double track utk petak BL-ML agak sulit di daerah Karangkates (Bendungan Ir. Sutami), walaupun utk jalur tsb sebetulnya tidak seramai jalur2 lainnya di P. Jawa.
[Image: overstappen.png]
(11-02-2011, 07:56 PM)JaY Wrote: Gajayana jangan lewat Utara, ntar Kepanjen-Blitar-Tulungagung-Kediri gmn ?
Coba kalo seandainya Kereta Rajawali Pagi dan II diterusin smpe Malang, mantap bkan...
Mungkin lebih baik, biarkan seperti ini dulu saja, nanti suatu saat pasti ada solusinya, kita
tidak tahu apa yang ada dalam pikiran Dirut saat ini. Ada kalanya Dirut juga berpikir seperti itu
Lebih baik tuggu, biar kondisi sarana dan prasarana dibenahi dulu, tentu saja main utamanya
adalah Double Track. Ini merupakan syarat mutlak.

Ngakak Siapa yg ngusulin Gajayana pindah jalur?? saya sih cuma usul jalur BW-ML-BL-MDN-SLO-YGY.....
Tenang aj om saya masih setuju dengan jalur Gajayana koq Xie Xie

Maaf mas, kode untuk madiun itu MN, kalo MDN itu Medan, Ngakak KA nyebrang pulau!

Sekali lagi
kalau menurut ane, yang penting itu adalah pangsa pasar yang jelas. Jangan sampe ada KA yang dibunuh untuk menghidupi KA baru lagi dengan target marketing dan survey pasar yang tidak sempurna.
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
#34
(23-02-2011, 09:10 AM)Dj_Dj_300791 Wrote:
(22-02-2011, 11:32 AM)Shiro_MaJa Wrote:
(12-02-2011, 01:48 PM)boim sakuragi Wrote: tidak ada yang tidak mungkin. Armada, Loko, Infrastruktur, bahkan penumpang, semua itu bisa kok asal bisnisnya benar2 berjalan dengan baik, saling berkaitan dan benar-benar menciptakan transportasi antar daerah yang efektif, efisien dan murah. PT Kereta api saya yakin bisa menciptakan Rute-rute baru, namun kembali lagi yang dikeluhkan adalah dananya dan perawatan blabla macamnya.

jika pemasaran dan Informasinya jelas dan bagus serta pelayanannya baik, bukan tidak mungkin banyak penumpang dari smarang yang ke Malang atau sebaliknya ataupun dari BWI ke Malang- atau jogja solo. dll.

Lemahnya disini adalah yang simpel saja, Setiap daop tidak mau Nyebrang daop.
misalnya ka kaligung seperti ada yang bilang kenapa gak di terusin ke malang, jawabannya adalah karna birokrasi Nyebrang daopnya yang di buat mblibet. keuntungan itu balik ke daop bukan ke pt Kreta api. makanya harusnya yang rubah adalah system bisnis di kereta api itu sendiri dulu. kalau saling membantu, saling bisa untuk mengissi, dan memberikan fasilitas yang baik kepada penumpang, saya yakin kereta api akan menjadi transportasi utama untuk perjalanan kesetiap kota2.

Kalo dipikir-pikir ada benarnya juga, krn dari sistem birokrasinya memang harus dibenahi dahulu demi kemajuan dunia kereta api Indonesia,krn kalo alasan PT. KAI okupansinya jalur BW-ML-BL-MDN-SLO-YGY kurang koq ngga juga ya krn saya yakin bahkan teman2 yakin bahwa jalur tsb jalur subur dan apabila ada yg mengatakan: "khan msh ada KA dr BW-SBY-MDN-SLO-YGY", jelas beda jalurnya mas/om/adek2...beda jalur beda penumpang walaupun tujuan sama (Contohnya: JAK-SBY ada brapa rangkaian, BD-YGY-SLO-SBY ada berapa rangkaian toh smuanya punya peminatnya masing2) kalo untuk prasarana seperti double track utk petak BL-ML agak sulit di daerah Karangkates (Bendungan Ir. Sutami), walaupun utk jalur tsb sebetulnya tidak seramai jalur2 lainnya di P. Jawa.
[Image: overstappen.png]
(11-02-2011, 07:56 PM)JaY Wrote: Gajayana jangan lewat Utara, ntar Kepanjen-Blitar-Tulungagung-Kediri gmn ?
Coba kalo seandainya Kereta Rajawali Pagi dan II diterusin smpe Malang, mantap bkan...
Mungkin lebih baik, biarkan seperti ini dulu saja, nanti suatu saat pasti ada solusinya, kita
tidak tahu apa yang ada dalam pikiran Dirut saat ini. Ada kalanya Dirut juga berpikir seperti itu
Lebih baik tuggu, biar kondisi sarana dan prasarana dibenahi dulu, tentu saja main utamanya
adalah Double Track. Ini merupakan syarat mutlak.

Ngakak Siapa yg ngusulin Gajayana pindah jalur?? saya sih cuma usul jalur BW-ML-BL-MDN-SLO-YGY.....
Tenang aj om saya masih setuju dengan jalur Gajayana koq Xie Xie

Maaf mas, kode untuk madiun itu MN, kalo MDN itu Medan, Ngakak KA nyebrang pulau!

Sekali lagi
kalau menurut ane, yang penting itu adalah pangsa pasar yang jelas. Jangan sampe ada KA yang dibunuh untuk menghidupi KA baru lagi dengan target marketing dan survey pasar yang tidak sempurna.

O iya makasih atas koreksinya hehehehe.... maksdnya MN kalo MDN kjauhan ntar gak dapet subsidi solar.Ngakak

Menurut saya jalur tsb peminatnya banyak banget koq, saya sempat survey ke saudara2&teman2 saya yg domisili d Malang, kalo membunuh & menghidupi KA baru lagi menurut saya relatif sih krn drpd okupansinya di bawah target mending bikin jalur baru yg okupansinya besar&jelas, saat ini saya sedang menunggu gebrakan terbaru dari PT. KAI.Xie Xie
Lok Merah Biru
CC 201 24
Reply
#35
Sudah dilayani sama Matarmaja. Malang-Blitar-Madiun-Solo-Semarang-Pklongan-Jakarta. Mending, pada jam-jam tertentu Penataran mengakhiri perjalanannya sampai Pasar Turi, akan meningkatkan okupansi kereta ke Semarang-Jakarta, gimana pemerintah?
Reply
#36
napa tidak skalian aja ML-CN via SDT?
Reply
#37
(29-07-2011, 10:19 PM)ardial Wrote: napa tidak skalian aja ML-CN via SDT?

wkwkwkw muter2 Wek emg jalurnya da aktif ya?
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
#38
ML-MN-SMC-PKL-CN-PSE, Sudah Di layani 2 Kereta : Matarmaja (k3) dan Senja kediri (K2)
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)