09-05-2012, 10:13 AM
(05-05-2012, 04:14 PM)antonius_123 Wrote: Hallo semua mau tanyak ada yang tahu mulainya susunan tempat duduk yang seperti sekarang 2 gang 2 itu kapan. Sebab dulu tahun 50an susunannya 2 gang 3.
Salam
Yang tahun 50-an memang pakai susunan seat 2-3, waktu itu kodenya CL-95xx (mohon dikoreksi). Yang pasti, setelah penomoran bari tahun 1996, seri-nya berubah menjadi K3-542xx. Waktu itu tempat barangnya memanjang di pinggir seperti bentuk tempat barang sekarang.
Setelah model CW-9000 masuk dimulai dengan CW-90xx, selanjutnya CW-91xx, CW-92xx susunan seat menjadi 2-2 dengan tempat barang tepat diatas kursi. Kalau dilihat dari kode versi 1986, berarti mulainya susunan seat ini tahun 1964, karena tidak ada nomor kereta dengan kode tahun 56 sampai 63.
Pada tahun 1979 kita mengimpor kereta dari Nippon-Sharyo Jepang, kodenya CW-94xx. Mulailah tempat barang kembali memanjang di pinggir, dengan susunan seat tetap 2-2. Model ini berlanjut ketika datang CW-98xx Kinki-Sharyo.
Nah, pada tahun 1985 mulailah bangsa kita mampu memproduksi kereta penumpang sendiri dengan hadirnya CW-99xx produksi INKA. Dari sinilah tempat duduk dengan susunan 2-3 diaplikasikan kembali. Setahun kemudian kereta INKA ini diberi nomor baru K3-855xx.
Terjadi juga pertubahan lain.
Kalau sebelumnya bahan jok berupa anyaman rotan, maka saat itu diubah menjadi kulit sintetik warna hijau dengan busa tipis.
Nah, pada tahun 1993 PT INKA berkemampuan untuk melakukan retrofit terhadap kereta lama. Mulai saat itulah semua kereta dikonversi jadi bersusunan 2-3, dengan sandaran dari busa berlapis kulit sintetik sampai ke atas (tadinya bagian atas masih berupa triplex). Kereta seperti ini dulunya disebut "ekonomi plus".
Sekalian numpang tanya, maaf agak out of topic.
Kereta dengan kode CW-93xx, 96xx, dan 97xx kok tidak pernah saya lihat? Adakah rekan2 yang bisa menerangkan?
Salam kami
Nurcahyo
*******

