23-10-2011, 07:58 PM
Hmm, berhubung saya kurang tahu kondisi semua kereta di DAOP I, saya hanya tahu kalau Brantas dan Matarmaja itu bisa dikatakan selalu penuh
gimana gak penuh, wong hanya merekalah K3 Jarak jauh yang melewati jalur "sepi" DAOP VII (Kertosono - Kediri - Blitar - Malang). Jadi kalo pulkam, hampir selalu penuh. Orang-orang yang berasal dari Karesidenan Kediri, Tulungagung ke selatan, dan Blitar banyak yang memanfaatkan kedua KA ini untuk bepergian dari dan ke Jakarta. Tapi sepanjang pengalaman saya, waktu naik kedua KA ini dari DAOP I masih bisa bernafas kok, gak terlalu uyel-uyelan
Nah kalo berangkat dari Kediri atau Malang menuju DAOP I, sering sekali saya mengalami yang namanya gak bisa (males) bergerak dari tempat duduk karena lorongnya sudah dipenuhi orang ...
gimana gak penuh, wong hanya merekalah K3 Jarak jauh yang melewati jalur "sepi" DAOP VII (Kertosono - Kediri - Blitar - Malang). Jadi kalo pulkam, hampir selalu penuh. Orang-orang yang berasal dari Karesidenan Kediri, Tulungagung ke selatan, dan Blitar banyak yang memanfaatkan kedua KA ini untuk bepergian dari dan ke Jakarta. Tapi sepanjang pengalaman saya, waktu naik kedua KA ini dari DAOP I masih bisa bernafas kok, gak terlalu uyel-uyelan
Nah kalo berangkat dari Kediri atau Malang menuju DAOP I, sering sekali saya mengalami yang namanya gak bisa (males) bergerak dari tempat duduk karena lorongnya sudah dipenuhi orang ...
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
