Posts: 108
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
0
1. Stasiun JNG, Sepur 1 Buat kereta langsung
2. Stasiun Ijo deket Terowongan ijo, berasa banget nempel sama stasiun
3. Stasiun Kutowinangun
Sebenarnya cukup banyak stasiun kayak gitu, terutama dijalur single track dan stasiun tersebut hanya punya 1 ato 2 sepur belok.
Sebagian besar Railfans sejatinya adalah konsumen pengguna kereta
Posts: 2,798
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
25
19-03-2010, 05:54 PM
(This post was last modified: 19-03-2010, 05:55 PM by Agus Riyanto.)
(19-03-2010, 05:26 PM)fun_plano Wrote: (19-03-2010, 09:59 AM)A_Nugroho Wrote: [spoiler]
1. Stasiun JNG, Sepur 1 Buat kereta langsung
2. Stasiun Ijo deket Terowongan ijo, berasa banget nempel sama stasiun
3. Stasiun Kutowinangun
Sebenarnya cukup banyak stasiun kayak gitu, terutama dijalur single track dan stasiun tersebut hanya punya 1 ato 2 sepur belok.
[/spoiler]
Alasan apa ya koq buat spoor lurus di jalur 1? Gak semuanya seperti itu. St. Sidoarjo yang stasiun besar spoor lurusnya di jalur 1. Sedangkan st. Lawang & St. Blimbing yang stasiun kecil spoor lurusnya malah di jalur 2.
Mungkin udah warisan (dari Belanda) nya begitu. Mau dirombak, kepentok sama lahan.
Contoh JNG, kalo spoor lurus nya dijalur tengah, berarti nambah 1 jalur didepan stasiun artinya stasiunnya harus mundur/mentok ke jalan raya dibelakangnya
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
betul, spoor dua JNG saat ini tadinya adalah spoor tiga, sementara spoor tiga saat ini tadinya spoor empat... konfigurasinya agak berubah setelah peron tinggi JNG dibangun...
tadinya spoor dua (sudah dibongkar) adalah spoor lurus ke arah MRI, spoor tiga (skrg spoor dua) adalah spoor lurus dari PSE, spoor empat (skrg spoor tiga) adalah spoor lurus ke arah PSE
dari dulu sampe skrg KA LS selalu lwt spoor satu yg merupakan spoor lurus ke arah CKP...
kl diliat dari sejarah ya adalah beberapa korban yg "tersenggol" KA di spoor 1, maklum spoor satu cukup ramai oleh hilir mudik orang...
mungkin ga ya satu saat nanti seluruh stasiun seperti GMR (rel bersih dari lalu lalang orang) sukur seperti Transjakarta Busway yg diberi pintu tambahan jd mengurangi rsiko pnp "tersenggol" KA
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...