Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Wonogiri
kan cuman sekali melintas ya? jalan pelan2 kan bisa Ngakak toh cuma sekali bablasOK
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya Playboy

Reply
(26-10-2011, 12:13 AM)alin_masuk sepur 5 Wrote: kan cuman sekali melintas ya? jalan pelan2 kan bisa Ngakak toh cuma sekali bablasOK

kan klo jembatannya ditinggikan bukannya relnya harus jg di tinggikan...
biasanya klo ada pengerjaan jembatan, KA gak bisa lewat contohnya pengerjaan jembatan di jalur ini dan pengerjaan jembatan di Sta Gundih

MENUNGGU DIJALANKANNYA LAGI BANYUBIRU


SETELAH ISTIRAHAT PANJANG
Senang
Reply
Quote:[spoiler=Stasiun KA Wonogiri Tak Lagi Beroperasi]

Wonogiri, CyberNews. Sejak lima bulan lalu, Stasiun Wonogiri tidak beroperasi. Pasalnya, tidak ada satu kereta pun yang singgah di stasiun tersebut.

Hingga kini, pengoperasian railbus yang akan menggantikan kereta feeder pun belum dapat dipastikan. Alhasil, stasiun tersebut sama sekali tidak memperoleh pendapatan dari penumpang.

Kepala Stasiun Wonogiri Sarjiyana mengatakan akibat tidak ada kereta yang singgah, tidak ada pemasukan dari penjualan tiket kereta. ”Stasiun Wonogiri tidak boleh melayani penjualan tiket. Karena penjualan tiket harus di stasiun besar yang sudah online. Di antaranya Stasiun Balapan, Purwosari, dan Jebres. Kalau Stasiun Wonogiri belum online,” katanya.

Dia menuturkan, saat stasiun masih disinggahi kereta feeder, jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun paling sedikit mencapai 25 orang per hari. Di hari Minggu, jumlahnya bahkan lebih dari 200 orang. ”Kalau hari minggu sangat penuh, bisa lebih dari 200 penumpang,” ujarnya.

Saat itu, tarif kereta api jurusan Wonogiri-Solo Rp 2.000 per orang. Jika jumlah penumpang diasumsikan mencapai 200 orang per hari, maka stasiun itu telah kehilangan pendapatan Rp 200.000 per hari. Pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan stasiun tersebut terus ”menganggur”. Saat ini, belum ada kesepakatan besaran tarif antara PT KA dengan Pemkot Surakarta. Di samping itu, rel kereta dari Solo-Wonogiri masih dalam perbaikan.

Perbaikan peralatan jalan kereta api kini baru mencapai ruas Nguter-Sukoharjo. Sementara, ruas Nguter-Wonogiri masih belum selesai. Di antaranya masih perlu banyak tambahan krisak (batu) untuk lapisan fondasi rel, serta pemasangan blok rel.

Sementara itu, jembatan kereta di Nguter, perbatasan Sukoharjo-Wonogiri juga masih dibangun.

”Di jalur Nguter-Sukoharjo masih dalam perbaikan peralatan jalan memakai mesin pocok,” katanya.

Humas PT KA Daops VI Eko Budiyanto saat diminta tanggapannya mengakui, jika Stasiun Wonogiri belum bisa beroperasi lagi karena tidak ada kereta api yang singgah sejak lima bulan lalu.

”KA feeder dihentikan, karena usianya sudah tua. Jika dipaksakan tetap beroperasi, terlalu berisiko. Jika terjadi apa-apa, yang disalahkan PT KA. Padahal saat ini, kami mengutamakan pelayanan, kenyamanan dan keselamatan di perjalanan, daripada mengedepankan profit,” katanya.

Sedangkan untuk railbus, yang rencana awalnya digunakan untuk melayani rute Solo-Wonogiri, sampai saat ini juga belum bisa dioperasikan karena jembatan di Nguter tidak mampu menahan tonase jika dilewati railbus.

”Kami tidak mau jika railbus dipaksakan beroperasi, tapi malah menimbulkan kecelakaan karena jembatan tidak mampu menahan bobot railbus,” tandasnya.

Perbaikan

Sampai saat ini, jembatan tersebut belum diperbaiki. Perbaikan itu diperlukan agar nantinya bisa menahan bobot railbus saat dilewati. Eko belum bisa memastikan kapan perbaikan dilakukan. ”Mungkin secepatnya,” tegasnya.

Sedangkan untuk perbaikan rel, untuk jalur antara Solo-Sukoharjo sudah selesai perbaikannya. Sementara jalur Sukoharjo-Wonogiri sudah mulai diperbaiki.

”Yang jelas, kami tidak mengabaikan Stasiun Wonogiri sebab potensi penumpang kereta di Wonogiri tinggi. Termasuk jalur gemuk, karena banyak penumpang dari kabupaten tersebut. Namun kami meminta masyarakat bersabar, karena perbaikan belum selesai dilakukan. Jika sarana prasarana sudah siap semua, nanti jalur kereta hidup lagi,” imbuhnya.

Sepinya Stasiun Wonogiri juga dikeluhkan sejumlah pedagang. Pendapatan mereka jauh berkurang. ”Dulu, pas keretanya masih ada, saya bisa dapat Rp 60.000 sehari. Tetapi sekarang cuma dapat Rp 10.000-15.000 sehari,” keluh Sadinem (68), pedagang jajanan Stasiun Wonogiri.

Perempuan yang telah berdagang selama puluhan tahun itu mengungkapkan, saat masih ramai Stasiun Wonogiri disinggahi kereta hingga tiga kali sehari.

”Banyak bakul yang pakai kereta. Mereka kulakan di Wonogiri lalu dijual di Solo. Kalau Minggu pasti penuh,” tuturnya.

Kondisi itu sangat disayangkan, ketua komisi B DPRD Wonogiri, Sugiyarto. Menurutnya, Stasiun Wonogiri mendesak difungsikan lagi. Sebab, stasiun itu menunjang interaksi desa dengan kota atau Wonogiri dengan Solo. ”Sangat disayangkan, karena segmen utama kereta api adalah pedagang-pedagang kecil. Mereka membutuhkan sarana transportasi dengan biaya yang kecil. Sementara untuk masalah tehnis biar PT KA yang menangani,” ujarnya.
[/spoiler]
Reply
kasian sekali nasib pedagang2 di sta.wonogiri dan pedagang2 kecil lainnya karena berhenti beroperasinya KA Feeder pendapatan mereka jadi menurun

MENUNGGU DIJALANKANNYA LAGI BANYUBIRU


SETELAH ISTIRAHAT PANJANG
Senang
Reply

Jumat, 18/11/2011 09:00 WIB


SUKOHARJO—Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melakukan penggeseran dan mengganti rel kereta api (KA) yang berada di atas Bengawan Solo ke rel baru di wilayah Desa Gupit, Kecamatan Nguter, Kamis, (17/11). Perbaikan tersebut dilakukan karena rel yang lama sudah tidak mampu menahan beban laju kereta api.
Kepala Divisi Teknik Satuan Kerja Pembangunan Jalan Kereta Api Lintas Selatan Jawa Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Santoso mengatakan perbaikan rel kereta jalur selatan tujuan Purwosari-Wonogiri sepanjang 32 km ini merupakan program dari pusat untuk tujuan peremajaan jalur rel kereta api khususnya yang berada di atas jembatan sungai.
“Untuk jalur Purwosari-Wonogiri yang dilakukan pergantian rel KA hanya satu titik di Desa Gupit, Kecamatan Nguter,” ujar Santoso saat ditemui di sela-sela pemasangan rel.
Dikatakan Santoso, dalam melakukan pergeseran rel KA dari lama ke baru panjangnya 50 meter dengan cara melakukan pergantian di bagian bentang 1 dan 2. Dan perbaikan di bagian bentang 2 terakhir kali dilakukan pada 2010 sepanjang 30 meter. Pergantian rel tersebut dari sebelumnya hanya rel light diubah menjadi bokkofer.
Saat ditanya pergantian rel terkait rencana pengoperasian railbus, Santoso menegaskan bisa saja iya. Akan tetapi dalam pengoperasian tersebut bukan wewenang Direktorat tetapi PT KA. Namun, dengan digantinya rel baru ini rel dipastikan mampu dilewati kereta ekonomi, railbus dan feeder.
“Yang jelas Dirjen dalam hal ini hanya menyiapkan material dari rel dan palang pintu,” jelasnya.
Menurut Santoso, untuk jalur KA Solo-Wonogiri sebenarnya masih ada jalur rel yang ada di atas jembatan perlu diganti. Nantinya, akan dilaksanakan pada 2012. Kemudian, dari jalur sepanjang Solo-Wonogiri ada lima titik palang pintu rel kereta rawan yang belum memiliki palang yakni di Sukoharjo dua titik, Solo dua dan Wonogiri satu. Semuanya akan dibangun pada 2012. “Untuk pembentukan pos jaga Dirjen berkoordinasi dengan Pemkab setempat karena yang berwenang membangun dari Pemkab bersangkutan demikian juga petugas jaganya,” katanya.



Muhammad Ismail
.
Reply
Saya juga baca di Solo Pos, tekanan gandar jalur ini akan menjadi 18 ton dari sebelumnya 10 ton, sehingga bisa dilewati KA feeder dan railbus.....benarkah sampai 18 ton?
RF itok_karanganyar, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
(18-11-2011, 07:48 PM)itok_karanganyar Wrote: Saya juga baca di Solo Pos, tekanan gandar jalur ini akan menjadi 18 ton dari sebelumnya 10 ton, sehingga bisa dilewati KA feeder dan railbus.....benarkah sampai 18 ton?

kalau axle loadnya 18 ton, semoga lok CC bisa masuk ke Wonogiri Xie Xie
Reply
Kira2 ada tidak KLB KA barang angkut material jembatan ke Sukoharjo? Ngikik
.
Reply
Sebenarnya selesai proyek ini tahun berapa? Kayaknya tidak ada perencanaan yang baik, atau masalah yang berhubungan dengan keuangan?
Reply
(19-11-2011, 07:21 PM)Ken Aditya Wrote: Sebenarnya selesai proyek ini tahun berapa? Kayaknya tidak ada perencanaan yang baik, atau masalah yang berhubungan dengan keuangan?

berhubungan dengan keuangan pemerintah alias multi years
.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 5 Guest(s)