Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Strategi Jitu Mengatasi Kemelut Vandalisme di Daops Kawan2
#1
Tiap Daops pasti banyak target dan strategi yang jitu untuk mengatasi kemellut vandalisme yanbg makin marak di era krisis ekonomi berkepanjanngan ini. Beberapa Daops yang saya tahu sedang giat menggandakan relnya dari tunggal. Bukan 'ganda' yang enggak - enggak yah... Pisss ahhh... Seperti Daops V Purwokerto dengan rel ganda Purwokerto - Kroya, Daops VIII Surabaya dengan pembangunan rel lintas barat Sidoarjo untuk ngindarin lumpur Lapindo yang kian mengganas dan mungkin masih banyak lagi termasuk Divre di Sumatera. Sebut saja itu Divre II Padang dengan KA wisatanya.

Nah... di Daops aku sendiri, yaitu Daops I Jakarta lagi kian membangun rel dwiganda Manggarai - Cikarang dan rel ganda Parung Panjang - Serpong. Adapun itu semua terbangun berkat peran serta dari kita semua khususnya PT. KA Persero yang kita banggakan. Di tengah kemelut vandalisme di Daops tempat aku tinggalin biasa dijadikan tempat aku berkeliling kota Jakarta dan sekitarnya belakangan ini banyak pemberitaan yang cukup mengejutkan, seperti penemuan rel trem di taman Museum Fatahillah. Pemerintah DKI lagi ngumpulin anggaran buat dijadikan benda peninggalan sejarah dengan boks yang aku sendiri belum tahu kayak apa jadinya nanti bentuknya... Kalau dibiarkan terbuka, maka tahu sendiri apa yang terjadi... Pastilah vandalisme.. Mulai dari coret - coretan, sampah hingga yang paling fatal yaitu mencurian...
Ceria
Ada pula persiapan ticketing dibungkus rapih dengan kain abu - abu yang cukup tebal. Pasti gunanya untuk menghindari aksi vandalisme juga...

Nah... aku juga pengen tau yang di Daops bahkan di Divre lain apakah juga ada yang sama kiat yang kini sedang dilaksanakan seperti apa untuk ngatasin aksi vandalisme? Yah... mungkin... di pembangunan rel ganda Purwokerto apakah ada yang punya cara ngantisipasin agar kelak rel dah jadi, terus siap menggunakan sinyal semisal elektrik apakah ada kiat gimana tidak terjadi pencurian kabel sinyal? Begitu pun aksi vandalisme lainnya?

Reply
#2
kalo menurut saya, namanya maling ya harus di gebuk. Dziiigg

kalo kabel sinyal, biar gak usah di maling, pake sinyal wireless aja ... Nyengir

eh, kira2 secara teori dan prakteknya bisa nggak ya? Kapan ya...
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#3
Saya sempet kaget setelah baca berita di sebuah berita harian yang memberitakan bahwa ada pencurian bantalan dan rel.
nih beritanya.
Quote:Rel dan Bantalan Milik PT KA di Kroya Dijarah
Selasa, 19 Mei 2009 , 16:49:00
BANYUMAS, (PRLM),-Gudang timbunan rel dan bantalan rel milik PT Kereta Api (KA) di Kroya Cilacap Jawa Tengah (Jateng) dijarah. Besi baja hasil jarahan tersebut sudah dipotong-potong dan dijual ke penadah barang rongsokan seharga Rp 3.250/kg.

Pelaku penjarahan ada tujuh orang, dua ditangkap lima lainnya masih buron. Dua penjarah dan penadah yang kini ditahan di Mapolwil adalah adalah Suro (46) asal Pemalang, sedangkan Sugi (48) dan penadah barang rongsok Argo (54), keduanya warga Kroya.

Dari tiga tersangka polisi menyita rel dan bantalan rel yang sudah dipotong-potong sebanyak 19 batang, timbangan berikut anak timbangannya.

Kapolwil Banyumas Kombes Drs HM Ghufron melalu Kepala Sub bagian Reskrim Kompol Syarif Rahman Selasa (21/5) mengatakan, PT KA Daop V di Kroya melaporkan ke polisi tentang hilangnya rel dan bantalan rel bekas yang ditimbun di gudang. "Rel dan bantalan itu akan digunakan kembali untuk mengganti yang rusak," jelasnya.

Hasil penyelidikan polisi mengetahui adanya transaksi jual beli besi bekas. Di rumah itu ditemukan tumpukan rel dan bantalan yang telah dipotong-potong. Tersangka yang mau menjual adalah Sugi kepada penadahnya, Argo. Keduanya langsung diringkus berikut barang buktinya.

Dari keterangan kedua tersangka diketahui pelaku lainnya diantaranya adalah Suro, asal Pemalang. Suro beberapa waktu lalu pernah bekerja sebagai Satpam di gudang PT KA Daop V yang ada di Kroya. Dia pun diburu ke Pemalang dan berhasil ditangkap.

Syarif menambahkan dari pemeriksaan kedua tersangka diakui yang terlibat pencurian semuanya ada tujuh orang. Lima orang lainnya masih dicari.

''Dari pengakuan tersangka, pencurian rel dan bantalan rel telah dilakukan mulai Agustus 2008 lalu. Dari tujuh pelaku, yang ditangkap baru dua orang dan satu penadahnya,'' jelasnya.(A99/kur)***
Ini salah satu contoh di suatau tempat, mungkin di tempat lain juga ada apalagi kalo jalurnya udah mati.
Saya pernah denger rumor bahwa jembatan cikacepit besinya pernah dicuri seberat 1 ton. dan penadahnya adalah oknum aparat, sehingga pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ga bisa berbuat apa-apa. ato mungkin ada oknum PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga yang terlibat? no coment. mudah-mudahan ini hanya rumor belaka bukan sungguhan.
Saya jadi bingung gimana ya caranya untuk tak terjadi Vandalisme. Bingung
[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
#4
repot juga kalo aparat juga jadi maling. Bethe
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#5
Kyaknya klo masalah yang beginian gak ada solusinya dah, ada tp tipis harapan.
Maklum masyarakat kita gak bisa liat barang nganggur, Sakit
" Pecinta Rangkas jaya "
Reply
#6
sayangnya, material rel yang baja itu gak ada penggantinya. seandainya saya ada material baru yang sekuat dan setangguh baja, tapi harganya murah, boleh juga dipake buat rel.

kayak jalan tol aja. mana ada maling nyolong aspal jalan? ada juga nyolong rambu2. Bethe
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#7
Waduh... serius juga nih vandalisme...
Biasanya paling coret-coretan, dilempari batu sampai relnya diganjal
tapi kalo udah mencuri itu namanya KRIMINAL
Kalo masyarakat kita masih cinta uang apa aja diembat, termasuk rel. Ingat kasus PLH Gumarang yang relnya digergaji...
Saia gak bisa komen soal tindak lanjutnya...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
[Image: 2r56iya.jpg]
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#8
Di jalur DP-BJD mau diadakan sweeping pelempar batu.. mungkin bulan depan terlaksana.. soalnya dah sampai dalam menggangu, pekerja proyek aja dilemparin batu ama mereka..

Lumayan, kalo kena anak-anak atau ibu-ibu, berdarahnya itu loh..blom lagi kaca KRLnya pecah...
[Image: NQma0.jpg]
Reply
#9
Bagus kalau PT KA mau peduli soal aksi vandalisme ini. Semoga tak ada lagi kasus kepala penumpang benjut atau bocor dan kereta yang kacanya pecah gara-gara dilempari batu...
Setahu saya titik yang rawan pelemparan batu:
- MRI-BOO
BJD-DPK, UP-UI, CTY-BJD
- JNG-BKS
KRJ-RWB-CUK, CUK-CPG, KLDB-KLD
Kalo jalur DUR-TNG dan THB-SPG belum tahu... ada yang bisa beri info?
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
[Image: 2r56iya.jpg]
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#10
masalahnya oknum PT. KA juga ambil bagian......... jadi sangat rapi perbuatan Vandalismenya......
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)