31-07-2010, 08:59 PM
31 Juli 2010 | 13:45 wib | Daerah
Tengah Berjalan, Sambungan KA Turangga Bermasalah
Bandung, CyberNews. Sambungan antara lokomotif dan gerbong KA Turangga jurusan Surabaya-Bandung mengalami masalah saat menapaki trek menanjak dan berkelok di antara petak jalan rel Stasiun Leles-Stasiun Lebak Jero, Kabupaten Garut pada Sabtu sekitar pukul 06.12 WIB, Sabtu (31/7).
Laju rangkaian KA yang membawa sebelas gerbong itu menjadi goyang, dan seperti tersentak-sentak. Awak KA kemudian menghentikan rangkaian itu di Stasiun Lebak Jero. Mereka mendapati alat perangkai antargerbong, yang sekilas mirip tangan terkepal itu, mengalami masalah.
Satu gerbong yang tepat berada di belakang lokomoti kemudian dilepas dan ditinggalkan di Lebak Jero. Rangkaian utama kemudian kembali melanjutkan perjalanan ke Bandung dalam proses penanganan yang berlangsung sekitar setengah jam itu.
Akibat gangguan rangkaian, jadwal kedatangan Turangga mengalami keterlambatan sekitar dua jam dari jadwal seharusnya pada pukul 06.14 WIB.
Jubir PT KA Daop II Bandung, Bambang S Prayitno membenarkan terjadinya peristiwa itu. Dia menjelaskan bahwa antara lokomotif dan gerbong yang ditarik tidak sampai copot gara-gara kejadian tersebut. "Ada gangguan di alat perangkai kereta. Tapi itu tidak sampai membuat lepas," katanya saat dihubungi dari Bandung.
Peristiwa tersebut menambah daftar kejadian tak mengenakan yang menimpa perjalanan KA dalam pekan ini. Sebelumnya berturut-turut, KA Argo Bromo Anggrek mengalami anjlok di Krenseng, Batang dan Manggarai, Jakarta pada Kamis (29/7) dan Jumat (30/7) lalu.
Bambang tidak menampik kondisi tersebut, terlebih operator kereta api plat merah itu akan menghadapi masa angkutan puncak Lebaran 2010. Dengan kejadian itu, pihaknya akan semakin melakukan optimalisasi pengawasan di daerah operasinya, termasuk kesiapan sarana.
"Kami mempunyai check item di Stasiun Cipendeuy, untuk lintas timur Bandung-Kroya. Semua kereta berhenti di stasiun tersebut untuk pengecekan keandalan sarana. Di luar itu, kami mengawasi jalur rawan seperti pergerakan tanah. Jelas ini menjadi perhatian kami," jelasnya.
( Setiady Dwi /CN12 )
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...Bermasalah
Tengah Berjalan, Sambungan KA Turangga Bermasalah
Bandung, CyberNews. Sambungan antara lokomotif dan gerbong KA Turangga jurusan Surabaya-Bandung mengalami masalah saat menapaki trek menanjak dan berkelok di antara petak jalan rel Stasiun Leles-Stasiun Lebak Jero, Kabupaten Garut pada Sabtu sekitar pukul 06.12 WIB, Sabtu (31/7).
Laju rangkaian KA yang membawa sebelas gerbong itu menjadi goyang, dan seperti tersentak-sentak. Awak KA kemudian menghentikan rangkaian itu di Stasiun Lebak Jero. Mereka mendapati alat perangkai antargerbong, yang sekilas mirip tangan terkepal itu, mengalami masalah.
Satu gerbong yang tepat berada di belakang lokomoti kemudian dilepas dan ditinggalkan di Lebak Jero. Rangkaian utama kemudian kembali melanjutkan perjalanan ke Bandung dalam proses penanganan yang berlangsung sekitar setengah jam itu.
Akibat gangguan rangkaian, jadwal kedatangan Turangga mengalami keterlambatan sekitar dua jam dari jadwal seharusnya pada pukul 06.14 WIB.
Jubir PT KA Daop II Bandung, Bambang S Prayitno membenarkan terjadinya peristiwa itu. Dia menjelaskan bahwa antara lokomotif dan gerbong yang ditarik tidak sampai copot gara-gara kejadian tersebut. "Ada gangguan di alat perangkai kereta. Tapi itu tidak sampai membuat lepas," katanya saat dihubungi dari Bandung.
Peristiwa tersebut menambah daftar kejadian tak mengenakan yang menimpa perjalanan KA dalam pekan ini. Sebelumnya berturut-turut, KA Argo Bromo Anggrek mengalami anjlok di Krenseng, Batang dan Manggarai, Jakarta pada Kamis (29/7) dan Jumat (30/7) lalu.
Bambang tidak menampik kondisi tersebut, terlebih operator kereta api plat merah itu akan menghadapi masa angkutan puncak Lebaran 2010. Dengan kejadian itu, pihaknya akan semakin melakukan optimalisasi pengawasan di daerah operasinya, termasuk kesiapan sarana.
"Kami mempunyai check item di Stasiun Cipendeuy, untuk lintas timur Bandung-Kroya. Semua kereta berhenti di stasiun tersebut untuk pengecekan keandalan sarana. Di luar itu, kami mengawasi jalur rawan seperti pergerakan tanah. Jelas ini menjadi perhatian kami," jelasnya.
( Setiady Dwi /CN12 )
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...Bermasalah
.





dan waspada karena jika kawat lepas dan pin terjatuh maka 3 gerbong belakang bisa terlepas dari rangkaian dan bakal berakibat fatal jika itu terjadi di daerah tanjakan lintas TSM-CB!!! 


![[Image: mw3c5v.jpg]](http://i42.tinypic.com/mw3c5v.jpg)


![[Image: 5147433576_a332603046.jpg]](http://farm5.staticflickr.com/4049/5147433576_a332603046.jpg)