Posts: 75
Threads: 0
Joined: Dec 2009
Reputation:
6
katanya dibatalin ??
Mari Sama Sama Jaga Fasilitas Kereta...
Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
(20-06-2010, 09:42 PM)Andreva204 Wrote: katanya dibatalin ??
Lihat postingan2 yg terdahulu mas ...
Posts: 108
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
0
30-07-2010, 11:06 AM
Sebelumnya saya minta maaf klo repost... (soalnya saya search gak ada).
saya semalam liat berita, dan salah satunya ada berita yang menyebutkan
bahwa tarif Kelas Ekonomi akan dinaikkan 16 % mulai Oktober 2010.
hal itu benar gak ya?...
Mohon Pencerahan
Sebagian besar Railfans sejatinya adalah konsumen pengguna kereta
Posts: 833
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
12
kalo dikaitkan dengan kabar mengenai rencana peluncuran gerbong K3 yang air conditioned, mungkin kabar ini benar.
anyway, kalo cuma naik 16% sepertinya masih terbilang murah meriah, apalagi dapat gerbong ber-AC.
KA Sumber Kentjono
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
ane sih setujuh2 aja kalo naik 16 persen, tapi khusus yg K3 AC, kalo yg blom ber AC jgn dulu
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 4,518
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
35
kenaikan tarif itu untuk semua KA ekonomi, baik ber AC maupun tidak.......
sudah direncanakan dari bulan april lalu dan sebenarnya mau dinaikkan awal juli lalu, tapi masi menunggu waktu yang tepat.......
Posts: 4,569
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
54
Quote:Oktober, Tarif KA Ekonomi Naik 16 Persen
Umum / Jumat, 30 Juli 2010 07:29 WIB
Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah berencana menaikkan tarif angkutan kereta api kelas ekonomi rata-rata 16 persen. Kenaikan dilakukan bukan pada menjelang atau saat libur Hari Raya Idul Fitri, melainkan pada Oktober mendatang.
"Kenaikan itu rencananya diberlakukan pada Oktober 2010. Jadi, sampai Lebaran belum ada kenaikan atau pun pemberlakuan tarif baru untuk kereta api kelas ekonomi," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Tundjung Inderawan, di Surabaya, Kamis (29/7).
Kebijakan menaikkan tarif kereta kelas ekonomi itu dilatarbelakangi beberapa faktor, diantaranya kenaikan tarif dasar listrik (TDL).
"Selain itu, sejak 2004 tarif kereta api kelas ekonomi tidak pernah naik, bahkan pada 2009 tarif juga diturunkan, sedangkan inflasi terus terjadi," katanya di sela-sela inspeksi mendadak ke Stasiun Gubeng Surabaya itu.
Kenaikan tarif itu berlaku untuk semua kereta api kelas ekonomi, baik yang melayani jalur pendek, menengah, maupun jauh.
Sebagai contoh tarif kereta rel listrik (KRL) rute Jakarta-Bogor yang selama ini ditetapkan sebesar Rp2.000 per penumpang, akan dinaikkan menjadi Rp3.500.
"Kami sudah survei tidak ada yang keberatan atas kenaikan tarif KRL Jakarta-Bogor. Apalagi, penumpang KRL banyak yang mampu beli pulsa ponsel sehingga kenaikan tarif Rp1.500 tidak perlu diributkan," katanya.
Kenaikan tarif itu, lanjut Tundjung, akan diikuti dengan perbaikan fasilitas demi kenyamanan penumpang, termasuk dengan menyiapkan gerbong khusus untuk penumpang wanita di setiap rangkaian KRL.
Tahun ini pula, pemerintah akan meluncurkan kereta api kelas ekonomi yang dilengkapi pengatur suhu ruangan (AC) untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang.
"Untuk sementara, kereta ekonomi AC itu akan kami luncurkan di rute Jakarta-Surabaya. Ini juga bagian dari perbaikan pelayanan yang kami berikan," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan pengamanan sarana dan prasarana kereta api, baik yang bersifat terbuka maupun tertutup.
"Kami melihat masih ada jalur-jalur rawan pelemparan dan pencurian, utamanya di ruas Cirebon-Jatibarang," ujarnya.
Selain peningkatan pengamanan, ia juga mengajak tokoh masyarakat setempat untuk memberikan penyadaran karena yang menggunakan kereta api adalah saudara-saudara sendiri.
Tundjung dan anggota jajaran direksi PT Kereta Api melakukan inspeksi mendadak dengan menggunakan kereta luar biasa dari Jakarta menuju Banyuwangi.
Inspeksi itu dilakukan untuk mengetahui kesiapan PTKA dalam menghadapi lonjakan penumpang saat menghadapi Ramadan dan lebaran Idul Fitri 1431 H.
"Kami juga melihat ada beberapa ruas yang membatasi kecepatan laju kereta api, termasuk di lokasi anjloknya KA Logawa beberapa waktu lalu. Kami perintahkan semuanya diperbaiki sebelum terjadi lonjakan penumpang," katanya.
Kebijakan terkait kereta api kelas ekonomi menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan untuk kelas komersial (bisnis dan eksekutif) menjadi kewenangan PTKA.
"Soal tarif kereta komersial tergantung permintaan. PTKA memberlakukannya sesuai mekanisme pasar dengan menerapkan sistem batas atas dan batas bawah," kata Tundjung. (MI/RIZ)
Posts: 502
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
Wah,emang udah pada naek,KRL Ekonomi Bogor aja sampe naik 75 %
BOBOTOH PERSIB
Posts: 37
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
0
06-08-2010, 07:19 PM
(This post was last modified: 06-08-2010, 07:21 PM by Peron Shop.)
cuplikan dari kompas gan, per 6 agustus
Quote:JAKARTA, KOMPAS.com  Tarif kereta api akan naik per 1 Oktober 2010 setelah sempat ditunda dari 1 Juli lalu. Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan dalam diskusi mingguan Perspektif di Gedung DPD RI, Jumat (6/8/2010).
"Penyesuaian kenaikan tarif tak berlaku 1 Juli, tapi berlaku 1 Oktober. Jadi pelanggan tak perlu ngerogoh kocek pada saat Lebaran," ungkapnya.
Keputusan Menteri No 48 Tahun 2010 telah merevisi Keputusan Menteri No 35 Tahun 2010 tentang berlakunya tarif baru. Menurut Tundjung, kenaikan penyesuaian tarifnya bervariasi antara 16 dan 64 persen. Persentase kenaikan terbesar adalah untuk tiket kereta rel listrik (KRL) dan kereta rel diesel (KRD).
"Tapi nominalnya, yang besar untuk KRL dan KRD. Contohnya, tiket KRL Bogor-Jakarta yang semula dipatok di harga Rp 2.000 naik menjadi Rp 3.500. Persentase kecil berlaku untuk kereta-kereta api jarak jauh, seperti jurusan Jakarta-Surabaya. Kenaikan berkisar Rp 10.000," lanjut Tundjung.
Ia menjelaskan, kenaikan harga tak bisa dihindari sebagai konsekuensi penyesuaian yang harus dilakukan terhadap kurangnya anggaran subsidi yang diberikan pemerintah. Tundjung mengatakan, untuk tahun 2010, kementerian sudah menghitung anggaran untuk operasional perkeretaapian per tahun 2010 sebesar Rp 571 miliar. Namun, dana yang disediakan hanya Rp 535 miliar. Kekurangan Rp 36 miliar dipenuhi dengan penyesuaian tarif.
Posts: 347
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
0
uad keluar sebagian tarifnya, cuma bru 1 oktober 2010 berlakunya..ac eko bogor jd 7rb.bekasi,serpong tanggerang 6rb.kertajaya jd 52rb tetep ga pake ac lah,klo pk ac pt.ka maunya 100rb.hehehehe
|