Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KRDI Madiun Jaya

31 Oktober 2010 | 20:07 wib

Meski Tarif Naik Peminat KA Madiun Jaya Tetap Tinggi



Solo, CyberNews. Kendati tarif kereta api (KA) Madiun Jaya dinaikkan hingga 25 persen, minat masyarakat untuk menggunakan jasa KA plat merah itu tetap tinggi. Kenaikan tersebut diberlakukan sejak bulan lalu dari Rp 12.000 menjadi Rp 15.000.

Pantauan Suara Merdeka CyberNews di Stasiun Solo Balapan, Minggu (31/10), empat gerbong kereta terlihat penuh. Kapasitas tempat duduk yang berisi 64 unit nampak tidak tersisa. Banyak penumpang yang rela berdiri dan berdesakan.

Memang, kereta berwarna orange itu lebih banyak mengangkut penumpang dari wilayah Sragen ke timur. Sebab, kereta tersebut memiliki rute Madiun-Solo-Yogyakarta, begitu sebaliknya. Sehingga, sebelum tiba di Stasiun terbesar di Kota Bengawan ini, penumpang sudah membludak.

Lestiyani (25), salah seorang penumpang menyatakan, tarif yang diberlakukan PT KA, awalnya memang memberatkan. Sebab, kenaikannya melebihi KA Prameks yang hanya Rp 1.000, dari Rp 8.000 menjadi Rp 9.000. "Tapi, setelah melihat pelayanan dan ketepatan waktu, tidak ada masalah. Lagipula, perjalananannya lebih cepat bila dibanding dengan transportasi yang lain," ujar Lestiyani.

Hal yang sama diungkapkan Pradista (18), warga Laweyan, Solo. Menurut dia, meski tidak mendapat tempat duduk selama perjalanan, tetapi kereta yang baru beroperasi awal tahun ini, dinilai cukup nyaman. Sebab, di dalamnya dilengkapi AC dan musik. "Tidak apa-apa berdiri, toh hanya jarak dekat," tuturnya.

Sebelumnya, kereta api kelas 3 itu hanya memiliki rute Solo-Madiun, Madiun-Solo. Namun, ketika mendapat tanggapan positif dari masyarakat, maka rute perjalanan ditambah hingga Yogyakarta. Sedangkan, jumlah tempat duduk keseluruhan mencapai 236 buah. Rinciannya, dua gerbong terdapat 54 kursi dan dua gerbong yang lain memiliki 64 buah.

Sebelumnya, Humas PT KA Daop VI Eko Budiyanto menyatakan, kereta Madiun Jaya dioperasikan bukan untuk menyaingi Prameks. Menurut dia, meski salah satu rute yang dilalui sama, yakni Solo-Yogyakarta, namun kereta itu lebih ditujukan untuk mengangkut penumpang dari wilayah Sragen, Ngawi dan Madiun.

"Misal di Solo ada yang naik, bukan berarti mereka meninggalkan Prameks. Mungkin saja waktu kedatangan kereta hampir bersamaan dengan Prameks, jadi lebih memilih Madiun Jaya," jelasnya.

Di sisi lain, operasional kereta itu difungsikan untuk menghidupkan akses Sragen-Solo, trayek itu sebelumnya diambil Prambanan Ekspress.

( Arif M Iqbal /CN13 )

Sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...tap-Tinggi
.
Reply
Dg tarif yg skrg apa tdk trllu mahal y?dg wkt krg lbh Madiun-Solo 2-2,5jam dg tarif 15rb sama jg dbndg dg naek Sumber Kencono ac ato Mira ac dg wkt hmpr sma tp dg tarif 11rb pke KL/13rb non KL.
Lok Merah Biru

Feeder Purworejo Jaya!!!!
Reply
apa bnar skrg manja ada toiletnya? saya ny0ba juli taun lalu masi k0s0ng mel0mp0ng, g ada toilet, malah dilempar batu sama anak sma saat pengumuman uan
RF jaycrisht, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Nov 2010.
Reply
(23-11-2010, 07:47 AM)jaycrisht Wrote: apa bnar skrg manja ada toiletnya? saya ny0ba juli taun lalu masi k0s0ng mel0mp0ng, g ada toilet, malah dilempar batu sama anak sma saat pengumuman uan

sejak diluncurkan sudah ada toiletnya mas...
Big Grin
Reply
walah? brarti sayakah yg ngak perhatian d0ng? dulu 4 gerb0ng saya jalan dari ujung ke ujung ngak ada bos.. ntar nyoba lg dueh.. kesel deh kalo liat kereta dilempari batu..
RF jaycrisht, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Nov 2010.
Reply
(23-11-2010, 07:29 PM)jaycrisht Wrote: walah? brarti sayakah yg ngak perhatian d0ng? dulu 4 gerb0ng saya jalan dari ujung ke ujung ngak ada bos.. ntar nyoba lg dueh.. kesel deh kalo liat kereta dilempari batu..

toiletnya di ujung samping kereta mas, deket sambungan antar kereta. toilet berada di kereta yg tak ada kabin masinisnya...
Reply
mau nyumbang ph0t0 gmana cranya bang? maap 00T.
RF jaycrisht, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Nov 2010.
Reply
Reply
Keretanya cukup menarik, walaupun saya sendiri belum pernah menggunakan, hanya pernah melihat sejenak (lupa entah di stasiun Tugu atau Lempuyangan). Kalau nggak salah ya, di gerbong pertamanya itu, 3/4 dari gerbong kek ada space yang digunakan untuk apa (mesin atau apalah). Apa ia itu KRDI Madiun Jaya?
RF andhykandrian, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
(29-11-2010, 04:06 AM)andhykandrian Wrote: Keretanya cukup menarik, walaupun saya sendiri belum pernah menggunakan, hanya pernah melihat sejenak (lupa entah di stasiun Tugu atau Lempuyangan). Kalau nggak salah ya, di gerbong pertamanya itu, 3/4 dari gerbong kek ada space yang digunakan untuk apa (mesin atau apalah). Apa ia itu KRDI Madiun Jaya?

bukan mas...
itu KRDE Pramex
ada 5 gerbong, salah satu ujungnya 2/3nya di pake buat mesin diesel pembangkit listrik yg digunakan untuk menggerakan rodanya...Xie Xie
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)