Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Nggak ada sama sekali. Jadi jangan coba-coba bawa barang gede ke kabin.
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
(07-01-2012, 12:17 AM)tomrys Wrote: (03-01-2012, 10:50 PM)mas_bagus_ajah Wrote: Mas, daripada anda memberikan usulan yang mengangkasa yang susah dibaca, ada baiknya lihat foto ini.
![[Image: d14.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS4/d14.jpg)
(03-01-2012, 10:42 PM)ardial Wrote: [spoiler] Disesuaikan aja Prioritas yang mau Tidur Berapa?
Kalau Kelas 1 Maksimal 2 Orang Dalam 1 Ranjang dengan Fasilitas Seperti Ini:
1.CCTV di tiap gerbong
2.AC di tiap gerbong
3.Ruang Makan di KM
4.Shower Mandi Di Toilet di tiap gerbong
5.pintunya kayak Pintu Lipat PPD+Pintu Otomatis Jadi yang bisa Buka Cuma ada 2 Unsur yaitu penumpang yang mau naik/turun atau crew.
6.dalam 1 Gerbong Toiletnya ada 4 Maksimal Tiap Gerbong
7.Di Tempat Tidur ada Leg Restnya jadi biar kata ngeguling-guling gak bakalan capek biar refleksi gitu loh.
Sementara Kalau Kelas 2 dan Kelas 3 tinggal nambah 2 orang sebagai orang yang tidur alias:
Kereta Tidur Bisnis Maksimal Untuk 4 Orang Karena kayak tempat tidur Tingkat
Kereta Tidur Ekonomi Maksimal Untuk 6 orang dan sama dengan Tempat Tidur Bisnis:Cuma Keduanya Terdapat Kesamaan antara Nomor 1-4 dan 6
sementara 5 dan 7 cuma Kelas 1 yang punya Hak Menambah 7 Rekomendasi Pelayanan yang saya ajukan
perbedaan Kereta Tidur kelas Bisnis dan Ekonomi adalah Tebalnya Busa Kasur Karena tempat Tidurnya Seperti Tempat tidur susun:
Bilamana Kereta Tidur Bisnis Ketebalan Busanya Seperti Tempat Duduk Kelas Bisnis atau Kasur Busa maka Ketebalan Busa Untuk Kereta Tidur Ekonomi Mungkin Seperti Kasur Palembang
Nah tentunya Kereta tidur Kelas Executive Minimal Kasurnya Seperti Spring Bed.
Nah Mengapa saya Beri Klasifikasi seperti ini ada bebrapa alasan:
1.Mengenai tempat tidur mirip Springbed itu melambangkan Kemapanan Para Bisnisman yang sibuk yang butuh Tempat yang nyaman
2.Mengenai Tempat tidur susun itu melambangkan Kebersamaan meskipun Kasur susun itu harusnya butuh 4 orang, sementara Untuk ekonomi kan sama tertibnya dengan Bisnis yaitu 4 orang Cuma Dibatasi Jumlah Tempat Duduk
Misalnya Bisnis 17 sementara Ekonomi 24
misalnya Ekonomi kalau Mau Sesak 24 dikali 6 alias 144, Tapi Kalau Mau Tertib 20 kali 4 alias 80
Misalnya Bisnis kalau Mau Sesak 17 Dikali 4 alias 68. tapi kalau mau tertib 14 dikali 3,5 artinya 1 bed ada 3 orang ada yang 4 orang alias 49
nah kalau sesak2an kan terlalu keliatan kelas orang yang tidur Di Tempat Tidur dengan Orang yang tidur dibawah [/spoiler]
Oom..itu bagasi ny ditaro di koridor? nggak ada slot untuk bagasi personal ya kayak KA konvensional?
Mas Kalau itu Kan Buat K2
Kalau K1 kan Springbed Yang diisi Maksimal 3 Orang
Kalau K3 kan Maksimal 8 orang
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
(07-01-2012, 09:33 AM)ardial Wrote: Kalau K1 kan Springbed Yang diisi Maksimal 3 Orang
Kalau K3 kan Maksimal 8 orang
Ini kereta yang dimana ini? Saya nggak ngerti...
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
(07-01-2012, 10:23 AM)mas_bagus_ajah Wrote: (07-01-2012, 09:33 AM)ardial Wrote: Kalau K1 kan Springbed Yang diisi Maksimal 3 Orang
Kalau K3 kan Maksimal 8 orang
Ini kereta yang dimana ini? Saya nggak ngerti...
Usulan seandainya 2017 Jadi ada KA Tidur Di NKRI yang dibuat PT INKA
Posts: 2,439
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
62
(03-01-2012, 10:50 PM)mas_bagus_ajah Wrote: Mas, daripada anda memberikan usulan yang mengangkasa yang susah dibaca, ada baiknya lihat foto ini.
![[Image: d14.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS4/d14.jpg)
(03-01-2012, 10:42 PM)ardial Wrote: [spoiler] Disesuaikan aja Prioritas yang mau Tidur Berapa?
Kalau Kelas 1 Maksimal 2 Orang Dalam 1 Ranjang dengan Fasilitas Seperti Ini:
1.CCTV di tiap gerbong
2.AC di tiap gerbong
3.Ruang Makan di KM
4.Shower Mandi Di Toilet di tiap gerbong
5.pintunya kayak Pintu Lipat PPD+Pintu Otomatis Jadi yang bisa Buka Cuma ada 2 Unsur yaitu penumpang yang mau naik/turun atau crew.
6.dalam 1 Gerbong Toiletnya ada 4 Maksimal Tiap Gerbong
7.Di Tempat Tidur ada Leg Restnya jadi biar kata ngeguling-guling gak bakalan capek biar refleksi gitu loh.
Sementara Kalau Kelas 2 dan Kelas 3 tinggal nambah 2 orang sebagai orang yang tidur alias:
Kereta Tidur Bisnis Maksimal Untuk 4 Orang Karena kayak tempat tidur Tingkat
Kereta Tidur Ekonomi Maksimal Untuk 6 orang dan sama dengan Tempat Tidur Bisnis:Cuma Keduanya Terdapat Kesamaan antara Nomor 1-4 dan 6
sementara 5 dan 7 cuma Kelas 1 yang punya Hak Menambah 7 Rekomendasi Pelayanan yang saya ajukan
perbedaan Kereta Tidur kelas Bisnis dan Ekonomi adalah Tebalnya Busa Kasur Karena tempat Tidurnya Seperti Tempat tidur susun:
Bilamana Kereta Tidur Bisnis Ketebalan Busanya Seperti Tempat Duduk Kelas Bisnis atau Kasur Busa maka Ketebalan Busa Untuk Kereta Tidur Ekonomi Mungkin Seperti Kasur Palembang
Nah tentunya Kereta tidur Kelas Executive Minimal Kasurnya Seperti Spring Bed.
Nah Mengapa saya Beri Klasifikasi seperti ini ada bebrapa alasan:
1.Mengenai tempat tidur mirip Springbed itu melambangkan Kemapanan Para Bisnisman yang sibuk yang butuh Tempat yang nyaman
2.Mengenai Tempat tidur susun itu melambangkan Kebersamaan meskipun Kasur susun itu harusnya butuh 4 orang, sementara Untuk ekonomi kan sama tertibnya dengan Bisnis yaitu 4 orang Cuma Dibatasi Jumlah Tempat Duduk
Misalnya Bisnis 17 sementara Ekonomi 24
misalnya Ekonomi kalau Mau Sesak 24 dikali 6 alias 144, Tapi Kalau Mau Tertib 20 kali 4 alias 80
Misalnya Bisnis kalau Mau Sesak 17 Dikali 4 alias 68. tapi kalau mau tertib 14 dikali 3,5 artinya 1 bed ada 3 orang ada yang 4 orang alias 49
nah kalau sesak2an kan terlalu keliatan kelas orang yang tidur Di Tempat Tidur dengan Orang yang tidur dibawah [/spoiler]
Wah.. Bagus tuh, lebih simpel dan fleksibel.
Btw, itu dimana ?
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
(08-01-2012, 12:28 PM)CC203 35 Wrote: (03-01-2012, 10:50 PM)mas_bagus_ajah Wrote: Mas, daripada anda memberikan usulan yang mengangkasa yang susah dibaca, ada baiknya lihat foto ini.
![[Image: d14.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS4/d14.jpg)
(03-01-2012, 10:42 PM)ardial Wrote: [spoiler] Disesuaikan aja Prioritas yang mau Tidur Berapa?
Kalau Kelas 1 Maksimal 2 Orang Dalam 1 Ranjang dengan Fasilitas Seperti Ini:
1.CCTV di tiap gerbong
2.AC di tiap gerbong
3.Ruang Makan di KM
4.Shower Mandi Di Toilet di tiap gerbong
5.pintunya kayak Pintu Lipat PPD+Pintu Otomatis Jadi yang bisa Buka Cuma ada 2 Unsur yaitu penumpang yang mau naik/turun atau crew.
6.dalam 1 Gerbong Toiletnya ada 4 Maksimal Tiap Gerbong
7.Di Tempat Tidur ada Leg Restnya jadi biar kata ngeguling-guling gak bakalan capek biar refleksi gitu loh.
Sementara Kalau Kelas 2 dan Kelas 3 tinggal nambah 2 orang sebagai orang yang tidur alias:
Kereta Tidur Bisnis Maksimal Untuk 4 Orang Karena kayak tempat tidur Tingkat
Kereta Tidur Ekonomi Maksimal Untuk 6 orang dan sama dengan Tempat Tidur Bisnis:Cuma Keduanya Terdapat Kesamaan antara Nomor 1-4 dan 6
sementara 5 dan 7 cuma Kelas 1 yang punya Hak Menambah 7 Rekomendasi Pelayanan yang saya ajukan
perbedaan Kereta Tidur kelas Bisnis dan Ekonomi adalah Tebalnya Busa Kasur Karena tempat Tidurnya Seperti Tempat tidur susun:
Bilamana Kereta Tidur Bisnis Ketebalan Busanya Seperti Tempat Duduk Kelas Bisnis atau Kasur Busa maka Ketebalan Busa Untuk Kereta Tidur Ekonomi Mungkin Seperti Kasur Palembang
Nah tentunya Kereta tidur Kelas Executive Minimal Kasurnya Seperti Spring Bed.
Nah Mengapa saya Beri Klasifikasi seperti ini ada bebrapa alasan:
1.Mengenai tempat tidur mirip Springbed itu melambangkan Kemapanan Para Bisnisman yang sibuk yang butuh Tempat yang nyaman
2.Mengenai Tempat tidur susun itu melambangkan Kebersamaan meskipun Kasur susun itu harusnya butuh 4 orang, sementara Untuk ekonomi kan sama tertibnya dengan Bisnis yaitu 4 orang Cuma Dibatasi Jumlah Tempat Duduk
Misalnya Bisnis 17 sementara Ekonomi 24
misalnya Ekonomi kalau Mau Sesak 24 dikali 6 alias 144, Tapi Kalau Mau Tertib 20 kali 4 alias 80
Misalnya Bisnis kalau Mau Sesak 17 Dikali 4 alias 68. tapi kalau mau tertib 14 dikali 3,5 artinya 1 bed ada 3 orang ada yang 4 orang alias 49
nah kalau sesak2an kan terlalu keliatan kelas orang yang tidur Di Tempat Tidur dengan Orang yang tidur dibawah [/spoiler]
Wah.. Bagus tuh, lebih simpel dan fleksibel.
Btw, itu dimana ?
mas bilal itu Fotonya Mas Bagus saat Jalan2 Ke Singapura Via Malaysia
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
(08-01-2012, 12:15 PM)ardial Wrote: Usulan seandainya 2017 Jadi ada KA Tidur Di NKRI yang dibuat PT INKA
Seperti yang saya jelaskan di postingan pembuka di thread ini, sebenarnya INKA bisa saja membuat gerbong tidur. Mengingat dia bukanlah gerbong hi-tech seperti gerbong duduk.
Tapi PT KA tidak mau membeli gerbong tidur dari INKA karena mahal (lebih pas kalau saya bilang: karena cek-cok).
Saya rasa tidak perlu menunggu sampai tahun 2017. Mau dibuat tahun ini juga ya bisa.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
Gak usah ribut soal konsep desain kereta tidur yg akan dibuat. Contoh yg satu ini bisa jadi referensi bt PT INKA/PT KA buat menghidupkan kembali kereta tidur di Indonesia.
[spoiler=Interior Twilight Express Japan]
[spoiler=Kamar ujung]
![[Image: twilightexpresssuite.jpg]](http://img856.imageshack.us/img856/9759/twilightexpresssuite.jpg) [/spoiler]
[spoiler=Yg ini namanya "kereta salon" ]
![[Image: dsc5195y.jpg]](http://img442.imageshack.us/img442/8661/dsc5195y.jpg) [/spoiler]
[spoiler=Kereta makan]
![[Image: imgpreiades1.jpg]](http://img35.imageshack.us/img35/5306/imgpreiades1.jpg) [/spoiler][/spoiler]
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
(08-01-2012, 05:42 PM)stasiunkastephanie Wrote: Gak usah ribut soal konsep desain kereta tidur yg akan dibuat. Contoh yg satu ini bisa jadi referensi bt PT INKA/PT KA buat menghidupkan kembali kereta tidur di Indonesia.
[spoiler=Interior Twilight Express Japan]
[spoiler=Kamar ujung]
[/spoiler]
[spoiler=Yg ini namanya "kereta salon" ]
[/spoiler]
[spoiler=Kereta makan]
[/spoiler][/spoiler]
Tapi ini kan akan menjadi konsep yang mahal. Padahal mayoritas voter menghendaki konsep KA tidur yang agak murah, khususnya untuk kelas menengah.
Masa anda lupa, beberapa waktu yang lalu PT KA pernah memasang KA mewah di KA Argo Lawu? Anda ingat bagaimana hasilnya?
Gagal Total!
Bukan saya menolak konsep KA mewah, tetapi seperti yang saya tekankan sebelumnya, seharusnya kenyamanan KA tidur juga harus bisa diakses oleh mereka yang kelas menengah.
Kalau itu tercapai, baru kita pikirkan yang versi mewahnya.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(08-01-2012, 06:35 PM)mas_bagus_ajah Wrote: (08-01-2012, 05:42 PM)stasiunkastephanie Wrote: Gak usah ribut soal konsep desain kereta tidur yg akan dibuat. Contoh yg satu ini bisa jadi referensi bt PT INKA/PT KA buat menghidupkan kembali kereta tidur di Indonesia.
[spoiler=Interior Twilight Express Japan]
[spoiler=Kamar ujung]
[/spoiler]
[spoiler=Yg ini namanya "kereta salon" ]
[/spoiler]
[spoiler=Kereta makan]
[/spoiler][/spoiler]
Tapi ini kan akan menjadi konsep yang mahal. Padahal mayoritas voter menghendaki konsep KA tidur yang agak murah, khususnya untuk kelas menengah.
Masa anda lupa, beberapa waktu yang lalu PT KA pernah memasang KA mewah di KA Argo Lawu? Anda ingat bagaimana hasilnya?
Gagal Total!
Bukan saya menolak konsep KA mewah, tetapi seperti yang saya tekankan sebelumnya, seharusnya kenyamanan KA tidur juga harus bisa diakses oleh mereka yang kelas menengah.
Kalau itu tercapai, baru kita pikirkan yang versi mewahnya.
Mungkin situ masih belum tau konteksnya, sebenarnya, konteks ini digunakan untuk kelas premium/kelas elit, sedangkan idealnya, buat KA tidur, digunakan 3 kelas sekaligus biar bisa dijangkau berbagai lapisan masyarakat, jadi kelas premium ditaruh di tiap ujungnya saja, nah di tengah2nya baru kelas 2/3 semua plus tempat kru & kereta makan. Saya yakin, kalo kereta didesain kayak hotel (sekalipun buat kelas menengah/bawah yg desainnya seperti Bima masa lalu) buat semua kelas, dijamin penumpang akan merasa nyaman & tidak ada istilah "pilih kasih pelayanan". Intinya, buat kelas ekonomi & bisnis cukup didesain seperti Bima masa lalu, hanya tempat tidurnya dibuat lebih nyaman & fasilitas sekelas hotel bintang 3, sedangkan kelas eksekutif/premium dibuat benar2 menyerupai hotel, begituu......
CMIIW
|