22-06-2011, 09:35 PM
Quote:22 Juni 2011 | 15:17 wib
Terkait Wacana Relokasi Pasar Wergu
Pemkab Ajukan Permintaan Bantuan Rp 32 M
Kudus, CyberNews. Pemerintah Kabupaten beberapa waktu yang lalu telah mengajukan bantuan kepada Kementrian dan Perdagangan untuk biaya relokasi Pasar Wergu di Kecamatan Kota.
Sarana publik tersebut dimungkinkan digeser terkait wacana dihidupkannya lagi jalur kereta api Semarang-Rembang. Padahal, lokasi yang digunakan saat sekarang menggunakan bekas stasiun kereta api yang dimungkinkan akan dihidupkan lagi, bila hal tersebut benar-benar direalisasikan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Poerwadiyono menyatakan, biaya yang diperlukan untuk relokasi pasar mencapai Rp 32 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk menggeser lokasi yang sekarang ke kawasan di dekat kompleks GOR. "Tentunya, dana sebesar itu tidak dapat dibiayai dari pemerintah kabupaten sendiri," katanya.
Berdasarkan rencana sebelumnya, pembangunan fisik akan dibagi dalam dua tahapan. Tahap pertama diperkirakan akan menelan dana sebesar Rp 20 miliar, dan selanjutnya disusul tahap kedua yang mencapai Rp 12 miliar. "Kalau memungkinkan ya dapat diselesaikan satu tahap saja," paparnya.
Selain wacana dihidupkannya lagi jalur kereta api Semarang-Rembang, yang diperkirakan akan menggunakan bangunan stasiun, pihaknya juga mempunyai alasan lainnya. Alasan tersebut yakni sewa lahan milik PT Kereta Api yang menempati bekas stasiun kereta api cukup mahal.
Saat sekarang biaya sewa lahan setiap tahunnya mencapai Rp 700 juta per tahun, sehingga cukup memberatkan pemkab karena pemasukan yang diterima hanya Rp 90 juta per tahun. "Pasar Wergu rencana akan dipindah di kompleks Gedung Olahraga (GOR) yang ada di Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota," tandasnya.
Bila mendasarkan pada besarnya dana yang dikeluarkan, Pemkab mengharapkan agar pemerintah pusat dapat berpartisipasi di dalamnya. Salah satunya, yakni pembangunan bangunan pasar. "Tahun lalu kami sudah mengajukan pengakuan bantuan," ungkapnya.
Seandainya sudah ada sinyal posisif dari pemerintah, pihaknya akan segera memulai tahapan lainnya. Tahapan yang dimaksud yakni sosialisasi ke pedagang terkait rencana relokasi tersebut, minimal ada pemberitahuan kepada mereka. Satu hal yang pasti, pedagang lama tetap akan mendapat prioritas di lokasi baru bila relokasi dilaksanakan.
"Sekali lagi, semua itu tergantung dari ketesediaan dana dari pemerintah pusat," ujarnya.
( Anton WH / CN31 / JBSM )


![[Image: mw3c5v.jpg]](http://i42.tinypic.com/mw3c5v.jpg)