03-12-2009, 08:05 PM
Rabu malam Kamis pukul 21.30 wib 24 November 2009, dengan membawa kendaraan mobil mini bus saya beserta keluarga "cabut" ke Surabaya..
Perjalanan lintas tol CKP lancar selepas itu mulai terjerumus dengan kemacetan karena perbaikan jalan hingga CN, Alhasil sekitar jam 06.00 wib masuk CN. Ampunnnn, kenapa tidak "nunggang" spoor saja pikir saya.
Lepas CN jalan kembali rusak en sampai PKL sekitar jam 10.00 wib hari Kamis 26 November 2009. Apalagi selepas SMG menuju SBY, puihhh... jalan pantura kacau balau rusaknya. "keriting" bin "bopeng"
Hiburan yang membuat "ruh" KA saya bangkit adalah apabila saya menemui "hawa-hawa" Kereta Api ; lintasan KA kek, rambu KA kek, jembatan atau stasiun kek... pokoknya Kereta Api.
24 jam JKT ke SBY, pun pulangnya ke JKT dari SBY sama juga waktu tempuhnya...
Sabtu, 28 November 2009 menyambangi sta Wonokromo dan silahturahim dengan KS Wonokromo bapak Bambang Dwi, obrolan saya dengan beliau seputar kondisi penumpang papan nama sta Wonokromo yang tidak terlihat di dalam area stasiun Wonokromo... tulisan Wonokromo hanya terdapat di pintu masuk luar saja dan terlihat hanya dari jalan raya Wonokromo..
Sambutan beliau sungguh ramah dan hangat sekali meski sebelumnya sempat kena "S7" dari PKD karena sedang merekam sta Wonokromo melalui kamera saya tanpa ijin, welehhh... jujur saja, PKD-nya agak kurang simpatik cara menegurnya ke saya.
Sempat juga mampir kelokalan sta PKL saat kembali ke JKT en silahturahim dengan KS Pkl bapak Afrizal dimana sambutan beliau juga hangat serta ramah, banyak saya diskusi dengan belaiu seputar sarana dan prasarana sta Pkl, oh ya beliau dari DivRe Sumatera Barat. serta bertemu juga dengan rekan-rekan masinis yang istirahat disana (terutama yang dari Dipo Lok Jng)
Akhirnya.... saya kapok kalau pergi jauh tanpa nungang spoor.... sekali lagi saya kapok kalau pergi jauh tanpa nunggang spoor....
Pesan sponsor saya buat teman-teman semua, cukup saya saja yang mengalami "pahit getirnya" berpergian tanpa menggunakan Kereta Api....
Ah....Kereta Api.... memang engkau solusi yang pas buat saya dalam menikmati perjalanan jauh...
Perjalanan lintas tol CKP lancar selepas itu mulai terjerumus dengan kemacetan karena perbaikan jalan hingga CN, Alhasil sekitar jam 06.00 wib masuk CN. Ampunnnn, kenapa tidak "nunggang" spoor saja pikir saya.
Lepas CN jalan kembali rusak en sampai PKL sekitar jam 10.00 wib hari Kamis 26 November 2009. Apalagi selepas SMG menuju SBY, puihhh... jalan pantura kacau balau rusaknya. "keriting" bin "bopeng"
Hiburan yang membuat "ruh" KA saya bangkit adalah apabila saya menemui "hawa-hawa" Kereta Api ; lintasan KA kek, rambu KA kek, jembatan atau stasiun kek... pokoknya Kereta Api.
24 jam JKT ke SBY, pun pulangnya ke JKT dari SBY sama juga waktu tempuhnya...
Sabtu, 28 November 2009 menyambangi sta Wonokromo dan silahturahim dengan KS Wonokromo bapak Bambang Dwi, obrolan saya dengan beliau seputar kondisi penumpang papan nama sta Wonokromo yang tidak terlihat di dalam area stasiun Wonokromo... tulisan Wonokromo hanya terdapat di pintu masuk luar saja dan terlihat hanya dari jalan raya Wonokromo..
Sambutan beliau sungguh ramah dan hangat sekali meski sebelumnya sempat kena "S7" dari PKD karena sedang merekam sta Wonokromo melalui kamera saya tanpa ijin, welehhh... jujur saja, PKD-nya agak kurang simpatik cara menegurnya ke saya.
Sempat juga mampir kelokalan sta PKL saat kembali ke JKT en silahturahim dengan KS Pkl bapak Afrizal dimana sambutan beliau juga hangat serta ramah, banyak saya diskusi dengan belaiu seputar sarana dan prasarana sta Pkl, oh ya beliau dari DivRe Sumatera Barat. serta bertemu juga dengan rekan-rekan masinis yang istirahat disana (terutama yang dari Dipo Lok Jng)
Akhirnya.... saya kapok kalau pergi jauh tanpa nungang spoor.... sekali lagi saya kapok kalau pergi jauh tanpa nunggang spoor....
Pesan sponsor saya buat teman-teman semua, cukup saya saja yang mengalami "pahit getirnya" berpergian tanpa menggunakan Kereta Api....
Ah....Kereta Api.... memang engkau solusi yang pas buat saya dalam menikmati perjalanan jauh...



![[Image: meshoostggyt-1.jpg]](http://i350.photobucket.com/albums/q430/jhon_ipenk/meshoostggyt-1.jpg)

padahal dengan naik KA, ML-Sby jauh lebih nyaman, ndak ada acara macet di sekitar Porong...turun dari KA, lokasi sta jga di tengah kota, ndak kaya kalo naik bis, jauh dari pusat kota. Kalo bawa mobil sendiri.....macetnya ![[Image: 4465346396_1def117691_o.jpg]](http://farm3.static.flickr.com/2505/4465346396_1def117691_o.jpg)

![[Image: show.php?photo=20100117011202_kaossaveou...272616.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20100117011202_kaossaveourearthcopy2_4b52017272616.jpg)



![[Image: 79HOP8.jpg]](http://i.cubeupload.com/79HOP8.jpg)


![[Image: mw3c5v.jpg]](http://i42.tinypic.com/mw3c5v.jpg)

hoeks-hoeks selama perjalanan sampai di jogja malah diinfus
hehehehehehehe pokoknya kereta api tetep kereta api tak bisa kelain hati