Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal?
#19
Sebenarnya dana untuk PT.KA itu ada khusus buat infrastruktur (IMO) dan kereta ekonomi (PSO), hal ini harus dilakukan karena diamanahkan dalam UUD 1945. Dan mengapa pembangunan kereta itu tidak maksimal, jujur aja ya, sebenarnya investasi untuk kereta itu sangat mahal baik itu untuk sarana maupun prasarana. Seperti contoh, kita ambil kasus DDT Manggarai-Bekasi, DT Cirebon-Kutoarjo, dan DT Cirebon-Pekalongan. Proyek2 tersebut diharapkan bisa selesai di tahun 2010 tapi kenyataannya bagaimana, sampai sekarang pun masih dibikin parsial sehingga diperkirakan tahun 2020 baru selesai untuk jalur2 tersebut. Ini masih di Pulau Jawa yang katanya mau dibikin DT semua. Terus bagaimana dengan yang di luar Jawa ?. Menurut saya bahwa pemerintah lebih senang membangun rel baru dalam hal ini patokan relnya sudah ada ya seperti DT itu kan kalau membuat tinggal di sebelah rel yang lama teruz juga bikin shortcut. Di luar Jawa mending pemerintah cukup dengan pemda atau swasta jadi tidak perlu dari pusat.
Reply


Messages In This Thread
RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - by JaY - 07-04-2010, 08:49 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)