Posts: 58
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
0
Sebenernya yang tak maskud dengan impor dari jepang tu KRL, bukan loknya. Kalo lok kayaknya belom ada wacana untuk impor yang bekas. Beritanya emang mau beli lok DE sebanyak 30 biah. Terus rencana jangka panjang mau mengadakan lok sebanyak 150 buah sampe 2013. Nah, masalahnya mau beli atau pake sistem sewa juga belom tau....
Ada yang punya info terbaru?
Posts: 4,569
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
54
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
(09-07-2009, 12:54 PM)Shin Muhammad Wrote: (07-07-2009, 06:05 PM)adrie Wrote: Denger-dengar neh PT KA mau beli lok baru sebanyak 30 biji??
Terus, info MR Kompas, Sampe 2013 PT KA mau beli 150 Lok diesel Elektrik lagi? Bener ga neh? Ada yang bisa kasi konfirmasi ga ya?? Kalo beneran, perusahaan ini berarti mau memperbaiki kualitasnya....salut...
Tapi kalo bisa, pake sumber daya lokal aja....jangan beli dari luar, apalagi bekas dari Jepun....
Bagus, karena kita masih kekurangan lok sebenernya. Asal jangan barang bermasalah kayak 204 lagi aja yg udah kayak kelinci percobaan..
Lok di Jepang itu kebanyakan sekarang lok listrik alias pake LAA, jadi mustahil diimpor ke Indonesia deh...
Pengennye sih juga lok listrik apa daya cuman sampe mentok bekasi, tanggerang, serpong dan bogor (sekitar St.Madiun juga  ). Bosen ah yg itu2 aja...
Whaatt  150 lok DE ??? buat kalimantan kah ?
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
pake lok setrum kalo trafik nya rendah juga tidak efektif. kecuali kalo pergerakan barang dan kargo dari berbagai industri se-jabodetabek menggunakan kereta untuk sampai ke haven van priok, dan jumlah nya sangat banyak, boleh juga dipikirkan pake lok setrum kayak di japan.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
10-07-2009, 04:33 PM
(This post was last modified: 10-07-2009, 06:32 PM by bonbon.)
beli 1-2 Loko Listrik mo baru atau second buat langsiran di JAKK, sekalian buat dipelajari jeroaanya biar orang2 INKA bisa bikin "kloningan' nya
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 619
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
8
(09-07-2009, 01:06 PM)Adam Faridl Wrote: Jangan bilang ga mungkin lok Jepang bakalan diimpor ke Indonesia..., coba aja situ mampir ke Jatibarang..., situ bakalan ngeliat lok DD55 eks. Jepang....,
Tidak mungkin saat ini mengimpor lok listrik eks Jepang ke Indonesia... kecuali kalau seluruh Jawa mau pake LAA (buat apa lok DE?)...
Kalau sampai ada info 2 bulan lagi lok listrik eks Jepang masuk Indonesia, patut dipertanyakan kebenarannya...
(10-07-2009, 03:38 PM)ady_mcady Wrote: pake lok setrum kalo trafik nya rendah juga tidak efektif. kecuali kalo pergerakan barang dan kargo dari berbagai industri se-jabodetabek menggunakan kereta untuk sampai ke haven van priok, dan jumlah nya sangat banyak, boleh juga dipikirkan pake lok setrum kayak di japan.
Nunggu jalur KRLnya seribet Jepang dulu baru terealisasi mungkin
Posts: 779
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
13
kalo yang beli dari jepun, palingan Plasser & Theurer...
padahal lok2 DE itu buat Divre 2....kasian..lok2 disana udah pada sepuh...
oh ya..buat JR juga...jangan lupakan JR...
Posts: 436
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
7
Btw apa PT. KAI apa cuma fokus ama lok DE aja ya??? Ga adakah rencana beli ato rakit lok DH???
Mengingat daerah tertentu sperti semarang ama bandung juga butuh lok type DH
Perasaan semua lok skrg ya cuma itu2 aja, type CC 20x semua. Sekali2 pengen liat ada lok type lain yg baru  apalagi lok2 unik yg kyak type D 
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
@atas,
biar efisien. kalo loknya seragam kan pengadaan onderdil bisa lebih murah dan mudah. CMIIW
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 387
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
5
14-07-2009, 06:22 PM
(This post was last modified: 14-07-2009, 06:25 PM by azu.)
Ini ada berita baru lagi mengenai lokomotif baru..
Quote:PTKA AKAN BELI 20 LOKOMOTIF GE TRANSPORTATION
Tuesday, 14 July 2009 14:33
PT Kereta Api (PTKA) akan membeli 20 lokomotif C20-EMP dari General Elektric (GE) dengan pengiriman tahun 2010-2011 dan mengkonfirmasikan rencana untuk pembelian atau menyewa (leasing) hingga 150 lokomotif tambahan dalam jangka panjang.
Bandung, 14/7 (FINROLL News) - PT Kereta Api (PTKA) akan membeli 20 lokomotif C20-EMP dari General Elektric (GE) dengan pengiriman tahun 2010-2011 dan mengkonfirmasikan rencana untuk pembelian atau menyewa (leasing) hingga 150 lokomotif tambahan dalam jangka panjang.
Hal itu tertuang dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur Utama PT KA Ignatius Jinan serta Presiden dan CEO GE Transportation Lorenzo Simoneli di Kantor Pusat PTKA di Bandung, Selasa.
MoU itu dilakukan dalam rangka kerjasama mengembangkan rencana jangka panjang untuk membeli atau menyewa (leasing) sampai 150 lokomotif tambahan yang khusus dirancang untuk Indonesia.
"Penambahan lokomotif baru ini untuk meningkatkan aspek layanan kepada masyarakat, keamanan, kenyamanan dan tepat waktu," kata Dirut PTKA, Ignatius Jonan seusai MoU.
Menurut Jonan, kebutuhan layanan transportasi massal darat sangat dibutuhkan seiring jumlah penumpang KA yang terus meningkat setiap tahunnya.
Dirut PTKA itu menyebutkan, order lokomotif yang dilakukannya itu merupakan yang terbesar di Indonesia selama ini. Indonesia sendiri telah memiliki sebanyak 175 lokomotif produk GE Transportation dalam perjalanan 32 tahun terakhir ini.
Rencananya lokomotif yang baru itu akan ditempatkan di wilayah Sumatera (2.600-300HP) untuk memperkuat angkutan batubara serta menarik gerbong penumpang di Jawa serta angkutan peti kemas dengan spesifikasi 2.000 - 2.200 HP.
"Harga per unit antara 2 juta hingga 2,8 juta dolar AS, tergantung ukuran dan dayanya, harga lokomotif penumpang di Jawa Beda dengan lokomotif untuk dioperasikan di Sumatera, yang membutuhkan tenaga yang lebih besar," katanya.
Sementara itu lokomotif yang ada saat ini, tetap dioperasikan sepanjang masih effisien dan suku cadangnya masih tersedia.
"Indonesia butuh 150 - 200 lokomotif lagi untuk memenuhi angka ideal, total investasi yang dibutuhkan sekitar 300 juta dolar AS hingga 400 juta dolar AS," kata Ignatius.
Sementara itu rencana pembelian ke GE Transportation sendiri berdasarkan evaluasi dan pertimbangan pengalaman mengoperasikan lokomotif selama ini. PTKA saat ini mengoperasikan 175 lokomotif buatan pabrikan itu.
"Pabrikan lokomotif itu tidak banyak, yang jelas kehandalannya harus sesuai dengan yang kita perlukan dan cocok untuk medan di Indonesia," kata Ignatius.
Sementara itu CEO GE Transportation, Lorenzo Simonelli menyatakan siap memasok kebutuhan lokomotif PTKA sekaligus mendukung pengembangan KA di Indonesia.
"GE Transportation sudah hampir lima dasawarsa bermitra dengan PTKA dalam memperkuat armada. Perjanjian ini akan memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pertumbuhan lokomotif GE di dunia." kata Simonelli.
Keduapuluh "kit" lokomotif akan dibangun di pabrik lokomotif modern GE Transportation di Erie Pennysylvania, AS. Sedangkan perakitan final akan dilakukan PT INKA dengan keahlian di bidang assembly lokomotif di pabriknya di Madiun.
Jenis lokomotif yang akan dibeli itu jenis C20-RMOs yang diperkuat dengan mesin delapan silinder, 2150 HP 7FDL dari GE dan system Brightstar.
GE Transportation merupakan perusahaan multinasional yang merupakan pemasok global industri kereta api, kelautan, pengeboran dan pertambangan.
"Kami menyediakan lokomotif untuk kereta angkutan penumpang maupun barang, juga system sinyal KA dan system komunikasi," kata Simonelli menambahkan.
Dengan lokomotif baru ini, PTKA akan meningkatkan daya angkut batubara di Sumatera serta meningkatkan kemampuan KA kontainer Gedebage - Tanjungpriok dan Kalimas Surabaya - Tanjungpriok.
"Yang penting, pengadaan lokomotif ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan kecepatan dan jam kedatangan," kata Jonan.
Meski demikian, menurut Jonan kapasitas cepat loko akan disesuaikan dengan prasarana lainnya seperti bantalan rel maupun yang lainnya.
"Dari sisi kecepatan yang bisa di atas 100 kilometer mungkin di Jawa, sedangkan di Sumatera belum bisa diatas itu," katanya.
SUMBER
Berarti terjawab sudah kalo CC204 masih akan diproduksi..
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.
My Name in QR-Code
|