Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jalur mati di Jateng Dan DIY akan diaktifkan lagi
Kol Monorel ane gak dukung deh , kurang antik , dan lari dari konsep KA indonesia , gaki unik , maunya KA Konvensional kaya sekarang , Klo Mas Nar bikin jalur rata muternya jauh banger dunk , Mungkin secang bisa jadi " Kroya baru ". dan yg ke Temanggung klo bisa diaktifkan agar bisa ke parakan sekaligus bikin jalur baru ke Wonosobo sehingga bisa tembus Ke Purwokerto.
Reply
(07-12-2009, 05:08 PM)BAMBANG EKO Wrote: Kol Monorel ane gak dukung deh , kurang antik , dan lari dari konsep KA indonesia , gaki unik , maunya KA Konvensional kaya sekarang , Klo Mas Nar bikin jalur rata muternya jauh banger dunk , Mungkin secang bisa jadi " Kroya baru ". dan yg ke Temanggung klo bisa diaktifkan agar bisa ke parakan sekaligus bikin jalur baru ke Wonosobo sehingga bisa tembus Ke Purwokerto.

Saya dukung mas pendapatnya!Top Banget saya justru lebih suka KA Konvensional soalnya lbh punya seni keindahan daripada KA2 modern. Ada unsur seninya!

hehehehe...
Reply
lagipula monorel kan termasuk LRT ya? jadi kapasitas angkutnya lebih kecil dibandingkan kereta komuter. monorel lebih cocok untuk lintas dalam kota besar seperti jakarta atau surabaya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
Pokoke sepur klasik yg cocok ada loko +rangkaian panjang
Reply
(12-06-2009, 03:57 AM)stoker Wrote: da kabar kemarin di TV ONe bahwa pemerintah berencana akan mengaktifkan kembali jalur KA di Jateng dan DIY yang sudah mati terutama yg mempunyai nilai ekonomi mudah2 rencana ini bakal bisa terealisasikan.Xie Xie
Btw buat temen2 da usul ga kira2 jalur mna ja yg kira2 bisa dihidupkan lagi??

kemungkinan yang di dahulukan sih jalur ke Magelang...

Reply
(05-12-2009, 01:25 PM)Baskoro Wrote: Teman2, ada yang tau tentang tentang jalur mati Yogya-Bantul-Palbapang? mohon pencerahan dan informasinya...Besok liburan akhir tahun saya rencana untuk mbulusukan di jalur ini.

-thx-

coba gunakan search...

Reply
Atau mungkin kereta ringan rail bus seperti di Aceh,atau seperti bus yang berjalan di atas rel dan bisa berhanti di mana saja seperti punya Argentina ( lihat di Nasional Geografi ) jadi menggunakan bus mesin depan dan sepertinya angkutan pedesaan serta pegunungan , Lengkungan tajam pun dilibas, nah ini cocok untuk medan seperti YK-MGL-SC-TMG,bisa untuk perbandingan..
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
(09-12-2009, 07:10 AM)eko winarno Wrote: Atau mungkin kereta ringan rail bus seperti di Aceh,atau seperti bus yang berjalan di atas rel dan bisa berhanti di mana saja seperti punya Argentina ( lihat di Nasional Geografi ) jadi menggunakan bus mesin depan dan sepertinya angkutan pedesaan serta pegunungan , Lengkungan tajam pun dilibas, nah ini cocok untuk medan seperti YK-MGL-SC-TMG,bisa untuk perbandingan..

lha kalau yg k ABR pake lereta jenis apa?(kalau dihidupkan)
Reply
Kayanya Railbus yang bergigi blom pernah denger sih , maunya tetep pakai KA ( Lok ) Konvensinal aja seperti BB 204 biar klihatan spoor banget , kan banyak stock di Sumbar , padahal lok ini dikategorikan Lok yg termahal lho , sayang klo ga dimanfaatkan , buat tanjakan Ambarawa-Bedono-Jambu aja. setuju ga Kang Nar ?
Reply
Tp mas, misalnya diaktifin stasiun2nya kira2 pake stasiun2 yang lama atw bikin baru ya? soalnya banyak (ga semua) stasiun yang berubah fungsi kya stasiun beran yg jadi Koramil atw bahkan kya stasiun blabak yg dibongkar...

[Image: 20100923175244_CC_200_4c9b317c37619-t.jpg]

Jika telah tampak kampung halamanku, bunyikan nyaring seruling keretamu!
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)