Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
Bro n sis skalian,
Saya punya sebuah pengandaian yg moga2 menjadi kenyataan. Kalo seandainya ada KA Argo Parahyangan Timur rute BJR-BD PP. diluncurkan sebagai pengganti Prieks, kira2 Anda setuju atau tidak? Kalo iya, kenapa, kalo tidak jg kenapa? Silakan buat yg mo jawab, di sini saja.
Notes to moderator: Sebenarnya saya bingung trit ini mau ditaruh di mana, tapi jika trit ini salah kamar, tolong dipindah saja.
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Sebenarnya bedanya Priangan Expres yang dulu sama Gopar Timur yang sekarang apa?
Bukannya hampir sama cuma Prieks nyampe Tanah Abang?
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(24-11-2010, 09:04 AM)Joe_cn Wrote: Sebenarnya bedanya Priangan Expres yang dulu sama Gopar Timur yang sekarang apa?
Bukannya hampir sama cuma Prieks nyampe Tanah Abang?
Bedanya,
- Prieks rutenya sampai THB/PSE.
- (Kalo seandainya ada) Argo Parahyangan Timur (gopartim) cuman sampai BD, tapi frekuensinya lebih banyak daripada Prieks.
CMIIW.
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Yakin okupansinya akan tinggi?
Soalnya kan Prieks bisa meninggal gara2 maslah okupansi tuh....
kalo masalah lain di luar okupansi mungkin ga jadi masalah..
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(24-11-2010, 09:23 AM)Joe_cn Wrote: Yakin okupansinya akan tinggi?
Soalnya kan Prieks bisa meninggal gara2 maslah okupansi tuh....
kalo masalah lain di luar okupansi mungkin ga jadi masalah..
Saya kira bisa tinggi.
Soalnya:
1. Penumpang Banjar/Ciamis/Tasik ke Bandung lumayan tinggi.
2. Tidak ada kereta yang murah + nyaman di sini. (kalo Serayu memang murah, tapi sering penuh, kalo Lodaya selain hanya siang & malam juga tergolong mahal untuk BJR-BD/BD-BJR, masa' cuman sampai TSM/BJR harga gak jauh beda ma ke YK/SLO?
3. Prospek wisata begitu tinggi, terutaman ke Pangandaran, Green Canyon, dsb.
4. Dibutuhkan untuk penglaju/komuter dari Priangan Timur ke BD.
5. Masih banyak lagi.
CMIIW.
Posts: 1,780
Threads: 0
Joined: Nov 2008
Reputation:
5
(24-11-2010, 09:11 AM)stasiunkastephanie Wrote: (24-11-2010, 09:04 AM)Joe_cn Wrote: Sebenarnya bedanya Priangan Expres yang dulu sama Gopar Timur yang sekarang apa?
Bukannya hampir sama cuma Prieks nyampe Tanah Abang?
Bedanya,
- Prieks rutenya sampai THB/PSE.
- (Kalo seandainya ada) Argo Parahyangan Timur (gopartim) cuman sampai BD, tapi frekuensinya lebih banyak daripada Prieks.
CMIIW.
Ya kalo gitu Prieks ajah rutenya dari Gambir dan banyakin frekuensinya.
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Posts: 331
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
3
(24-11-2010, 09:23 AM)Joe_cn Wrote: Yakin okupansinya akan tinggi?
Soalnya kan Prieks bisa meninggal gara2 maslah okupansi tuh....
kalo masalah lain di luar okupansi mungkin ga jadi masalah..
yoi kang,kalo lyat okupansi kayanya gkn beda jauh ma prieks..
ujung" nya ntr dihapusin lg ni kereta...
Posts: 1,624
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
8
ane kira bakalan susah nih buat direalisasikan ... sudah diketahui bersama bahwa untuk rute ini cukup terlayani dengan KA reguler saat ini ... kecuali dengan menghidukan kembali Our missing Train The "Priangan Ekspress" tentunya dengan edisi REVISI ... [...sorry klo OOT]
Posts: 876
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
20
Kalau misalnya direalisasikan, apa okupansi-nya bagus? Apa load factornya lebih dari 50%? Apakah armadanya siap? Harga tiket-nya berapa?
Aktif kembali setelah dibanned sama pak momod dan orang tua.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
Sebenarnya potensi penumpang lintas BJR-BD/BD-BJR ini tergolong tinggi. Buktinya:
1. Okupansi Serayu yg overloaded (terlalu tinggi), bahkan mungkin sebagian besar belum dapat terangkut.
2. Okupansi Lodaya yg bagus namun banyak yg mengeluh karena kurangnya armada alternatif untuk lintas BJR-BD PP. (pengalaman diceritakan sahabat2 saya).
3. Masih banyak lagi.
Yg terpenting sekarang adalah bagaimana PT KA mampu mengurusi kereta tersebut. Soalnya, pengalaman Prieks menunjukkan bahwa PT KA terkesan setengah hati dalam merealisasikannya. Seharusnya selain sosialisasi di tempat2 super strategis, juga diadakan perbaikan pelayanan. Insya Allah semua itu akan terwujud, dan makin banyak pundi2 uang masuk ke kantong PT KA. CMIIW.
|