25-01-2012, 12:39 PM
Tapi untuk angkutan jarak jauh, fungsi kabin kedua juga mubazir loh. Jadi ingat di Australia ada satu jenis loko yang waktu masih baru di tahun 1960an aslinya dobel kabin. Tapi pas direbuilt tahun 1990an berubah jadi single cabin! 
Ini lokomotifnya:
![[Image: b_alf25.jpg]](http://www.trainweb.org/sepurinter/Websitephotos/Forrestfield/b_alf25.jpg)
Waktu saya tanya kenapa kok kabinnya dikurangi satu, jawaban orang sana karena biaya untuk memaintain kabin itu cukup mahal. Sementara karena dia sering dipakai dinasan jarak jauh, maka fungsi kabin satunya jadi tidak ada. Apalagi kalau dia jalan hidung panjang, pasti digandeng dengan loko lain yang jalan hidung pendek. Belum lagi kalau sampai di tujuan bisa diputar.
Jadi makanya, kebijakan Dirjen KA yang mewajibkan loko harus berkabin dua, khususnya untuk KA babaranjang, terkesan bodoh.

Ini lokomotifnya:
![[Image: b_alf25.jpg]](http://www.trainweb.org/sepurinter/Websitephotos/Forrestfield/b_alf25.jpg)
Waktu saya tanya kenapa kok kabinnya dikurangi satu, jawaban orang sana karena biaya untuk memaintain kabin itu cukup mahal. Sementara karena dia sering dipakai dinasan jarak jauh, maka fungsi kabin satunya jadi tidak ada. Apalagi kalau dia jalan hidung panjang, pasti digandeng dengan loko lain yang jalan hidung pendek. Belum lagi kalau sampai di tujuan bisa diputar.
Jadi makanya, kebijakan Dirjen KA yang mewajibkan loko harus berkabin dua, khususnya untuk KA babaranjang, terkesan bodoh.
