02-03-2009, 01:49 PM
IMHO,(ini menurut hemat owe)
walau diriku ngga senang dengan kehadiran pengamen (apalagi yg sejenis preman yg seneng maksa)
tapi...
hmm.. mau dunk jadi rakyat kalo bayarnya murah, kontribusi kepada negara sedikit, bisa seenaknya terhadap pasilitas negara, ngga mau diatur, tapi dapat pelayanan yang luar biasa dari negara dengan dalih sudah kewajiban negara melayani rakyatnya.. hmm.. bener2 negeri Impian..
setauku sih , apa yang kita berikan sebanding dengan apa yg kita dapatkan ini baru adil..
tidak adil jika kita sudah memberikan lebih tp mendapat pelayanan kurang (ini juga yg kadang terjadi di kereta K1)
dan terlalu egois jika kontribusinya minim tapi menuntut banyak hal... (bayarnya murah dapet subsidi pula, tp minta keretanya ngga penuh, ngga mau naek kereta komunitas, terus jika tidak terangkut ngamuk2 juga)
sepanjang sejarah perkeretapian di Indonesia pun, kereta api tidak lepas dari perekonomian rakyat kebanyakan, dengan adanya kereta api, roda perekonomian bisa berputar, baik di sekitar stasiun maupun di dalam kereta sendiri, hanya saya setuju jika semua itu ditertibkan tapi bukan dihilangkan..
klo menurutku sih, untuk kereta kelas ekonomi, sudah bisa nyampe dengan selamat ajah sudah cukup..
walau diriku ngga senang dengan kehadiran pengamen (apalagi yg sejenis preman yg seneng maksa)
tapi...
hmm.. mau dunk jadi rakyat kalo bayarnya murah, kontribusi kepada negara sedikit, bisa seenaknya terhadap pasilitas negara, ngga mau diatur, tapi dapat pelayanan yang luar biasa dari negara dengan dalih sudah kewajiban negara melayani rakyatnya.. hmm.. bener2 negeri Impian..
setauku sih , apa yang kita berikan sebanding dengan apa yg kita dapatkan ini baru adil..
tidak adil jika kita sudah memberikan lebih tp mendapat pelayanan kurang (ini juga yg kadang terjadi di kereta K1)
dan terlalu egois jika kontribusinya minim tapi menuntut banyak hal... (bayarnya murah dapet subsidi pula, tp minta keretanya ngga penuh, ngga mau naek kereta komunitas, terus jika tidak terangkut ngamuk2 juga)
sepanjang sejarah perkeretapian di Indonesia pun, kereta api tidak lepas dari perekonomian rakyat kebanyakan, dengan adanya kereta api, roda perekonomian bisa berputar, baik di sekitar stasiun maupun di dalam kereta sendiri, hanya saya setuju jika semua itu ditertibkan tapi bukan dihilangkan..
klo menurutku sih, untuk kereta kelas ekonomi, sudah bisa nyampe dengan selamat ajah sudah cukup..
![[Image: saveourearth_01.png]](http://www.semboyan35.com/images/saveourearth_01.png)
